Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Menkeu Klaim Ratio Utang Aman Meski Penerbitan Sukuk Naik

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 17 Mei 2016 | 15:34 WIB
Menkeu Klaim Ratio Utang Aman Meski Penerbitan Sukuk Naik
Bambang Brodjonegoro (kiri) di Sidang Tahunan ke-41 Islamic Development Bank (IDB) tahun 2016 di Jakarta Convention Center, Senin (16/5/2016). [Antara]

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mencatat sejak 2008 hingga 2016 yang nilai penerbitan sukuk mencapai 38 miliar dolar AS atau sekitar Rp503 triliun. Hal ini tentunya akan berampak pada jumlah utang Indonesia. Pasalnya sukuk ini bertujuan untuk menutupi defisit Anggaran pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara memastikan bahwa jual obligasi ini tidak akan mengganggu ratio utang Indonesia. Ia mengklaim, ratio utang Indonesia ini masih manageable sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“Kalau ratio utang kita ini masih manageable kok di level 2 persen. Ini masih lebih rendah kalau dibandingkan dengan negara lain seperti Jepang yang sudah 250 persen. Kalau di Asia Tenggara kan ratio utang negara rata-rata 50-60 persen. Tapi pemerintah nggak mau sampai berlebihan. Kan batas di UU bisa sampai 60 persen kita nggak mau,” kata Suahasil saat dtemui di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2016).

Ia pun mengaku, jika ada peningkatan ratio utang akibat penerbitan Sukuk ini tidak masalah jika dialirkan untuk kegiatan-kegiatan yang lebih produktif atau bertujuan untuk pembangunan. Menurutnya, jika Sukuk ini diberikan untuk pembiayaan pembangunan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian di Indonesia.

“Kalau buat BBM ya itu kan konsumtif nggak bagus. Karena sekarang juka subsidi BBM kan sudah dihapus jadi bisa kita alihkan ke proyek pembangunan,” katanya.

Suahasil pun mengatakan, di tahun2016 ini pemerintah menargetkan untuk penerbitan sukuk di dalam negeri sebesar Rp100 triliun. Sedangkan untuk sukuk global pemerintah sudah menerbitkan sukuk sebesar 2,5 miliar dolar AS.

“Kalau yang gobal kan sudah. Ini peminatnya sangat banyak. Yang kamarin yang global masuk 8 miliar dolar AS, ini naik tiga kali lipat. Tapi kita hanya ambil 2,5 miliar dolar AS,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di IDB, Menkeu Klaim Penerbitan Sukuk Capai Rp503 Triliun

Di IDB, Menkeu Klaim Penerbitan Sukuk Capai Rp503 Triliun

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 12:52 WIB

Wapres IDB Puji Pengelolaan Sukuk oleh Indonesia

Wapres IDB Puji Pengelolaan Sukuk oleh Indonesia

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 12:36 WIB

Menkeu Bambang Pamerkan Instrumen Pembiayan Sukuk

Menkeu Bambang Pamerkan Instrumen Pembiayan Sukuk

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 12:35 WIB

Maret 2016, Cadangan Devisa RI Sebesar 107,5 Miliar Dolar AS

Maret 2016, Cadangan Devisa RI Sebesar 107,5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 08 April 2016 | 11:07 WIB

Total Obligasi & Sukuk Sepanjang Januari 2016 Capai Rp850 Miliar

Total Obligasi & Sukuk Sepanjang Januari 2016 Capai Rp850 Miliar

Bisnis | Senin, 18 Januari 2016 | 14:20 WIB

Hari Ini Indonesia Sukuk Index (ISIX) Diluncurkan

Hari Ini Indonesia Sukuk Index (ISIX) Diluncurkan

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 13:46 WIB

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global Dua Miliar Dolar

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global Dua Miliar Dolar

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2015 | 05:44 WIB

Pemerintah Raup Rp1 Triliun dari Penjualan Surat Utang Syariah

Pemerintah Raup Rp1 Triliun dari Penjualan Surat Utang Syariah

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2014 | 11:47 WIB

Surat Berharga Syariah Negara Kurang Diminati

Surat Berharga Syariah Negara Kurang Diminati

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2014 | 08:34 WIB

Pemerintah Siap Antisipasi Kenaikan Suku Bunga FED

Pemerintah Siap Antisipasi Kenaikan Suku Bunga FED

Bisnis | Sabtu, 22 Maret 2014 | 03:00 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB