Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mendag Sebut Tak Banyak Masyarakat Paham Investasi Bodong

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 21 Juni 2016 | 18:31 WIB
Mendag Sebut Tak Banyak Masyarakat Paham Investasi Bodong
Mendag Thomas Lembong inspeksi harga pangan di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (10/6/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengatakan jumlah masyarakat yang menjadi korban dari investasi bodong terus mengalami peningkatan. Hal tersebut, lantaran, masih banyak masyarakat yang belum memahami dengan baik terkait melek financial atau memahami soal industri keuangan.

"Karena semakin meningingkatnya investasi yang melawan hukum, pengaduan masyarakat akan hal tersebut juga meningkat. Karena masyarakat kita ini belum melek financial atau memahami terkait industri keuangan," kata Tom Lembong dalam 'Penandatanganan Nota Kesepakatan OJK Satgas Waspada Investasi' yang disampaikan oleh Kepala Bapepti Kemendag, Bahrul Chairi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2016).

Oleh karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan yang meningkatkan koprdinasi Satgas Waspada Investasi dengan beberapa Kementerian dan Lembaga pemerintahan untuk menciptakan keamanan investasi di masyarakat.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, kinerja satgas perelu ditingkatkan untuk memberantas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kami mendukung penuh adanya satgas ini. Tujuan dari investasi ini kan memberikan keuntungan kepada masyarakat bukan sebaliknya. Maka dari itu kita harus bekerjasama memperbaiki ini semua," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketuan Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad yang mengatakan bahwa para pelaku investasi ilegal saat ini sudah semakin banyak dengan berbagai modus.

Sehingga dibutuhkan kerjasama yang kuat antar lembaga untuk melindungi masyarakat dari tindakan investasi yang melawan hukum.

"Pertama itu di edukasi, kalau diedukasi masyarakat masih terjerat, maka kita kuatkan di sektor penanganannya. Jika ini berjalan dengan baik, maka masyarajat akan terhindar dari praktik-praktik invetasi ilegal," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Thomas Lembong Akui Dirinya Terlambat Impor Daging Sapi

Thomas Lembong Akui Dirinya Terlambat Impor Daging Sapi

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:39 WIB

Mendag Jamin Stok Pangan Saat Ramadan dan Lebaran Aman

Mendag Jamin Stok Pangan Saat Ramadan dan Lebaran Aman

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 10:31 WIB

Inilah Alasan Mendag Lebih Pilih Impor Daging Sapi Beku

Inilah Alasan Mendag Lebih Pilih Impor Daging Sapi Beku

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 10:05 WIB

Sidak ke Pasar Rawamangun, Mendag Diteriaki Penjual Daging

Sidak ke Pasar Rawamangun, Mendag Diteriaki Penjual Daging

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 09:17 WIB

Pemerintah Terapkan SVLK Setelah Dapat Sertifikasi Ekspor Kayu

Pemerintah Terapkan SVLK Setelah Dapat Sertifikasi Ekspor Kayu

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 16:54 WIB

Dapat Sertifikasi Kayu, Indonesia Langsung Ekspor Ke Eropa

Dapat Sertifikasi Kayu, Indonesia Langsung Ekspor Ke Eropa

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 15:45 WIB

Walau Ekonomi Loyo, Mendag Optimis Ekspor RI Tahun Ini Bisa Naik

Walau Ekonomi Loyo, Mendag Optimis Ekspor RI Tahun Ini Bisa Naik

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 13:41 WIB

Tahun Ini Pemerintah Revitalisasi 1000 Pasar Tradisional

Tahun Ini Pemerintah Revitalisasi 1000 Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 03 Mei 2016 | 13:32 WIB

Mendag: Konsumen Jepang, Korea, dan Jerman Paling Cerewet

Mendag: Konsumen Jepang, Korea, dan Jerman Paling Cerewet

Bisnis | Selasa, 26 April 2016 | 12:41 WIB

Mendag: Konsumen Indonesia Rentan Dieksploitasi

Mendag: Konsumen Indonesia Rentan Dieksploitasi

Bisnis | Selasa, 26 April 2016 | 12:04 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×