Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Menkeu Akui Ekonomi Global 2017 Masih Dihantui Ketikdapastian

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:43 WIB
Menkeu Akui Ekonomi Global 2017 Masih Dihantui Ketikdapastian
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. [suara.com/Oke Atmaja]

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memperkirakan tantangan perekonomian global pada 2017 tidak jauh berbeda dengan saat ini, yaitu ketidakpastian di berbagai negara maju maupun berkembang.

"Kami sepakat sepertinya tidak ada sesuatu yang spektakuler secara global, artinya tantangan global tahun depan kira-kira tidak jauh beda dengan tahun ini," kata Bambang saat mengikuti rapat kerja pemerintah dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Bambang mengatakan perekonomian global masih didominasi oleh perekonomian Cina yang menurun, ketidakpastian kenaikan suku bunga acuan AS (Fed Fund Rate) dan gejolak di Eropa pasca hasil referendum Inggris yang keluar dari EU.

 "Paling kemungkinan hanya harga komoditas yang sedikit lebih baik dari tahun ini," ujarnya.

Namun, ia meyakini perekonomian nasional bisa menghadapi tekanan global tersebut karena pemerintah segera mendapatkan dana dari repatriasi modal maupun deklarasi aset program pengampunan pajak untuk menggerakkan roda perekonomian.

Menurut Bambang, program "tax amnesty" tersebut akan memberikan kontribusi nyata pada sektor investasi, yang selama ini menjadi salah satu pendukung utama pertumbuhan ekonomi, selain konsumsi rumah tangga.

"Kami mempunyai optimisme kalau repatriasi dari 'tax amnesty' ini berjalan, dan banyak yang memasukkan dana pada periode November Desember, maka dampak terbesar bukan di 2016 tapi 2017, khususnya sektor investasi," katanya.

Secara keseluruhan, ia mengatakan sektor investasi yang meningkat bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional untuk tumbuh pada perkiraan angka batas bawah asumsi makro 5,3 persen-5,9 persen pada 2017.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2016 akan menjadi titik balik perekonomian nasional untuk kembali tumbuh sesuai potensinya, setelah pemerintah membuat kebijakan fiskal ekspansif pada 2015.

Menurut dia, hasil dari kebijakan fiskal tersebut mulai terlihat, ketika pertumbuhan ekonomi 2015 tercatat mencapai 4,8 persen, dan pada triwulan I-2016 mencapai 4,92 persen, atau terdapat angka peningkatan yang cukup lumayan.

"Untuk itu, asumsi pertumbuhan ekonomi 2016 adalah 5,2 persen atau lebih tinggi dari realisasi 2015 sebesar 4,8 persen, karena tahun ini saja triwulan I sudah 4,9 persen. Kami meyakini titik beloknya sudah kelihatan, tapi ini memerlukan waktu untuk naik," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,9 Persen

Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,9 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 14:49 WIB

Brexit Berdampak Kecil Pada Pertumbuhan Ekonomi Eropa

Brexit Berdampak Kecil Pada Pertumbuhan Ekonomi Eropa

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 09:30 WIB

Kebijakan Tax Amnesty akan Mulai Efektif Setelah Lebaran

Kebijakan Tax Amnesty akan Mulai Efektif Setelah Lebaran

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 12:48 WIB

Disahkan, Esok Pemerintah Mulai Sosialisasi UU Tax Amnesty

Disahkan, Esok Pemerintah Mulai Sosialisasi UU Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:02 WIB

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2,2 Persen

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2,2 Persen

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 07:33 WIB

Pemerintah Berencana Bentuk Kawasan Tax Haven di Indonesia

Pemerintah Berencana Bentuk Kawasan Tax Haven di Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 07:03 WIB

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:38 WIB

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2016 Bisa 5,4 Persen

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2016 Bisa 5,4 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 07:23 WIB

Gelar Buka Bersama, Jokowi Cerita Kondisi Ekonomi Dunia Lagi Lesu

Gelar Buka Bersama, Jokowi Cerita Kondisi Ekonomi Dunia Lagi Lesu

Bisnis | Selasa, 14 Juni 2016 | 18:44 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Realistis

Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Realistis

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2016 | 10:49 WIB

Terkini

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB