Array

Defisit Neraca Perdagangan Membuat Rupiah Pagi Ini Melemah

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 18 Januari 2016 | 10:57 WIB
Defisit Neraca Perdagangan Membuat Rupiah Pagi Ini Melemah
Rupiah kembali melemah pagi ini [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin pagi (18/1/2016), bergerak melemah sebesar sembilan poin menjadi Rp13.918 dibandingkan posisi sebelumnya di level Rp13.909 per dolar AS.

"Laju nilai tukar rupiah yang cenderung masih berada di area pelemahan salah satunya disebabkan oleh reaksi negatif pelaku pasar uang terhadap neraca perdagagan Desember 2015 yang mengalami defisit sebesar 235,8 juta dolar AS," kata Kepala riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, di Jakarta, Senin (18/1/2016).

Ia menambahkan, tren harga minyak mentah dunia yang tidak kunjung mengalami peningkatan juga membuat pelaku pasar uang khawatir terhadap aset mata uang di negara berkembang penghasil komoditas, salah satunya Indonesia.

"Pelaku pasar masih khawatir harga minyak mempengaruhi kinerja pendapatan ekspor penghasil komoditas yang akhirnya dapat menahan laju ekonominya. Di tengah situasi itu, maka pelaku pasar uang cenderung memilih aset mata uang 'safe haven' seperti dolar AS," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar juga khawatir terhadap perekonomian global mengingat kesehatan ekonomi Tiongkok belum membaik.

Sementara itu, Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, sentimen harga minyak mentah dunia yang cenderung terus mengalami penurunan menggerus sentimen positif dari dalam negeri terutama dari sisi harapan pertumbuhan ekonomi domestik.

"Potensi pelemahan rupiah cukup terbuka melihat harga komoditas yang lemah sehingga akan semakin menekan potensi pendapatan ekspor Indonesia. Secara umum dolar AS masih akan menguat jika harga komoditas bergerak turun ke depannya," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, adanya harapan inflasi 2016 yang diperkirakan terjaga di level rendah, serta potensi pemangkasan harga bahan bakar minyak (BBM) yang kembali terbuka, akan menjaga stabilitas ekonomi domestik. Diharapkan situasi itu dapat menahan laju rupiah untuk tidak tertekan leveh dalam. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI