Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kebijakan Ekonomi Pemerintah Terkesan Tidak Sinkron

Adhitya Himawan

Senin, 11 April 2016 | 20:46 WIB
Kebijakan Ekonomi Pemerintah Terkesan Tidak Sinkron
Konsumsi listrik oleh lampu penerangan di kawasan Tugu Monas, Jakarta Pusat, Selasa (12/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Riset dan Ekonom Senior Kenta Institute Eric Sugandi menyatakan bahwa kebijakan pemerintah mencabut subsidi listrik dengan penaikan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) memang terkesan tidak sinkron. Kondisi ini karena pemerintah tidak mempunyai banyak pilihan ditengah pilihan kebijakan ekonomi yang begitu terbatas.

"Memang kesannya tidak sinkron. Walaupun kalau dibilang bertentangan tidak juga," kata Eric saat dihubungi Suara.com, Senin (11/4/2016).

Eric memahami keputusan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro menaikkan batas atas PTKP. Tujuannya memang untuk memacu daya beli, gairah dunia usaha hingga pertumbuhan ekonomi. "Pilian ini merupakan konsekuensi terlalu tingginya target penerimaan pajak kita pada tahun ini yang tidak realistis dengan situasi ekonomi global maupun nasional," ujar Eric.

Disisi lain, ia melihat belanja subsidi energi, termasuk listrik masih cukup besar. Padahal target penerimaan pajak tahun ini cukup besar peluangnya untuk tidak mencapai target. Akibatnya banyak pemangkasan pengeluaran negara yang harus ditempuh pemerintah. "Saya kira ini salah satu latar belakang mengapa penghapusan subsidi listrik untuk golongan rumah tangga 900 VA terpaksa dilakukan tahun ini. Tapi saya yakin kebijakan ini tak akan memukul terlalu jatuh daya beli masyarakat saat ini," tutup Eric.

Sebagaimana diketahui, mulai 1 Juni atau 1 Juli 2016, pemerintah bakal mencabut subsidi listrik untuk golongan pelanggan 900 VA. Menurut data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, jumlah pelanggan golongan ini mencapai 22 juta pelanggan. Dari jumlah tersebut, yang berhak menerima subsidi listrik hanyalah 4 juta pelanggan. Artinya ada 18 juta pelanggan yang tak berhak menerima subsidi listrik. Kondisi inilah yang mendorong pemerintah mencabut subsidi listrik.

Mengacu data Kementerian Keuangan, subsidi listrik yang dialokasikan pemerintah memang terus menurun dalam 3 tahun terakhir. Pada tahun 2014, subsidi energi yang dialokasikan mencapai Rp101,82 triliun dimana 42,42 persen diantaranya adalah subsidi listrik. Memasuki tahun 2015,  subsidi energi yang dialokasikan mencapai Rp73,15 triliun dimana 53,07 persen diantaranya adalah subsidi listrik. Selanjutnya pada tahun ini,  subsidi energi yang dialokasikan hanya mencapai Rp38,39 triliun dimana 37,61 persen diantaranya adalah subsidi listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Motor Listrik ALVA Terbaru 2026: Cek Bedanya Cervo, Cervo X dan Cervo Q

Harga Motor Listrik ALVA Terbaru 2026: Cek Bedanya Cervo, Cervo X dan Cervo Q

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Jaecoo 2026: Intip Spesifikasi SUV Canggih J5, J7, dan J8 di Indonesia

Daftar Harga Mobil Listrik Jaecoo 2026: Intip Spesifikasi SUV Canggih J5, J7, dan J8 di Indonesia

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!

Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel

Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Berfitur Swap Battery?

Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Berfitur Swap Battery?

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:00 WIB

5 Mesin Cuci 1 Tabung yang Bagus dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp900 Ribuan

5 Mesin Cuci 1 Tabung yang Bagus dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp900 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Tingkatkan Efisiensi hingga 40 Persen, Alasan Fastana Logistik Indonesia Kepincut Fuso eCanter

Tingkatkan Efisiensi hingga 40 Persen, Alasan Fastana Logistik Indonesia Kepincut Fuso eCanter

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:04 WIB

Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq

Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×