Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Harga Minyak Anjlok, Pengamat: Momen Tepat Membunuh Premium

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 22 Januari 2016 | 16:15 WIB
Harga Minyak Anjlok, Pengamat: Momen Tepat Membunuh Premium
Faisal Basri [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat Ekonomi dan Politik dari Universitas Indonesia Faisal Basri menilai anjloknya harga minyak mentah ke level 30 dolar AS per barrel menjadi momen yang tepat untuk mengapuskan bahan bakar minyak jenis premium.

Penurunan harga minyak dunia berdampak pada penurunan harga BBM non subsidi jenis Pertamax 92 dan Pertamax Plus 95. Dengan begitu, harga kedua jenis BBM tersebut semakin terjangkau oleh masyarakat.

“Ini momen yang tepat untuk membunuh premium,” kata Faisal saat ditemui di kantor pusat PLN, Jumat (22/1/2016).

Ia menjelaskan di tengah anjloknya harga minyak mentah dunia, tak ada untungnya untuk mempertahankan BBM jenis premium.

“Meski harga minyak anjlok, harga Premium juga nggak turun, premium itu kan RON 88. Jadi nggak masuk akal kalau RON rendah dihargai lebih mahal. Di Malaysia, harga RON 95 Rp5.916 per liter,” katanya.

Faisal mengatakan saat dia memimpin Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi bentukan Kementerian ESDM ini pernah merekomendasikan untuk menghilangkan BBM jenis premium. Namun pembicaraan penghapusan ini pun telah hilang begitu saja.

Menurutnya, penghapusan BBM jenis premium ini untuk memberantas praktik mafia minyak dan memperbaiki kualitas BBM di Indonesia.

“Tapi nggak ditindaklanjuti oleh pemerintah. Tapi sekarang malah tidak ada pembicaraan proses penghapusan BBM Premium,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Anjlok, PLN: Tidak Berdampak Signifikan

Harga Minyak Anjlok, PLN: Tidak Berdampak Signifikan

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 13:43 WIB

Harga Minyak Berhasil Naik dari Posisi Terendah Dalam 12 Tahun

Harga Minyak Berhasil Naik dari Posisi Terendah Dalam 12 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 06:21 WIB

Meningkatnya Jumlah Pembelian Dongkrak Harga Minyak Dunia

Meningkatnya Jumlah Pembelian Dongkrak Harga Minyak Dunia

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 06:13 WIB

Terkini

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:40 WIB

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

×