Pemerintah Kaji Insentif Pajak khusus Sukuk

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 17 Mei 2016 | 16:02 WIB
Pemerintah Kaji Insentif Pajak khusus Sukuk
Gedung Kementerian Keuangan, di Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Kementerian Keuangan tengah kajian terkait penerbitan kebijakan pemberian insentif pajak atas sukuk. Hal tersebut bertujuan dapat bersaing dengan obligasi konvesional yang tumbuh sangat signifikan.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahasil Nazara pun mengakui bahwa perkembangan surat utang syariah belum terlampau signifikan karena terbentus masalah perpajakan. Oleh sebab itu, pihaknya mengaku sedang mengkaji kebijakan tersebut.

“Memang kami ada pemikiran untuk memberikan insentif pajak yang Surat Berharga negara. Kita masih meneliti dampaknya bagaimana nanti untuk pasar modal kita,” kata Suahasil saat ditemui di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2016).

Ia pun mengaku, tak menutup kemuningkinan insentif ini akan diberlakukan. Namun, semua bergantung pada antusiasme pasar.

“Jadi kalau memang ini bisa membuat pasar kita lebih mara dan baik ya pasti akan kita lalukan. Makanya kita lihat dulu dan dikaji bagaimana penerapannya,” katanya.

Sebelumnya, Deputi Komisioner OJK Sarjito, meminta kepada pemerintah untuk memberikan instrument baru dalam pasar keuangan syariah. Salah satunya adalah pemerian insentif pajak terhadap sukuk. Menurutnya, dengan adanya insentif pajak ini bisa membuat investor lebih tertarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkeu Klaim Ratio Utang Aman Meski Penerbitan Sukuk Naik

Menkeu Klaim Ratio Utang Aman Meski Penerbitan Sukuk Naik

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 15:34 WIB

Di IDB, Menkeu Klaim Penerbitan Sukuk Capai Rp503 Triliun

Di IDB, Menkeu Klaim Penerbitan Sukuk Capai Rp503 Triliun

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 12:52 WIB

Wapres IDB Puji Pengelolaan Sukuk oleh Indonesia

Wapres IDB Puji Pengelolaan Sukuk oleh Indonesia

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 12:36 WIB

Menkeu Bambang Pamerkan Instrumen Pembiayan Sukuk

Menkeu Bambang Pamerkan Instrumen Pembiayan Sukuk

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 12:35 WIB

Maret 2016, Cadangan Devisa RI Sebesar 107,5 Miliar Dolar AS

Maret 2016, Cadangan Devisa RI Sebesar 107,5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 08 April 2016 | 11:07 WIB

Total Obligasi & Sukuk Sepanjang Januari 2016 Capai Rp850 Miliar

Total Obligasi & Sukuk Sepanjang Januari 2016 Capai Rp850 Miliar

Bisnis | Senin, 18 Januari 2016 | 14:20 WIB

Hari Ini Indonesia Sukuk Index (ISIX) Diluncurkan

Hari Ini Indonesia Sukuk Index (ISIX) Diluncurkan

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 13:46 WIB

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global Dua Miliar Dolar

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global Dua Miliar Dolar

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2015 | 05:44 WIB

Pemerintah Raup Rp1 Triliun dari Penjualan Surat Utang Syariah

Pemerintah Raup Rp1 Triliun dari Penjualan Surat Utang Syariah

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2014 | 11:47 WIB

Surat Berharga Syariah Negara Kurang Diminati

Surat Berharga Syariah Negara Kurang Diminati

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2014 | 08:34 WIB

Terkini

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:08 WIB

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:57 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB