Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Dirjen Bea Cukai Musnahkan Ribuan Barang Ilegal

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 20 Juni 2016 | 12:10 WIB
Dirjen Bea Cukai Musnahkan Ribuan Barang Ilegal
Dirjen Bea dan Cukai memusnahkan ribuan botol minuman keras, handphone dan obat-obatan yang dinilai ilegal. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, hari ini, Senin (20/6/2016) memusnahkan ribuan botol minuman keras, handphone dan obat-obatan yang dinilai ilegal.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi menjelaskan, untuk hasil penindakkan yang telah dilakukan, instansinya berhasil menyita 38 ribu botol miras ilegal atau senilai Rp8,8 miliar. Selain minuman keras, Dirjen Bea dan Cukai berhasil mengamankan lima ribu unit handphone atau senilai Rp6,3 miliar.

"Kalau yang handphone ini disita karena nggak ada izin dari instansi terkait. Kan kalau mau dijual ke masyarakat harus ada izin dari Kominfo, nah ini nggak ada. Kalau yang Miras, ini ada dua macam kenapa dikatakan ilegal, pertama karena isinya yang palsu atau campuran. Kedua pita cukainya yang dipalsukan. Makanya ini kami sita," kata Heru saat menggelar konferensi pers di kantor Bea dan Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (20/6/2016).

Selan itu, lanjut Heru, selain miras dan handphone, Dirjen Bea dan Cukai berhasil menyita  1370 paket obat-obatan yang dinilai ilegal dan abal-abal. Penindakan dilakukan di seluruh kantor pos Indonesia.

"Seperti diketahui, barang masuk itu selain dari bandar udara,juga bisa melalui kantor pos. Makanya kita melakukan penyidikan ke kantor pos, ternyata ada barang kiriman ilegal yakni obat-obatan senilai Rp88 juta," katanya.

Selain itu, Bea dan Cukai juga berhasil menemukan 15 juta batang rokok yang berdar dimasyarakat secara ilegal. Lantaran bisa membahayakan masyarakat yang mengkonsumsinya.

"Rokok itu kan sudah berbahaya, apalagi kalau rokok ini pakai bahan yang tidak sesuai dengan ketentuan, ini kan lebih membahayakan. Jadi ini kami temukan rokok palsu, mirip dengan asli tapi ini palsu. Penemuan ini senilai Rp5,5 miliar," katanya.

Diperkirakan, dengan adanya produk-produk ilegal ini, negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp46 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Besok Sri Mulyani Lantik Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Secara Tertutup

Besok Sri Mulyani Lantik Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Secara Tertutup

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 18:21 WIB

Jakarta Banjir Lagi! Ratusan RT Terendam, Kerugian Ekonomi Menumpuk Sejak 2020

Jakarta Banjir Lagi! Ratusan RT Terendam, Kerugian Ekonomi Menumpuk Sejak 2020

Video | Kamis, 06 Maret 2025 | 17:00 WIB

Akibat Kebakaran, Kerugian Ekonomi Amerika Serikat 6 Kali Lipat Lebih Parah Dibandingkan Bantuan Militer ke Israel

Akibat Kebakaran, Kerugian Ekonomi Amerika Serikat 6 Kali Lipat Lebih Parah Dibandingkan Bantuan Militer ke Israel

Bisnis | Senin, 13 Januari 2025 | 12:57 WIB

Banjir Buat Ekonomi Merugi, Kini Sudah Ada Teknologi Untuk Mengatasinya

Banjir Buat Ekonomi Merugi, Kini Sudah Ada Teknologi Untuk Mengatasinya

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 07:39 WIB

Gegara Perubahan Iklim RI Bisa Tekor Rp544 Triliun, Bappenas: Kita Menghadapi Krisis Planet Ganda

Gegara Perubahan Iklim RI Bisa Tekor Rp544 Triliun, Bappenas: Kita Menghadapi Krisis Planet Ganda

Bisnis | Jum'at, 08 September 2023 | 17:17 WIB

Tak Hanya Sektor Kesehatan, Polusi Udara Bisa Sebabkan Ekonomi RI Rugi

Tak Hanya Sektor Kesehatan, Polusi Udara Bisa Sebabkan Ekonomi RI Rugi

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 18:33 WIB

Indonesia Rugi Rp 3,5 Triliun Gegara Gagal Gelar Piala Dunia U-20

Indonesia Rugi Rp 3,5 Triliun Gegara Gagal Gelar Piala Dunia U-20

Bisnis | Kamis, 06 April 2023 | 17:46 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB