Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

OJK Kumpulkan Pengusaha Keuangan, Cari Solusi untuk Bunga Kredit

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 15 Maret 2016 | 14:51 WIB
OJK Kumpulkan Pengusaha Keuangan, Cari Solusi untuk Bunga Kredit
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman Hadad [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hari ini mengumpulkan para pengusaha yang bergerak di sektor jasa keuangan, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini dilakukan untuk melahirkan inovasi-inovasi baru guna menjawab berbagai tantangan di industri perbankan, termasuk tingkat suku bunga kredit yang tinggi.

"Seperti kita tahu, permasalahan yang tengah melanda industri keuangan mikro itu kan suku bunga yang masih tinggi. Jadi kami di sini berkumpul untuk mencari solusi yang tepat soal itu," kata Muliaman D Hadad, saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Selasa (15/3/2016).

 
Selain itu, lanjut Muliaman, pertemuan ini juga untuk mensosialisasikan program baru OJK yang diberi nama OJK Proksi atau OJK International Center for Micro Finance and Financial Inclusion.

"Jadi, dengan adanya program ini, maka inklusi keuangan di Indonesia bisa terus meningkat dan menghasilkan terobosan-terobosan terbaru untuk para pelaku usaha mikro," katanya.

Muliaman meyakini, Indonesia dapat menghadapi berbagai tantangan, terutama soal keuangan. Pasalnya menurutnya, Indonesia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan mikro ini.

"Indonesia memiliki reputasi sebagai pelopor pusat pengembangan industri keuangan mikro terbesar di dunia. Kita telah memiliki sejarah keuangan mikro Indonesia yang dimulai sejak lebih dari 100 tahun yang lalu," ujarnya.

"Dimulai dari Bank Rakyat, Bank Desa, dan Lumbung Desa yang dibentuk pada tahun 1901 sebagai bagian dari Politik Etis oleh pemerintah Hindia Belanda, menjadi cikal bakal keuangan mikro. Hal tersebut diikuti oleh kesuksesan layanan keuangan mikro komersial oleh pihak swasta, yang dimulai sejak tahun 1890-an pada saat Bank Rakyat Indonesia (BRI) memulai layanan keuangan mikro yang kemudian menjadi acuan banyak negara untuk dikembangkan, antara lain yaitu Grameen Bank," sambungnya memaparkan.

Oleh sebab itu, lanjut Muliaman, dengan bekal pengalaman tersebut, semestinya dapat disinergikan guna menciptakan pengalaman yang baru dan lebih baik lagi.

"Kita sinergikan dengan pengalaman-pengalaman dari berbagai negara lain, untuk dapat menghasilkan berbagai terobosan pemikiran untuk lebih mengembangkan keuangan mikro, tidak hanya dalam lingkup nasional, tetapi juga dapat menjadi pembelajaran bagi komunitas internasional," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembangkan Keuangan Mikro, OJK Luncurkan OJK-Proksi

Kembangkan Keuangan Mikro, OJK Luncurkan OJK-Proksi

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2016 | 13:03 WIB

Pertumbuhan Kredit Perbankan Indonesia di 2015 Merosot

Pertumbuhan Kredit Perbankan Indonesia di 2015 Merosot

Bisnis | Sabtu, 12 Maret 2016 | 03:00 WIB

OJK Luncurkan Paket Insentif Efisiensi Perbankan Akhir Maret 2016

OJK Luncurkan Paket Insentif Efisiensi Perbankan Akhir Maret 2016

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2016 | 14:37 WIB

Panin Bank Siap Turunkan Bunga Jadi "Single Digit"

Panin Bank Siap Turunkan Bunga Jadi "Single Digit"

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 14:32 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×