Begini Cara Bulog Menekan Harga Beras Lokal yang Mahal

Siswanto, Dian Rosmala

Selasa, 07 Juni 2016 | 15:58 WIB
Begini Cara Bulog Menekan Harga Beras Lokal yang Mahal
Ketua DPR Ade Komarudin dan Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu di gudang Bulog Jakarta [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua DPR Ade Komarudin berharap agar Badan Urusan Logistik kembali pada peranan awal yaitu penyangga sembilan bahan pokok bagi masyarakat. Ade berharap Bulog bisa mengatasi harga beras lokal yang mahal.

"Kalau DPR dorong Bulog kembali jadi badan yang menyangga sembilan bahan pokok, ini kan sudah amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012. Potong mata rantai yang tujuh sampai delapan tadi. Kita bisa dapat beras harga bagus nggak?" kata Ade di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Mendengar pertanyaan Ade, Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu menanggapi secara positif.

Saat ini, kata dia, Bulog sedang berupaya mengembangkan lumbung padi di berbagai daerah.

"Langkah kami untuk memotong tujuh sampai delapan rantai yang ditemukan BPS, kami sedang mengembangkan lumbung pangan di Ciamis dan di beberapa tempat lainnya," kata Wahyu.

Dengan demikian, kata dia, petani tidak lagi harus melempar hasil panen ke pengepul karena sudah disediakan lumbung sendiri dan langsung dibeli oleh Bulog.

"Agar petani yang berproduksi bisa langsung simpan di lumbungnya, dan kami langsung beli ke lumbungnya. Jadi ketika dibutuhkan untuk raskin bisa langsung dan efisien," tutur Wahyu.

Mendengar penjelasan Wahyu, Ade langsung mengimbau supaya manajemen pergudangan dapat dimodernkan. Jika setiap daerah dengan potensinya masing-masing memiliki gudang sendiri, hal tersebut bisa menciptakan efisiensi.

"Ya berarti kita harus perbaiki soal manajemen pergudangan. Harus dimodernkan keseluruhannya. Jadi di setiap produksi ada gudangnya masing-masing. Seperti di Brebes kita bikin gudang bawang, agar rantai terpotong panjang," kata Ade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bulog Koreksi Ucapan Ketua DPR Soal Kenapa Beras Lokal Mahal

Bulog Koreksi Ucapan Ketua DPR Soal Kenapa Beras Lokal Mahal

DPR | Selasa, 07 Juni 2016 | 15:23 WIB

Ketua DPR Temukan Beras Impor, Ini Penjelasan Bulog

Ketua DPR Temukan Beras Impor, Ini Penjelasan Bulog

DPR | Selasa, 07 Juni 2016 | 14:37 WIB

Wakil Ketua DPR Kritik Kinerja Bulog Tak Maksimal

Wakil Ketua DPR Kritik Kinerja Bulog Tak Maksimal

Bisnis | Senin, 06 Juni 2016 | 11:59 WIB

Komisi IV Peringatkan Bulog Hati-hati Serap Gabah

Komisi IV Peringatkan Bulog Hati-hati Serap Gabah

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 07:35 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×