Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Pemerintah dan BI Gelar Rakor Logistik Pangan di NTT

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 12 Februari 2016 | 14:01 WIB
Pemerintah dan BI Gelar Rakor Logistik Pangan di NTT
Kunjungan Gubernur BI ke Kupang NTT guna menghadiri Rakor Logistik Pangan, Kamis (11/2/2016) [AntaraKornelis Kaha]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) membahas permasalahan logistik dan kedaulatan pangan nasional Jumat (12/2/2016) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, salah satu tujuan yang ingin dicapai dalam Rakor adalah memperoleh gambaran riil terkait dinamika permasalahan logistik dan produksi pangan daerah serta distribusinya.

"Permasalahan tersebut kerap menimbulkan disparitas harga pangan yang tinggi antardaerah, sehingga akan menjadi tantangan dalam upaya stabilisasi harga," ujar Tirta di Kupang, Jumat (12/2/2016), seperti dikutip dari siaran pers dari BI.

Selain itu, lanjut Tirta, rakor diharapkan dapat memberi gambaran riil mengenai perkembangan implementasi kebijakan penguatan konektivitas antardaerah, khususnya terkait kemajuan pembangunan infrastruktur pendukung serta pembenahan logistik pangan dalam rangka peningkatan kapasitas produksi pangan.

Rakor di NTT selanjutnya diharapkan akan merumuskan opsi kebijakan yang dapat ditempuh bersama oleh Bank Indonesia, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah untuk mengatasi berbagai kendala dalam implementasi percepatan pembenahan logistik dan peningkatan kapasitas produksi pangan Tirta mencontohkan, salah satu permasalahan ekonomi yang terjadi khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI), termasuk NTT, adalah disparitas harga dan inflasi yang tinggi, yang kerap memicu gejolak harga pangan.

Hasil kajian Bank Indonesia menunjukkan bahwa salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah permasalahan logistik, dan kapasitas produksi pangan yang terbatas.

NTT, sebagai salah satu simpul logistik nasional dan salah satu basis produksi pangan nasional (khususnya sapi), memiliki potensi besar untuk mengakselerasi aktivitas perdagangan antarwilayah barat dan timur Indonesia.

Inilah antara lain yang melatarbelakangi pemilihan NTT sebagai lokasi diselenggarakannya Rakor antara BI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dengan tema "Mempercepat Perbaikan Sistem Logistik untuk Memperkuat Ketahanan Pangan", ujar Tirta.

Secara nasional, pembenahan sistem logistik telah menjadi prioritas Pemerintah dalam lima tahun ke depan, dengan sasaran meningkatkan aktivitas perdagangan domestik.

Pemilihan prioritas ini dilakukan guna menekan rasio biaya logistik terhadap PDB, dari 23,6 persen di tahun 2015 menjadi 19,2 persen pada tahun 2019, melalui peningkatan efisiensi jalur distribusi bahan pokok strategis.

"Upaya pembenahan logistik pangan dan peningkatan kapasitas produksi perlu didukung oleh kebijakan yang saling terkait antar-Pemerintah pusat dan daerah," kata Tirta.

Dalam pandangan Bank Indonesia, upaya memperkuat sistem logistik nasional merupakan salah satu hal penting guna mencapai stabilitas harga dan perlu menjadi bagian terintegrasi pada agenda ketahanan pangan Pemerintah. Dukungan sistem logistik yang memadai akan turut berperan penting dalam upaya pencapaian kedaulatan pangan.

Tirta menambahkan, penekanan pada penguatan konektivitas antardaerah serta antardesa dan kota turut memberikan dampak yang positif bagi berkembangnya produksi pangan. Dengan sistem logistik dan produksi pangan yang semakin baik di tiap daerah, ketahanan pangan nasional pun akan semakin baik.

"Tanpa meninggalkan konteks dan dimensi nasional, diskusi dan koordinasi kali ini akan lebih difokuskan pada upaya mempercepat perbaikan sistem logistik untuk memperkuat ketahanan pangan dari sisi kapasitas produksi pangan serta distribusinya di Kawasan Timur Indonesia, khususnya di NTT dan sekitarnya," ujar Tirta. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:49 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:15 WIB

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:06 WIB

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:40 WIB

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Wajib Masuk Kantor

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Wajib Masuk Kantor

Video | Kamis, 02 April 2026 | 20:20 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah

Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 15:26 WIB

Terkini

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB