Menko Darmin Putuskan Jenis Teknologi Dalam Proyek LRT Hari Ini

Senin, 07 Maret 2016 | 11:42 WIB
Menko Darmin Putuskan Jenis Teknologi Dalam Proyek LRT Hari Ini
Proyek Pembagunan Light Rail Transit (LRT) di kawasan Taman Mini, Jakarta, Kamis (1/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pengambilan keputusan terkait sarana dan prasarana proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) yang sempat menimbulkan perdebatan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan ditentukan hari ini Senin (7/3/2016).

"Rencananya hari ini keputusannya akan menggunakan teknologi yang mana. Karena kemarin masih belum final, kan masih mengungkapkan argumennya masing-masing dulu," kata Darmin saat ditemui di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).

Ia mengatakan, perdepatan pendapat yang terjadi antara Ahok dengan Jonan dalam Rakor Jumat lalu (4/3/2016) adalah hal yabg biasa. Pasalnya, untuk mendapatkan yang terbaik pemerintah harus mengeluarkan apa yang menjadi pandangannya.

"Kan itu untuk mencari solusi terbaik. Nanti mana dari pendapat itu yang tepat dan sesuai maka itu kan yang diambil," kata Darmin.

Namun, Darmin masih enggan untuk membocorkan, teknologi apa dan siapa operator yang akan digunakan untuk menjalankan proyek LRT yang rencananya akan mulai beroperasi pada 2018.

"Ya tunggu lah nanti. Kita ketemu dulu baru diputuskan," ungkapnya.

Sebelumnya, dalam proyek LRT Jabodetabek ini, Kementerian Perhubungan mengusulkan LRT Jabodetabek menggunakan teknologi nero gate atau melalui pemesanan khusus. Namun Ahok mengkhawatirkan nantinya operator bisa menaikkan harga sepihak. Karena pembangunan LRT ini sifatnya jangka panjang.

Sedangkan Pemprov DKI menginginkan penggunaan standard gate atau standar internasional. Penggunaan sarana dan prasarana standar lebih murah dibandingkan memesan khusus.

Sebagaimana diketahui, proyek LRT dalam kota Jakarta sendiri semula akan dilakukan groundbreaking pada akhir tahun lalu. Namun rencana tersebut tertunda dan baru akan dilaksanakan pada Juli 2016. Proyek ini terdiri dari Koridor I Kebayoran Lama-Kelapa Gading sepanjang 21,6 km. Ditambah Koridor VII Cempaka Putih – Ancol sepanjang 10 km. Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI