Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menkeu AS Pastikan Tak Ada Indikasi Krisis Pasca Brexit

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2016 | 12:00 WIB
Menkeu AS Pastikan Tak Ada Indikasi Krisis Pasca Brexit
Istana kepresidenan Amerika Serikat, Gedung Putih (Shutterstock).

Menteri Keuangan AS Jacob Lew mengatakan pada Senin (27/6/2016) bahwa tidak ada indikasi referendum Inggris meninggalkan Uni Eropa (EU) akan mengakibatkan krisis keuangan lain.

"Tidak ada pertanyaan bahwa ini adalah sebuah 'headwin' tambahan, tapi saya berpikir bahwa itu adalah sesuatu yang kita dapat dikelola melalui Eropa dan Inggris," kata Lew dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

"Anda telah melihat pembuat kebijakan bertindak dalam cara yang sangat bertanggung jawab pada hari-hari menjelang dan pemungutan suara. Tidak ada perasaan krisis keuangan akan berkembang." Sementara pasar saham global anjlok tajam dan pound Inggris merosot ke posisi terendah 31-tahun terhadap dolar AS setelah hasil referendum Inggris, Lew mengatakan dampak pada pasar keuangan sejauh ini telah tertata.

"Jelas ini adalah perubahan kebijakan yang memiliki implikasi mengubah keputusan investor, membuat saya jadi tidak mengatakan tida ada dampaknya pada pasar, tapi sudah berdampak teratur sejauh ini," katanya, mencatat bahwa bank-bank Eropa "lebih siap" untuk mengatasi dampak Brexit daripada mereka berada di 2008.

Menyusul keputusan untuk keluar dari Uni Eropa, Inggris perlu menegosiasikan persyaratan penarikan dan hubungan baru dengan Uni Eropa.

Lew mengatakan ia memperkirakan akan melihat periode panjang perubahan di Eropa dan banyak perhatian akan dibayarkan kepada kebijakan, tindakan dan kata-kata yang digunakan oleh para pembuat kebijakan.

"Semakin banyak ada fokus pada memulihkan kepercayaan, semakin ada fokus pada menjaga kondisi untuk meningkatkan pertumbuhan, semakin baik," katanya, mendesak semua pemerintah di seluruh dunia untuk menggunakan semua alat yang tersedia, termasuk kebijakan fiskal, kebijakan moneter dan reformasi struktural, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam menanggapi Brexit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Karier Hodgson di Timnas Inggris dalam Angka

Inilah Karier Hodgson di Timnas Inggris dalam Angka

| Selasa, 28 Juni 2016 | 11:46 WIB

Lembaga Pemeringkat Ramai-ramai Turunkan Peringkat Utang Inggris

Lembaga Pemeringkat Ramai-ramai Turunkan Peringkat Utang Inggris

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:17 WIB

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:32 WIB

Hodgson Mundur, Rooney Tetap Lanjut Perkuat Inggris

Hodgson Mundur, Rooney Tetap Lanjut Perkuat Inggris

| Selasa, 28 Juni 2016 | 09:50 WIB

Usai Brexit Ekonomi Inggris Bakal Alami Resesi

Usai Brexit Ekonomi Inggris Bakal Alami Resesi

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 08:29 WIB

Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE

Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:50 WIB

AS: Peran Inggris di Kancah Global Berubah PascaBrexit

AS: Peran Inggris di Kancah Global Berubah PascaBrexit

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:42 WIB

Jerman Sebut Keputusan Inggris Tinggalkan UE Bersifat Tetap

Jerman Sebut Keputusan Inggris Tinggalkan UE Bersifat Tetap

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:16 WIB

Harga Minyak Mentah Anjlok Akibat Brexit

Harga Minyak Mentah Anjlok Akibat Brexit

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:07 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB