Ini Sosok Dirut Baru Anak Usaha Garuda Indonesia

Adhitya Himawan

Kamis, 17 Maret 2016 | 01:00 WIB
Ini Sosok Dirut Baru Anak Usaha Garuda Indonesia
Juliandra Nurtjahjo sebagai Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia (kiri). [Antara]

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menunjuk Juliandra Nurtjahjo sebagai Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, anak usaha Garuda Indonesia yang bergerak di bidang pemeliharaan dan perbaikan pesawat terpadu, termasuk layanan perbaikan mesin/komponen.

Dalam pelantikan di Tangerang, Rabu (16/3/2016), Juliandra Nurtjahjo menggantikan Richard Budihadianto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama GMF sejak tahun 2007.

Juliandra menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan penunjukan dirinya sebagai Direktur Utama GMF yang merupakan kehormatan sekaligus tantangan, khususnya dalam mewujudkan visi GMF sebagai global player dalam industri Maintenance Repair and Overhaul (MRO).

"GMF akan bekerja keras untuk bisa menjadi 'Top 10 MRO Dunia' pada tahun 2020. Bersama seluruh karyawan dan manajemen, GMF akan mampu memenuhi visi tersebut. Apa yang telah dicapai GMF saat ini tidak terlepas dari peran yang dijalankan pimpinan sebelumnya. Berbagai pencapaian positif yang telah diraih GMF menjadi bekal sekaligus tantangan bagi kami untuk meningkatkan kinerja positif GMF di masa mendatang," kata katanya.

Dia menambahkan GMF saat ini melakukan penajaman strategi jangka panjang perusahaan tahun 2016-2020 dan berkomitmen untuk mencapai target 1 miliar dolar AS di tahun 2018, dua tahun lebih cepat dari rencana semula.

"Ddalam 'accelerate roadmap' (peta percepatan), pada tahun 2020 pendapatan GMF diproyeksikan sebesar USD 1,6 miliar atau setara dengan kenaikan 335 persen dari tahun 2016," katanya.

Untuk mencapai target pendapatan di atas, strategi GMF secara besar dibagi dua yaitu "organic growth" (pertumbuhan organik) dan "inorganic growth" (pertumbuhan inorganik).

Pertumbuhan organik akan dilakukan melalui pengembangan kapabilitas, optimasi dan ekspansi kapasitas, kerja sama strategis dan pengembangan bisnis baru, termasuk di dalamnya masuk ke bisnis General Aviation.

Untuk itu, dia mengatakan GMF akan memperkuat portfolio bisnisnya di komponen dan engine, selain mempertahankan performansi bisnis airframe, dan juga mempercepat implementasi milestone perusahaan yang akan berdampak signifikan terhadap pencapaian target pendapatan.

"Ke depan GMF akan fokus menggarap pertumbuhan inorganik melalui pembentukan entitas bisnis baru dan merger/akuisisi," katanya.

Porsi pendapatan dari pertumbuhan inorganik akan meningkat dari tahun ketahun dan ditargetkan mencapai 20 persen di tahun 2018.

Untuk aktivitas tersebut, dia mengatakan GMF berencana untuk melakukan pembicaraan dengan perusahaan perawatan pesawat (MRO) lokal dan pendekatan dengan perusahaan pabrikan (OEM) dan global MRO untuk meningkatkan serapan pasar domestik dan menangkap pasar perawatan pesawat di regional dan dunia.

"Kedepannya GMF akan memiliki fasilitas perawatan pesawat di Indonesia Timur untuk mendukung General Avaiation dan 'footprint' di Eropa, Asia Timur dan Timur Tengah untuk menggarap pasar internasional," katanya.

Terkait dengan pertumbuhan inorganik tersebut, Juliandra menambahkan bahwa SDM menjadi faktor pendukung yang sangat penting. Oleh karena itu, GMF merencanakan akan membangun "GMF Academy" dalam rangka menjamin ketersediaan dan kompetensi SDM yang dibutuhkan oleh perusahaan.

"Ketersediaan engineers dan technician yang kompeten dan handal menjadi syarat mutlak dalam mendukung pertumbuhan inorganik," katanya.

Juliandra juga mengatakan bahwa kekuatan bisnis GMF saat ini ditunjang dengan keberadaan empat hangar GMF yang salah satunya yaitu Hangar 4 yang merupakan hangar pesawat narrow body terbesar di dunia.

"Di tengah pesatnya pertumbuhan dan perkembangan industri penerbangan nasional maupun global, GMF bercita-cita mengurangi ketergantungan pemeliharaan pesawat maskapai nasional di luar negeri," katanya.

Dengan berbagai fasilitas yang ditunjang dengan ribuan tenaga terampil yang ada, dia optimisis dapat memberikan dukungan yang optimal bagi maskapai domestik maupun internasional dalam memenuhi standar keselamatan penerbangan global dan kemudahan memperoleh pasokan suku cadang," katanya.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

IPO BUMN Paling Cepat Bisa Berlangsung 2028

IPO BUMN Paling Cepat Bisa Berlangsung 2028

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Danantara Masih Rumuskan Pembentukan BUMN Tekstil

Danantara Masih Rumuskan Pembentukan BUMN Tekstil

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Laba Bersih BUMN Tembus Rp214,9 Triliun Hingga Agustus, SMGR Meroket 427%

Laba Bersih BUMN Tembus Rp214,9 Triliun Hingga Agustus, SMGR Meroket 427%

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:36 WIB

52% BUMN Ternyata Alami Kerugian Senilai Rp20 Triliun

52% BUMN Ternyata Alami Kerugian Senilai Rp20 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

WIKA Jual Saham Anak Usaha Energi Terbarukan, Kantongi Rp641 Juta

WIKA Jual Saham Anak Usaha Energi Terbarukan, Kantongi Rp641 Juta

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Danantara Sebut Saham BUMN Menarik Dikoleksi, Ini Alasannya

Danantara Sebut Saham BUMN Menarik Dikoleksi, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:45 WIB

UWRF 2026 Kembali Hadir, Berkolaborasi dengan Maskapai Penerbangan sebagai Official Airline Partner

UWRF 2026 Kembali Hadir, Berkolaborasi dengan Maskapai Penerbangan sebagai Official Airline Partner

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×