Jepang akan Investasi Properti di Bekasi Senilai 10 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan

Selasa, 26 Januari 2016 | 19:52 WIB
Jepang akan Investasi Properti di Bekasi Senilai 10 Juta Dolar AS
Pembangunan Perumahan (Dokumen Antara/Virna Puspa Setyorini)

Suara.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengidentifikasi perusahaan asal Jepang yang akan membangun perumahan dengan nilai investasi mencapai 10 juta dolar AS di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BKPM Franky Sibarani dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (26/1/2016), mengungkapkan proyek tersebut akan menerapkan standar kualitas bangunan Jepang.

"Walaupun secara nilai tidak terlalu signifikan, namun masuknya Jepang ke sektor properti tersebut sangat positif bagi diversifikasi investasi Jepang di Indonesia," katanya.

Menurut Franky, dari data yang dimiliki oleh BKPM, investasi Jepang yang masuk ke sektor perusahaan, kawasan industri dan perkantoran terus meningkat.

"Dari hanya 38 juta dolar AS pada 2012, meningkat hampir dua kali lipat menjadi 71 juta dolar AS di 2013, kemudian stagnan di tahun 2014, dan meningkat drastis menjadi 519 juta dolar AS pada 2015," jelasnya.

Ia menuturkan, pihaknya mendukung rencana investasi serta investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia.

"Kami akan terus mengawal rencana investasi yang akan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia," ujarnya.

Dalam kegiatan "roadshow" pemasaran investasi ke empat prefektur di Jepang sejak Senin (25/1/2016), Franky melakukan pertemuan dengan Gubernur Aichi, kemudian berbicara pada seminar investasi Indonesia yang diselenggarakan oleh satu bank terbesar di Jepang, Mizuho Bank yang dihadiri tidak kurang dari 80 perusahaan. Gubernur Aichi Hideaki Ohmura menyampaikan sebanyak lebih dari 200 perusahaan Aichi telah menanamkan modalnya di Indonesia.

"Perusahaan-perusahaan tersebut utamanya di sektor industri otomotif serta industri komponen kendaraan bermotor, termasuk di antaranya Toyota," katanya.

Gubernur Ohmura meyakini Indonesia akan menempati posisi yang sangat penting dan strategis di ASEAN pascaberlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sehingga diharapkan Pemerintah RI tetap mendukung investasi perusahaan Jepang, khususnya asal Aichi yang telah beroperasi di Indonesia.

BKPM mencatat, selama kurun waktu 2010-2015, investasi asing di bidang otomotif mencapai 10,6 miliar dolar AS yang mayoritas berasal dari Jepang dengan total penyerapan tenaga kerja 340.000 orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pollux Gandeng OTIS, Incar Proyek Properti hingga Modernisasi Gedung

Pollux Gandeng OTIS, Incar Proyek Properti hingga Modernisasi Gedung

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:47 WIB

Tren Kota Mandiri Menguat, Bisnis Properti Dianggap Masih Stabil

Tren Kota Mandiri Menguat, Bisnis Properti Dianggap Masih Stabil

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 11:47 WIB

LPKR Manfaatkan Momentum Tumbuhnya Sektor Properti untuk Cari Pundi-pundi Cuan

LPKR Manfaatkan Momentum Tumbuhnya Sektor Properti untuk Cari Pundi-pundi Cuan

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 16:43 WIB

SMRA Guyur Dana ke Dua Anak Usaha Senilai Rp 972,31 Miliar

SMRA Guyur Dana ke Dua Anak Usaha Senilai Rp 972,31 Miliar

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:36 WIB

Investasi Naik 13,9 Persen di Q3 2025, Serap 686.478 Tenaga Kerja

Investasi Naik 13,9 Persen di Q3 2025, Serap 686.478 Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:42 WIB

Rosan: Butuh Investasi Rp 13 Triliun Agar Ekonomi Tumbuh 8 Persen di 2029

Rosan: Butuh Investasi Rp 13 Triliun Agar Ekonomi Tumbuh 8 Persen di 2029

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:10 WIB

Investasi Properti di Asia Pasifik Tumbuh, Negara-negara Ini Jadi Incaran

Investasi Properti di Asia Pasifik Tumbuh, Negara-negara Ini Jadi Incaran

Bisnis | Jum'at, 19 September 2025 | 12:02 WIB

Dua Warga Israel Diduga Eks Tentara IDF Kelola Vila Mewah, Imigrasi Bergerak

Dua Warga Israel Diduga Eks Tentara IDF Kelola Vila Mewah, Imigrasi Bergerak

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:47 WIB

Terkini

Purbaya Dicopot dari Menkeu, DPR: Presiden Paling Tahu Siapa yang Layak dan Tidak

Purbaya Dicopot dari Menkeu, DPR: Presiden Paling Tahu Siapa yang Layak dan Tidak

News | Senin, 14 September 2026 | 16:29 WIB

Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir

Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:28 WIB

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

News | Senin, 14 September 2026 | 16:27 WIB

Rapat Terakhir Purbaya di DPD Sebelum Dicopot dari Menkeu: Lesu dan Tak Semangat Sampaikan Paparan!

Rapat Terakhir Purbaya di DPD Sebelum Dicopot dari Menkeu: Lesu dan Tak Semangat Sampaikan Paparan!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:25 WIB

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

News | Senin, 14 September 2026 | 16:22 WIB

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:18 WIB

×