Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Harga Emas Naik Akibat Pasar Tak Pasti Usai Brexit

Tomi Tresnady | Suara.com

Kamis, 30 Juni 2016 | 07:29 WIB
Harga Emas Naik Akibat Pasar Tak Pasti Usai Brexit
Ilustrasi emas batangan [freedigitalphotos/renjith krishnan]

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena pasar masih tidak pasti akibat dampak jangka panjang dan jangka menengah keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Oktober naik 9 dolar AS, atau 0,68 persen, menjadi menetap di 1.326,90 dolar AS per ounce.

Pedagang dengan hati-hati kembali memasuki pasar ekuitas AS pada Rabu, mendorong Dow Jones Industrial Average (DJIA) AS memperpanjang kenaikannya dari Selasa, dengan DJIA menambahkan 267 poin, atau 1,53 persen pada pukul 18.30 GMT.

Namun, para analis mencatat, ini belum mengembilkan kerugian dalam sesi sebelumnya menyusul pilihan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa pada pekan lalu.

Referendum yang dijuluki "Brexit" dan sebagian besar dipandang sebagai langkah sangat tidak stabil telah menyebabkan volatilitas di pasar, memicu para investor memburu emas sebagai aset "safe haven".

Emas mendapat dukungan tambahan karena indeks dolar AS turun 0,35 persen menjadi 95,73 pada pukul 18.30 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah.

Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Rabu bahwa pendapatan pribadi dan belanja konsumen masing-masing meningkat 0,2 persen dan 0,4 persen pada Mei.

Kedua angka tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar, kemungkinan meyakinkan investor bahwa meskipun Brexit, ekonomi AS tetap di jalurnya dalam jangka pendek, mencegah logam mulia dari kenaikan lebih lanjut, kata para analis.

Perak untuk pengiriman September naik 51,8 sen, atau 2,90 persen, menjadi ditutup pada 18,407 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 32,9 dolar AS, atau 3,36 persen, menjadi ditutup pada 1.013,50 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Melemah karena Kekhawatiran Brexit Berkurang

Dolar AS Melemah karena Kekhawatiran Brexit Berkurang

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 07:01 WIB

Forextime Nilai Pasar Global Telah Pulih dari Pengaruh Brexit

Forextime Nilai Pasar Global Telah Pulih dari Pengaruh Brexit

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 12:39 WIB

Pertama Kalinya Bursa Saham AS dan Eropa Menguat Pasca Brexit

Pertama Kalinya Bursa Saham AS dan Eropa Menguat Pasca Brexit

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:13 WIB

Dampak Brexit Mereda, Dolar Mengalami Koreksi

Dampak Brexit Mereda, Dolar Mengalami Koreksi

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 07:52 WIB

Ini Ucapan Pertama Ratu Elizabeth Usai Inggris Keluar Uni Eropa

Ini Ucapan Pertama Ratu Elizabeth Usai Inggris Keluar Uni Eropa

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:57 WIB

Inggris Keluar Uni Eropa, Sadiq Khan Minta London Diberi Otonomi

Inggris Keluar Uni Eropa, Sadiq Khan Minta London Diberi Otonomi

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 17:06 WIB

Inggris Keluar Uni Eropa, Muslim dan Minoritas Jadi Objek Rasisme

Inggris Keluar Uni Eropa, Muslim dan Minoritas Jadi Objek Rasisme

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:21 WIB

Forextime: Brexit Jadi Mimpi Buruk Bagi Bank Sentral Jepang

Forextime: Brexit Jadi Mimpi Buruk Bagi Bank Sentral Jepang

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:30 WIB

Menkeu AS Pastikan Tak Ada Indikasi Krisis Pasca Brexit

Menkeu AS Pastikan Tak Ada Indikasi Krisis Pasca Brexit

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:00 WIB

Lembaga Pemeringkat Ramai-ramai Turunkan Peringkat Utang Inggris

Lembaga Pemeringkat Ramai-ramai Turunkan Peringkat Utang Inggris

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:17 WIB

Terkini

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:01 WIB

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB