Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Senator: Bila Harga Daging Tak Turun, Menterinya Pecat Saja

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 13 Juni 2016 | 15:18 WIB
Senator: Bila Harga Daging Tak Turun, Menterinya Pecat Saja
Pedagang daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (7/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba beserta senator asal Lampung Anang Prihantoro memantau harga daging jelang Lebaran di Pasar Bandar Jaya, Lampung Tengah, Senin (13/6/2016). Dari pantauan di lapangan, harga daging sapi memang mengalami kenaikan yaitu mencapai Rp110 ribu per kilogram.

"Kalau melihat harga daging sapi menjelang Lebaran di sini sudah mencapai Rp110 ribu per kilogram," kata Anang di Pasar Bandar Jaya melalui pernyataan tertulis.

Anang mengatakan bagaimana masyarakat mampu membeli daging sapi bila harganya mencapai Rp110 ribu per kilogram hingga Rp120 ribu per kilogram.

"Presiden Joko Widodo juga sempat mengatakan harga daging menjelang lebaran harus di bawah Rp100 ribu per kilogram. Makanya, kami ingin mengetahui di lapangan seperti apa," tutur anggota Komite II DPD.

Menurut Anang pemerintah pusat harus lebih keras lagi untuk mencari cara supaya harga daging turun.

"Selain itu, peternak-peternak di desa yang mempunyai sapi juga harus mendapatkan manfaat dari laba kenaikan. Jangan perusahaan saja yang mendapatkan manfaat itu," kata Anang.

Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba menambahkan dalam waktu dekat Komite II akan bertemu dengan Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Parlindungan menyarankan agar Pasar Bandar Jaya memiliki rumah potong hewan yang bisa mendapatkan sumber PAD bagi pendapatan daerah. Tetapi, pelaksanaannya harus tetap diawasi karena di salah satu kota ada rumah potong hewan, tapi harga dagingnya tetap mahal.

"Jadi perlu mekanisme supaya dikelola dengan baik. Intinya, kami berharap harus ada sistem pengendalian harga," kata senator asal Sumatera Utara.

Dia menambahkan berdasarkan masukan dari pedagang sapi, jika harga daging melebihi Rp100 ribu per kilogram, maka akan sepi pembeli. Untuk itu, sudah saatnya pemerintah mengintervensi harga pasar.

"Saya mendukung apa yang dikatakan oleh Presiden Jokowi. Jika tidak dibawah Rp100 ribu hingga Rp80 ribu, menterinya pecat saja," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Titik OP Daging Sapi Wilayah Jabar

Ini Titik OP Daging Sapi Wilayah Jabar

Bisnis | Minggu, 12 Juni 2016 | 10:39 WIB

Mentan: Operasi Pasar Akan Dilakukan Hingga Harga Stabil

Mentan: Operasi Pasar Akan Dilakukan Hingga Harga Stabil

Bisnis | Minggu, 12 Juni 2016 | 10:24 WIB

Mentan Akui Turunkan Harga Daging Sapi Tidak Mudah

Mentan Akui Turunkan Harga Daging Sapi Tidak Mudah

Bisnis | Minggu, 12 Juni 2016 | 10:09 WIB

Ini Upaya Usman Stabilkan Harga Daging Sapi

Ini Upaya Usman Stabilkan Harga Daging Sapi

Bisnis | Minggu, 12 Juni 2016 | 07:38 WIB

Terkini

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:52 WIB

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB