Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Janet Yellen: The Fed Tak Mungkin Lagi Turunkan Suku Bunga

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2016 | 12:32 WIB
Janet Yellen: The Fed Tak Mungkin Lagi Turunkan Suku Bunga
Ketua The Federal Reserve Jannet Yellen [Shutterstock]

Suara.com -  Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan pada Rabu (10/1/2016) bahwa bisa saja The Fed berbalik arah dan menurunkan suku bunga jika ekonomi melemah, tetapi menambahkan bahwa itu tidak mungkin.

Dua bulan setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam lebih dari sembilan tahun, Yellen ditanya di Kongres apakah ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan bisa mendorong Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan kebijakan Fed, untuk berbalik arah dan menurunkan suku bunga lagi.

"Saya tidak berharap bahwa FOMC akan segera dalam situasi ini di mana ia perlu menurunkan suku bunga," katanya kepada sidang Kongres.

"Mari kita ingat bahwa pasar tenaga kerja terus berkinerja dengan baik, meningkat," katanya.

"Selalu ada beberapa risiko resesi, dan saya mengenali dan baru saja menyatakan bahwa perkembangan keuangan global dapat menghasilkan perlambatan dalam ekonomi." Namun, dia menekankan, penting "untuk tidak melompat ke kesimpulan prematur tentang apa yang ada dalam persediaan untuk ekonomi AS. Jadi saya tidak berpikir itu akan diperlukan untuk menurunkan suku bunga." Ditanya apakah The Fed memiliki kekuatan untuk pergi sejauh mengurangi suku bunga ke dalam wilayah negatif, seperti yang Bank Sentral Eropa dan bank sentral Jepang telah lakukan baru-baru ini, Yellen mengatakan mereka telah mempelajari masalah ini pada 2010 tetapi tidak mencapai kesimpulan.

"Itu masih pertanyaan .... Saya tidak menyadari apa pun yang akan mencegah kita dari melakukan hal itu," katanya.

Suku bunga negatif, dalam konteks kebijakan moneter, akan memaksa bank-bank komersial untuk membayar bunga atas uang tunai mereka yang disimpan di bank sentral, bukan harus membayar suku bunga seperti biasanya terjadi.

Hal ini hanya digunakan dalam keadaan langka untuk menekan bank-bank meminjamkan lebih banyak di pasar komersial, untuk meningkatkan kegiatan ekonomi.

"Kami berada dalam suatu lingkungan di mana sejumlah bank sentral telah pergi ke suku bunga negatif," Yellen mengakui, menambahkan bahwa hal itu penting untuk mempelajari pengalaman mereka.

"Kembali pada tahun 2010 kami sedang mencari cara-cara untuk menambahkan akomodasi ke sistem keuangan," katanya.

Tapi pergerakan suku bunga negatif "bukan alat pilihan ... dan kami khawatir itu tidak akan bekerja di lingkungan kita." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin

BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 22:59 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:08 WIB

Harga Bitcoin Makin Sulit Tembus Level USD 70.000, Ini Penyebabnya

Harga Bitcoin Makin Sulit Tembus Level USD 70.000, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:20 WIB

Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed

Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 10:05 WIB

BI Rate Tetap Bertahan di Level 4,75%

BI Rate Tetap Bertahan di Level 4,75%

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 15:23 WIB

Bitcoin Menguat ke USD97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto

Bitcoin Menguat ke USD97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:55 WIB

Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas

Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 18:38 WIB

Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal

Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal

News | Senin, 12 Januari 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB