Dolar AS Melemah Meski Data Ekonomi AS Positif

Tomi Tresnady | Suara.com

Rabu, 02 Maret 2016 | 07:04 WIB
Dolar AS Melemah Meski Data Ekonomi AS Positif
Ilustrasi dolar Amerika Serikat [shutterstock]

Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa (1/3/2016) waktu Amerika atau Rabu pagi WIB, meski sejumlah data ekonomi yang keluar dari negara itu positif.

Indeks manufaktur AS tercatat 49,5 persen pada Februari, meningkat 1,3 persentase poin dari angka Januari 48,2 persen dan melampaui ekspektasi pasar, Institute Supply Management (ISM).

Data ekonomi AS keluar bervariasi baru-baru ini. National Association of Realtors mengatakan pada Senin bahwa Indeks Penjualan Pending Home (rumah yang pengurusannya belum selesai) di AS, turun 2,5 persen menjadi 106,0 pada Januari dari revisi naik 108,7 pada Desember. Perkiraan terbaru berada di bawah konsensus pasar naik 0,5 persen.

Menurut estimasi kedua yang dirilis Jumat oleh Departemen Perdagangan, AS produk domestik bruto (PDB) meningkat pada tingkat tahunan sebesar 1,0 persen pada kuartal keempat 2015, mengalahkan konsensus pasar 0,4 persen.

Dalam perkiraan sebelumnya, peningkatan PDB riil untuk kuartal keempat 2015 adalah 0,7 persen.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,0865 dolar dari 1,0883 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3962 dolar dari 1,3916 dolar. Dolar Australia naik ke 0,7181 dolar dari 0,7140 dolar.

Dolar dibeli 114,06 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,83 yen pada sesi sebelumnya. Greenback turun menjadi 0,9998 franc Swiss dari 0,9990 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3394 dolar Kanada dari 1,3517 dolar Kanada. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sentimen Positif Harga Minyak Bikin Kurs Rupiah Menguat

Sentimen Positif Harga Minyak Bikin Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 19:39 WIB

Penguatan Dolar AS Bikin Kurs Rupiah Melemah

Penguatan Dolar AS Bikin Kurs Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 29 Februari 2016 | 17:49 WIB

Pertumbuhan Ekonomi AS Positif, Kurs Dolar AS Menguat

Pertumbuhan Ekonomi AS Positif, Kurs Dolar AS Menguat

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:18 WIB

Kurs Dolar AS Melemah Akibat Data Ekonomi AS Bervariasi

Kurs Dolar AS Melemah Akibat Data Ekonomi AS Bervariasi

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 10:28 WIB

Fluktuasi Harga Minyak Dunia Stabil, Kurs Rupiah Menguat

Fluktuasi Harga Minyak Dunia Stabil, Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2016 | 17:43 WIB

Menguatnya Dolar AS Membuat Kurs Rupiah Melemah Pagi Ini

Menguatnya Dolar AS Membuat Kurs Rupiah Melemah Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 10:53 WIB

Laporan Lapangan Pekerjaan Bagus, Kurs Dolar AS Menguat

Laporan Lapangan Pekerjaan Bagus, Kurs Dolar AS Menguat

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 06:20 WIB

Kurs Dolar AS Berakhir Bervariasi Pagi Ini

Kurs Dolar AS Berakhir Bervariasi Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 06:10 WIB

Penurunan Harga Minyak Dunia Buat Rupiah Melemah

Penurunan Harga Minyak Dunia Buat Rupiah Melemah

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 10:45 WIB

Pasca Libur Akhir Pekan, Kurs Dolar AS Melonjak

Pasca Libur Akhir Pekan, Kurs Dolar AS Melonjak

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 06:12 WIB

Terkini

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:49 WIB

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB