Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Harga Minyak Naik Dipicu Serangan di Turki dan Bangladesh

Tomi Tresnady | Suara.com

Sabtu, 02 Juli 2016 | 07:12 WIB
Harga Minyak Naik Dipicu Serangan di Turki dan Bangladesh
Tambang minyak di Monahans, Texas, Amerika Serikat. [pixabay]

Suara.com - Harga minyak mengakhiri minggu bergejolak dengan lebih tinggi pada Jumat (1/7/2016) atau Sabtu pagi WIB, karena krisis penyanderaan di Bangladesh menghidupkan kembali kekhawatiran tentang risiko politik dan implikasinya bagi pasokan minyak.

Sejumlah pria bersenjata menyerbu sebuah restoran yang ramai di ibukota Bangladesh, Dhaka, pada Jumat malam, menyandera para pengunjung dan memicu baku tembak dengan polisi, kata para petugas.

Analis mengatakan pasar minyak sudah gelisah setelah serangan bunuh diri pada Selasa di bandara Istanbul di Turki, yang mengakibatkan 44 orang tewas.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 66 sen menjadi berakhir di 48,99 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September, patokan global, menguat 64 sen menjadi menetap di 50,35 dolar AS per barel di perdagangan London.

Para investor ingin bermain aman sebelum libur panjang akhir pekan, dengan pasar AS ditutup pada Senin (4/7) untuk liburan Hari Kemerdekaan AS, kata konsultan industri energi Andy Lipow.

"Pasar tidak benar-benar ingin pergi ke akhir pekan yang singkat (pada minyak) mengingat apa yang telah terjadi di Timur Tengah," kata Lipow. "Mungkin ada beberapa kegugupan masuk ke akhir pekan tiga hari." Lipow mengatakan minyak juga diperkirakan menerima dukungan dari kenaikan penggunaan bensin musim panas ini, karena lebih banyak pengendara diuntungkan dari harga bensin lebih rendah di SPBU dan memilih untuk melakukan perjalanan darat daripada perjalanan udara.

Perdagangan Jumat menutup seminggu bergejolak untuk minyak, karena penurunan harga pertama bersama dengan pasar ekuitas dalam menanggapi pilihan Inggris pada 23 Juni untuk meninggalkan Uni Eropa, sebelum mulai pulih pada Selasa.

Brexit dipandang sebagai "headwind" (penghambat) untuk pertumbuhan global, meskipun ada perdebatan di antara para ekonom tentang sejauh mana dampaknya.

Sebagian besar analis masih melihat pasar minyak sebagai kelebihan pasokan karena tingginya produksi di produsen-produsen utama OPEC, meskipun ada gangguan pasokan di beberapa negara penghasil minyak utama, seperti Nigeria dan Kanada.

Kenaikan harga minyak juga didukung oleh melemahnya dolar AS yang meningkatkan sentimen investor, karena membuat minyak dalam denominasi dolar lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga minyak mentah juga didukung data terakhir yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS telah turun untuk minggu keenam berturut-turut.

Badan Informasi Energi AS mengatakan dalam laporan mingguannya pada Rabu bahwa persediaan minyak mentah AS turun 4,1 juta barel menjadi 526,6 juta barel dalam pekan yang berakhir 24 Juni. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cadangan AS Turun, Harga Minyak Dunia Melonjak

Cadangan AS Turun, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 06:35 WIB

Harga Minyak Dunia Naik ke Level Tertinggi Baru di 2016

Harga Minyak Dunia Naik ke Level Tertinggi Baru di 2016

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 06:06 WIB

OPEC Gagal Lagi Tetapkan Kuota Produksi Minyak

OPEC Gagal Lagi Tetapkan Kuota Produksi Minyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juni 2016 | 08:53 WIB

Persediaan AS Turun, Harga Minyak Dunia Melonjak

Persediaan AS Turun, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 03 Juni 2016 | 08:22 WIB

Harga Minyak Turun

Harga Minyak Turun

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2016 | 06:37 WIB

Saham Indonesia Semakin Lesu

Saham Indonesia Semakin Lesu

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2016 | 07:14 WIB

Pertamina Turunkan Harga Pertamax dan Pertalite Rp300 per Liter

Pertamina Turunkan Harga Pertamax dan Pertalite Rp300 per Liter

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 14:02 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 02:49 WIB

Aksi Ambil Untung Sebabkan Harga Minyak Jatuh

Aksi Ambil Untung Sebabkan Harga Minyak Jatuh

Bisnis | Sabtu, 14 Mei 2016 | 07:01 WIB

Sabotase di Nigeria Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia

Sabotase di Nigeria Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 05:29 WIB

Terkini

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:36 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB