Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Sulit Menyisihkan Uang Investasi? Coba Ikut Autodebet Reksa Dana

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 06 Mei 2016 | 12:00 WIB
Sulit Menyisihkan Uang Investasi? Coba Ikut Autodebet Reksa Dana
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kesadaran menyisihkan uang untuk berinvestasi, bagi sebagian orang terkadang masih terasa sangat sulit. Karena biasanya orang suka menunda-nunda untuk melakukan investasi. Padahal dengan berinvestasi secara rutin, kita dapat mempersiapkan segala macam kebutuhan mulai dari kebutuhan jangka pendek hingga panjang. 

Namun sebenarnya, kini telah tersedia fasilitas autodebet untuk membantu kita menyisihkan uang secara otomatis dari rekening tabungan kita untuk investasi.

Nah, fasilitas autodebet ini juga sudah tersedia untuk investasi reksa dana. Fasilitas ini banyak ditawarkan tiap perusahaan manajer investasi atau pun agen penjual dengan memotong dana di tabungan secara otomatis tiap bulannya untuk diinvestasikan pada reksa dana.

Besarnya nominal dana yang akan dipotong tiap bulannya ditentukan oleh investor itu sendiri, namun biasanya dengan minimal Rp100 ribu sudah bisa mengikuti program ini. Dengan adanya fasilitas ini, investor tidak perlu repot-repot mentransfer secara manual tiap bulannya untuk melakukan penambahan (top up) investasi reksa dana.

Fasilitas ini juga membantu investor untuk mendisiplinkan diri dalam investasi reksa dana secara rutin tiap bulan, yang memiliki kesulitan menyisihkan pendapatannya. Dengan adanya autodebet, investor tidak perlu pusing memikirkan harus menyisihkan dana untuk investasi, karena akan secara otomatis terpotong pada tanggal yang telah dipilihnya.

“Saya ikut program autodebet reksa dana karena ingin mendisiplinkan diri untuk berinvestasi. Setiap hari pergerakan Nilai Aktiva Bersih (NAB) juga bisa naik dan turun. Dengan penambahan investasi dengan sistem autodebet, return (keuntungan) yang dihasilkan juga dapat dirata-ratakan di akhir periode,” ujar Niko Antonio Susanto, salah satu investor reksa dana online di Marketplace Investasi Bareksa.

Namun, fasilitas ini (autodebet) biasanya dikenakan biaya bank (bank fee). Besarnya biaya bank ini berbeda, tapi jika melakukan autodebet melalui Bareksa, hanya akan dikenakan biaya bank sebesar Rp3.000-5.000 per bulannya.

Yang perlu diperhatikan oleh investor adalah transaksi autodebet pada reksa dana berbeda dengan autodebet pada asuransi. Jika suatu saat rekening tabungan Anda tidak cukup untuk melakukan autodebet, maka transaksi top up reksa dana pada bulan tersebut batal. Investor pun tidak akan dikenakan denda atau pun pengurangan saldo investasi.

Berinvestasi di reksa dana secara konsisten dengan fasilitas autodebet, kita bisa mencapai tujuan investasi yang terarah dan memiliki kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Jadi, sekarang sudah tidak ada alasan lagi untuk sulit menyisihkan uang dan menunda berinvestasi.

Ayo, menabung reksa dana!


Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB