Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Aprindo Klaim Daging Ayam di Retail Modern Layak di Konsumsi

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 12 Januari 2016 | 17:37 WIB
Aprindo Klaim Daging Ayam di Retail Modern Layak di Konsumsi
Konferensi pers Aprindo di Thamrin, Jakarta, Selasa (12/1/2016) [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) menuding unggas-unggas seperti ayam yang dijual di pasar ritel modern di Indonesia tidak sehat dan tidak layak di konsumsi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey mengklaim menjamin pasokan daging ayam yang dijual di ritel modern layak untuk konsumsi.

"Kami menyatakan bahwa ‎daging ayam yang dijual seluruh ritel modern, khususnya daging ayam kampung. Kita juga tegaskan ini sehat dan layak konsumsi masyarakat,'' ujar Roy dalam jumpa pers di Thamrin, Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Roy menuturkan, anggota Aprindo dan pengusaha ritel modern Jabodetabek yang membeli hewan unggas kepada pemasok, harus meminta pemasok untuk menyertakan dua sertifikat yakni Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Kementerian Pertanian dan sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia. Jika tidak menyertakan, kata Roy pengusaha ritel modern tidak akan memberikan izin.

"Ini merupakan syarat untuk pemasok tidak memilki NKV dan tidak memiliki serifikat halal, dipastikan tidak bisa masuk.  Karena ini adalah persyaratannya  harus dipenuhi. Sehingga bagi yang tidak memiliki dua sertifkat ini NKV dan sertifikat halal sudah pasti tidak bisa berjualan dan tidak bisa memproduksikan barangnya ke ritel modern," katanya

Roy menambahkan, selama ini Aprindo mendukung setiap regulasi yang dikeluarkan pemerintah tentang regulasi pangan. Selain itu, pihaknya mengikuti segala perubahan dari kementerian terkait, baik Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, Pemerintah  Provinsi, Pemerintah Kota dan Pemerintah Daerah

"Kita senantiasa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DPP Himpuli Ade Meirizal Zulkarnain mengatakan hampir semua produk daging unggas lokal yang ada di retail modern dinyatakan tidak sehat. Hal ini didasarkan pantauan yang dilakukan Himpuli di sejumlah retail di Indonesia.

Suara.com - Menurut Ade, ketentuan tentang kelayakan peredaran daging mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Di mana pada Pasal 58 berbunyi produk hewan yang diproduksi atau diedarkan ke wilayah Indonesia wajib disertai sertifikat veteriner (sehat) dan sertifikat halal.

Namun kata Ade, hampir semua produk unggas ayam lokal di pasar modern tidak dilengkapi kedua dokumen tersebut. Sehingga bisa dikatakan tidak memenuhi ketentuan halal dan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:57 WIB

Giliran Pengusaha Ritel Menjerit Hadapi Ketatnya Aturan KTR di Jakarta

Giliran Pengusaha Ritel Menjerit Hadapi Ketatnya Aturan KTR di Jakarta

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:12 WIB

Harga Beras Premium di Ritel Telah Turun Rp 1.000 per 5 Kg

Harga Beras Premium di Ritel Telah Turun Rp 1.000 per 5 Kg

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:23 WIB

Pemerintah Tak Tarik Beras Oplosan di Ritel, Tapi Minta Turunkan Harga

Pemerintah Tak Tarik Beras Oplosan di Ritel, Tapi Minta Turunkan Harga

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:27 WIB

Pemerintah Telah Perintahkan Beras Oplosan Ditarik dari Pasaran Paling Lama 30 Hari

Pemerintah Telah Perintahkan Beras Oplosan Ditarik dari Pasaran Paling Lama 30 Hari

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 18:36 WIB

Aprindo Bantah Penjualan Ritel Turun Akibat Isu Beras Oplosan

Aprindo Bantah Penjualan Ritel Turun Akibat Isu Beras Oplosan

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:27 WIB

Masih Tunggu Bukti Pelanggaran, Aprindo Belum Tarik Dugaan Beras Oplosan di Ritel

Masih Tunggu Bukti Pelanggaran, Aprindo Belum Tarik Dugaan Beras Oplosan di Ritel

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:05 WIB

Penjualan Ritel Anjlok! Ramadan dan Lebaran 2025 Tak Semanis Dulu

Penjualan Ritel Anjlok! Ramadan dan Lebaran 2025 Tak Semanis Dulu

Foto | Rabu, 09 April 2025 | 20:16 WIB

Resmikan Program Friday Mubarak, Menko Perekonomian Beri Apresiasi Aprindo: Semoga Menjadi Booster Perekonomian Nasional

Resmikan Program Friday Mubarak, Menko Perekonomian Beri Apresiasi Aprindo: Semoga Menjadi Booster Perekonomian Nasional

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2025 | 17:18 WIB

Dorong Swasembada Pangan, Pertamina Fasilitasi Rumah Potong Unggas Raih Sertifikasi Halal

Dorong Swasembada Pangan, Pertamina Fasilitasi Rumah Potong Unggas Raih Sertifikasi Halal

Bisnis | Jum'at, 24 Januari 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:32 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:56 WIB

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:44 WIB