Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pengamat: Ada Peluang BI Kembali Turunkan BI Rate 25 Basis Poin

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2016 | 14:11 WIB
Pengamat: Ada Peluang BI Kembali Turunkan BI Rate 25 Basis Poin
Jumpa pers pengumuman BI rate di Kantor Bank Indonesia, Jakarta. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan kembali menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebanyak 25 basis poin pada tahun ini. Namun tingkat bunga kredit perbankan tidak akan bisa serta merta langsung diturunkan menjadi 7 persen tahun 2017.

"Usulan menurunkan suku bunga kredit perbankan memang sangat bagus. Bunga kredit yang murah akan membuat pengusaha kita kompetitif dalam persaingan bisnis dengan pelaku usaha negara lain," kata Josua saat dihubungi oleh Suara.com, Selasa (16/2/2016).

Namun ia mengingatkan pemerintah dan pengusaha juga harus memahami bahwa industri perbankan juga sangat penting untuk menjaga tingkat likuiditasnya. "Sehingga penyesuaian bunga simpanan tentu akan membutuhkan waktu. Begitu pula dengan penyesuaian bunga kredit, pasti bisa. Cuma tidak bisa langsung drastis," ujar Josua.

Hanya saja Josua belum bisa memastikan berapa persen penurunan rata-rata suku bunga kredit perbankan tahun ini. Namun ia memperkirakan BI akan kembali menurunkan BI Rate pada tahun ini dari 7,25 persen menjadi 7 persen. "Jadi trennya memang akan menurun tahun ini," tutup Josua.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pemerintah berencana menurunkan bunga kredit pinjaman menjadi tujuh persen pada 2017 supaya mempermudah pelaku usaha meminjam dana untuk menjalankan usaha.

"Sekarang ini bunga kita tertinggi di ASEAN. Kalau Thailand bisa 7 persen, kita tidak bisa lebih tinggi dari itu. Jadi akhir tahun depan Insya-Allah semua bunga menjadi tujuh persen," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka "Indonesia Property Expo" di JCC Jakarta Selatan, Sabtu (13/2/2016).

Menurut Wapres, pemberian bunga tinggi tidak dapat menguntungkan Pemerintah Indonesia dan tidak sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, penurunan suku bunga perbankan akan diberlakukan sebesar "single digit" poin, dan diberlakukan pada empat bank BUMN terlebih dahulu.

"Suku bunga perbankan bisa diturunkan, pokoknya 'single digit'. Tentunya yang bisa dilakukan paling utama memang dengan bank BUMN, karena sebagai pemain empat bank itu bisa dikatakan yang terbesar di perbankan nasional," ujar Rini.

Penurunan suku bunga bank tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat, kata Rini, menyusul pembicaraan dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad.

"Insya-Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, dalam beberapa bulan ini, karena memang masih ada beberapa hal yang harus kami detilkan dengan BI dan OJK," ujarnya.

Mengacu data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) per November 2015 yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rata-rata suku bunga kredit modal kerja mencapai 12,56 persen. Rata-rata suku bunga kredit investasi sebesar 12,15 persen. Rata-rata suku bunga kredit konsumsi sebesar 13,89 persen. Sementara rata-rata suku bunga kredit untuk usaha berorientasi ekspor sebesar 11,08 persen,  rata-rata suku bunga kredit untuk usaha berorientasi impor sebesar 11,67 persen, dan rata-rata suku bunga kredit untuk usaha berorientasi lainnya sebesar 12,93 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin

BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 22:59 WIB

BI Rate Turun Jadi 6%, Bunga Kredit Ikutan?

BI Rate Turun Jadi 6%, Bunga Kredit Ikutan?

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 14:58 WIB

BI7DRR Tetap, Segini Suku Bunga Kredit Perbankan

BI7DRR Tetap, Segini Suku Bunga Kredit Perbankan

Bisnis | Kamis, 21 September 2023 | 15:47 WIB

BI Rate Tetap, Suku Bunga Kredit Rendah di Level 9,34%

BI Rate Tetap, Suku Bunga Kredit Rendah di Level 9,34%

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2023 | 15:26 WIB

BI Catat Suku Bunga Kredit Masih Rendah Pada Mei 2023 Sebesar 9,73%

BI Catat Suku Bunga Kredit Masih Rendah Pada Mei 2023 Sebesar 9,73%

Bisnis | Kamis, 22 Juni 2023 | 19:34 WIB

Meski BI7DRR Tetap, Suku Bunga Kredit Lagi-lagi Naik

Meski BI7DRR Tetap, Suku Bunga Kredit Lagi-lagi Naik

Bisnis | Selasa, 18 April 2023 | 18:37 WIB

BI7DRR Tetap, Tapi Suku Bunga Kredit Mulai Naik Sedikit Demi Sedikit

BI7DRR Tetap, Tapi Suku Bunga Kredit Mulai Naik Sedikit Demi Sedikit

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2023 | 19:32 WIB

BI Rate Naik Lagi Nih Jadi 5,75%, Suku Bunga Kredit Jadi Berapa Ya?

BI Rate Naik Lagi Nih Jadi 5,75%, Suku Bunga Kredit Jadi Berapa Ya?

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2023 | 16:34 WIB

Siap-siap Pusing, Bunga Kredit Mulai Naik Imbas BI 7-Day Reserve Repo Rate Meningkat

Siap-siap Pusing, Bunga Kredit Mulai Naik Imbas BI 7-Day Reserve Repo Rate Meningkat

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2022 | 18:11 WIB

BI7DRR Naik Lagi, Suku Bunga Kredit Gimana?

BI7DRR Naik Lagi, Suku Bunga Kredit Gimana?

Bisnis | Kamis, 17 November 2022 | 18:03 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB