Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
Kantor OJK
baca 10 detik
  • OJK menargetkan penyelesaian regulasi demutualisasi bursa pasar modal paling lambat pada bulan September tahun 2026 mendatang.
  • Langkah ini merupakan bagian dari reformasi pasar modal untuk meningkatkan integritas serta likuiditas saham di Indonesia.
  • OJK mengimplementasikan sistem penyaringan saham dan penegakan hukum tegas demi memenuhi standar penilaian lembaga pemeringkat global.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mempersiapkan regulasi baru yang diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam reformasi pasar modal domestik. Lembaga pengawas keuangan tersebut menargetkan Peraturan OJK (POJK) yang mengatur tentang demutualisasi bursa dapat diselesaikan sepenuhnya pada September 2026 mendatang.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa perumusan payung hukum tersebut telah menjadi salah satu poin krusial yang dikoordinasikan dalam pertemuan dinas bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Beberapa inisiatif baru seperti rencana demutualisasi bursa yang insyaallah nanti POJK-nya akan selesai di September," kata Friderica di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/7).

Dalam kesempatan tersebut, OJK tidak hanya memaparkan rencana demutualisasi, melainkan juga menyampaikan laporan komprehensif mengenai progres reformasi pasar modal yang sedang berjalan.

Rangkaian program tersebut difokuskan pada optimalisasi aspek integritas sekaligus likuiditas pasar saham di tanah air.

Menurut penjelasan Friderica, pihak otoritas secara konsisten berupaya menjawab berbagai catatan serta perhatian (concern) yang sebelumnya diajukan oleh lembaga pemeringkat global, MSCI.

Langkah konkret yang telah ditempuh di antaranya mencakup implementasi sistem penyaringan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholder concentration (HSC), pengetatan transparansi kepemilikan saham, hingga eksekusi kebijakan batas minimal saham publik (free float) yang dijalankan secara berkala.

"Kita sudah melakukan tambahan seperti high shareholder concentration itu, HSC sudah kita tambahkan dan lain-lain. Kemudian keterbukaan kepemilikan saham, kemudian kebijakan free float, semua sudah kita lakukan walaupun free float ini perlu bertahap ya dalam waktu satu, due, tiga tahun ini," ujarnya.

Friderica menegaskan bahwa OJK berkomitmen penuh untuk mengawal agenda pembenahan ini demi mewujudkan pasar modal Indonesia yang lebih likuid, kredibel, dan memiliki integritas tinggi.

baca juga

Ia menambahkan bahwa aspek penegakan hukum (enforcement) yang tegas tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan program reformasi tersebut.

"Ketika kita melakukan reformasi terkait integritas tentu satu hal yang tidak bisa lepas adalah enforcement-nya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Rilis Aturan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Kini Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala

OJK Rilis Aturan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Kini Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:25 WIB

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:21 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

Terkini

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:40 WIB

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:37 WIB

×