Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Jangan Sampai Nyesel, Nih Bukti Bahaya Memiliki Utang

Angelina Donna

Kamis, 14 Juli 2016 | 10:03 WIB
Jangan Sampai Nyesel, Nih Bukti Bahaya Memiliki Utang
Ilustrasi (dollarphotoclub/duitpintar)

Suara.com - Masak sih, ada bahaya memiliki utang? Negara saja berutang lho. Bahkan Amerika yang dikenal superkuat itu juga punya utang di mana-mana.  Betul, utang itu adalah salah satu roda penggerak ekonomi negara. Juga manusia individu yang tinggal di dalamnya. Artinya, secara hakikat utang itu gak buruk, meski sebisa mungkin dihindari.

Yang bikin bahaya memiliki utang justru yang punya utang itu sendiri. Entah itu utang kartu kredit, utang modal usaha ke bank, atau utang nasi warteg, wajib dibayar. Tapi, dasar manusia, ada saja yang gegabah dalam memutuskan berutang. Padahal kewajiban orang punya utang itu gede banget.

Utang bakal membahayakan hidup jika situasi di bawah ini terjadi:

 1. Utang tanpa rencana

Malem mingguan aja direncanain. Masak, utang gak pakai rencana? Sedikitnya ada 2 komponen yang mesti masuk dalam rencana utang:

-       Mau utang berapa besar

-       Sanggup bayar lunas berapa lama

 Gede-kecilnya utang bergantung pada kebutuhan dan kemampuan finansial kita. Begitu juga soal tenor alias periode pelunasan. Lihat berapa banyak yang bisa kita sisihkan dari pemasukan tiap bulan. Pastikan keuangan gak morat-marit hanya buat bayar utang.

 2. Utang jadi tabungan

Aneh, tapi nyata. Ada yang memperlakukan kartu kredit dan kartu debit sama. Padahal namanya saja udah beda. Saldo kartu debet bergantung pada jumlah tabungan kita di bank terkait. Sedangkan saldo kartu kredit tergantung limit alat bayar tersebut.

Kalau bayar pakai kartu debit, otomatis duit di tabungan berkurang. Tapi gak kalau kartu kredit. Sekali gesek, berarti beban tagihan bertambah. Dan tagihan itu kudu dilunasi tepat waktu, gak menguap dengan sendirinya.

Ada juga yang pakai utang buat foya-foya. Beli ini-itu dari duit utangan. Giliran datang tagihan, puyeng sendiri.

3. Utang buat lunasin utang

Gali lubang tutup lubang ini namanya. Cari utang baru buat lunasin utang lama. Iya, utang lunas. Tapi muncul beban utang anyar. Mau hidup dengan cara begini terus? Sampai kapan? Kasihan keluarganya yang nanti dikejar kalau kita udah mati.

 4. Utang dibawa lari

Lari bawa tongkat estafet, kek. Biar berprestasi di atletik. Jangan utang yang dibawa lari. Selain terancam debt collector, kita bisa jadi hidup gak tenteram. Mau ke mana-mana takut ketahuan, meski sikap main serobot debt collector sebenarnya dilarang dalam hukum.

Namanya utang yang mesti dibayar sampai lunas. Kalau dibawa lari, utang itu bakal menjelma jadi bahaya yang mengancam seumur hidup.

 Gimana, utang itu baik kalau yang berutang bertanggung jawab. Dia mesti tahu langkah yang mesti diambil sebelum memutuskan ngutang. Bukan asal ngutang demi gaya hidup. Kecuali emang mau membuktikan bahwa ada bahaya memiliki utang.

Baca juga artikel Duitpintar lainnya:

Gali Lubang Tutup Lubang Jangan Mau Tercekik Ini Jalan Keluar dari Utang

Suami Istri Jangan Ada Dusta di Antara Kita Termasuk Soal Utang

Surat Terbuka untuk Temanku yang Punya Utang Sama Aku

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Uang Receh Besar Lho, Nih Buktinya

Manfaat Uang Receh Besar Lho, Nih Buktinya

Bisnis | Jum'at, 03 Juni 2016 | 10:44 WIB

Kena PHK Bukan Kiamat, Bangkit dengan Cara Mustajab Ini

Kena PHK Bukan Kiamat, Bangkit dengan Cara Mustajab Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2016 | 11:45 WIB

Gak Punya Duit Cash Gak Masalah, Pakai 7 Cara Renovasi Rumah Ini

Gak Punya Duit Cash Gak Masalah, Pakai 7 Cara Renovasi Rumah Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 07:27 WIB

Gaji Selangit Bukan Tanda Keuangan Sehat? Masak Sih, Lalu Apa?

Gaji Selangit Bukan Tanda Keuangan Sehat? Masak Sih, Lalu Apa?

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 15:16 WIB

Ini Investasi yang Menguntungkan Walau Bukan Investor

Ini Investasi yang Menguntungkan Walau Bukan Investor

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 07:13 WIB

Ini Alasan Beli Mobil Baru Bukan Ide Bagus

Ini Alasan Beli Mobil Baru Bukan Ide Bagus

Otomotif | Kamis, 26 Mei 2016 | 08:15 WIB

Terkini

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB