Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Ini Alasan Pemerintah Impor Jeroan Sapi

Suwarjono

Selasa, 19 Juli 2016 | 19:09 WIB
Ini Alasan Pemerintah Impor Jeroan Sapi
Harga Daging Sapi Masih Tinggi

Suara.com - Kementerian Pertanian menegaskan jeroan juga memiliki kandungan gizi dan vitamin yang dibutuhkan manusia sehingga bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup tidak akan membahayakan kesehatan.

Direktur Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita di Jakarta, Selasa menyatakan, beberapa kandungan gizi pada jeroan antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, B12 dan asam fosfat, zat besi, kalium , magnesium, fosfor dan zeng.

"Meskipun jeroan mengandung asam purin dan lemak tinggi sehingga bila dikonsumsi berlebihan dapat memicu timbulnya penyakit jantung, radang sendi dan lain-lain, namun tidak semua jeroan seperti jantung memliki kandungan kolesterol dan asam purin tinggi," katanya menanggapi sejumlah kritikan masyarakat terhadap rencana pemerintah untuk mengimpor jeroan sapi.

Sebelumnya pada Januari 2015 Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan jeroan adalah makanan hewan sehingga pemerintah tidak akan membuka impor terhadap produk ternak tersebut.

Namun demikian saat ini Kementerian Pertanian berencana membuka keran impor jeroan dengan alasan tingginya kebutuhan daging di masyarakat sementara harga di pasaran melambung tinggi yakni mencapai Rp120 ribu/kg.

Ketut menyatakan, impor jeroan dilakukan sebagai salah satu cara untuk membantu menurunkan harga daging sapi yang dinilai masih tinggi di pasaran. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah meminta agar harga daging di tingkat konsumen diturunkan hingga Rp 80 ribu per kg.

"Tugas kita di Pertanian menjaga harga daging di Rp 80 ribu. Akhirnya kita mencari pilihan, artinya masyarakat diberikan pilihan selain daging segar, ada frozen dan jeroan. Kan kalau impor sapi bakalan juga sekaligus impor jeroan, karena dalam sapi bakalan, yang diolah selain kulit juga jeroan dan kita makan," kata dia.

Menurut dia, nantinya tidak semua jenis jeroan akan diizinkan masuk di dalam negeri namun hanya tiga jenis yakni jantung, paru dan hati yang masih diperlukan masyarakat Indonesia untuk aneka kuliner tradisional di tanah air.

Ketut menegaskan, tidak benar jika yang mengkonsumsi jeroan hanya masyarakat Indonesia karena terbukit negara-negara maju seperti Italia, Spanyol, Skotlandia, Yunani, Turki, bahkan Korea dan Jepang menggunakan produk ternak ini sebagai bahan makanan yang mahal.

Dia mencontohkan di Inggris jeroan dimanfaatkan sebagai campuran steak, di Jepang untuk campuran Yakitori ataupun Charasco di Brasil yakni makanan dalam bentuk saten yang ada daging, kulit dan hati.

"Bahkan Australia juga mengekspor jeroan ke Amerika Serikat dan Brasil dalam jumlah yang besar," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya, Pemerintah Impor Daging Kerbau dari India

Akhirnya, Pemerintah Impor Daging Kerbau dari India

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2016 | 19:18 WIB

Izinkan Kementan Impor Jeroan, Ini Syarat Dari Kemendag

Izinkan Kementan Impor Jeroan, Ini Syarat Dari Kemendag

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2016 | 17:40 WIB

Daging Sapi Rp120 Ribu, Pemerintah Buka Keran Impor Jeroan

Daging Sapi Rp120 Ribu, Pemerintah Buka Keran Impor Jeroan

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2016 | 14:47 WIB

YLKI Kritik Impor Jeroan Sapi Merendahkan Martabat Bangsa

YLKI Kritik Impor Jeroan Sapi Merendahkan Martabat Bangsa

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 10:37 WIB

Mentan Janji Cabut Semua Hambatan Peredaran Daging

Mentan Janji Cabut Semua Hambatan Peredaran Daging

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2016 | 09:11 WIB

Terkini

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:21 WIB

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:15 WIB

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih

Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:47 WIB

×