Laba Bersih BCA di Semester I 2016 Naik 12,1 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 20 Juli 2016 | 19:27 WIB
Laba Bersih BCA di Semester I 2016 Naik 12,1 Persen
Konferensi pers Paparan Kinerja Semester I BCA di Jakarta, Rabu (20/7/2016). [Dok BCA]

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk dan entitas anak melaporkan kinerja keuangan semester I 2016 dengan peningkatan laba bersih sebesar 12,1 persen menjadi Rp9,6 triliun dari Rp8,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan operasional BCA, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya, tumbuh 15,5 persen menjadi Rp26,1 triliun pada semester I 2016 dari Rp22,6 triliun pada semester I 2015.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan bahwa BCA berhasil mencapai hasil kinerja positif melalui penyaluran kredit secara berhati-hati dan pengelolaan aktif dana pihak ketiga (DPK).

"BCA sekali lagi menegaskan keunggulan di bidang perbankan transaksi, yang tercermin dari pertumbuhan saldo rekening transaksi, yaitu rekening giro dan tabungan (CASA), menjelang hari raya Idul Fitri. Pertumbuhan CASA yang solid serta pengurangan biaya dana telah memungkinkan BCA untuk mempertahankan marjin bunga bersih pada level yang sehat meskipun telah dilakukan penurunan suku bunga di berbagai segmen kredit,” kata Jahja dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/7/2016). 

Outstanding portofolio kredit tercatat sebesar Rp387,0 triliun pada akhir Juni 2016, naik 11,5 persen YoY, didorong oleh penyaluran kredit korporasi yang tumbuh 19,6 persen YoY menjadi Rp135,4 triliun. Kredit komersial dan Usaha Kecil & Menengah (UKM) meningkat 6,5 persen YoY mencapai Rp 146,5 triliun, sementara kredit konsumer naik 9,1 persen YoY menjadi Rp105,2 triliun didukung oleh produk pinjaman yang kompetitif.

Portofolio kredit pemilikan rumah dan kredit kendaraan bermotor masing-masing naik 8,5 persen YoY menjadi Rp 61,7 triliun dan 11,4 persen YoY menjadi Rp34,0 triliun. Outstanding kartu kredit mencapai Rp9,5 triliun, meningkat 5,5 persen YoY.

Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi, rasio kredit bermasalah (NPL) BCA meningkat menjadi 1,4 persen pada akhir Juni 2016, dibandingkan 0,7 persen pada akhir Juni 2015. Meskipun demikian, rasio NPL tersebut masih dalam tingkat risiko yang dapat ditoleransi. Pada semester I 2016 BCA membentuk tambahan biaya cadangan sebesar Rp2,0 triliun untuk mempertahankan kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan. Per Juni 2016, rasio cadangan terhadap total kredit bermasalah tercatat sebesar 193,0 persen. BCA secara proaktif mempertahankan posisi likuiditas dan basis permodalan yang solid. Pada akhir Juni 2016, rasio kredit terhadap pendanaan (LFR) tercatat sebesar 77,9 persen, sementara rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 20,3 persen.

DPK meningkat 7,8 persen YoY menjadi Rp490,6 triliun pada akhir Juni 2016, ditopang oleh pertumbuhan rekening giro dan tabungan (CASA). Dana CASA tumbuh 10,2 persen YoY mencapai
Rp381,3 triliun, berkontribusi sebesar 77,7 persen terhadap total dana pihak ketiga BCA pada akhir Juni 2016. Dana tabungan tumbuh sebesar 12,6 persen YoY menjadi Rp260,9 triliun, sedangkan dana giro naik sebesar 5,4 persen YoY menjadi Rp120,4 triliun. Dana deposito relatif stabil sebesar Rp109,3 triliun.

“Memasuki semester II 2016, BCA akan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola usaha dan dalam memanfaatkan berbagai peluang bisnis bagi pertumbuhan di masa mendatang. BCA akan terus melakukan investasi untuk memperkuat kapabilitas perbankan transaksi dan infrastruktur kredit sejalan dengan prospek jangka panjang industri perbankan Indonesia. Pengembangan sumber daya manusia, penyelarasan organisasi, serta peningkatan efisiensi operasional merupakan faktor penting untuk lebih memperkuat posisi BCA sebagai bank terkemuka di Indonesia,” tutup Jahja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan SBR002 Via BCA Mencapai Rp1,1 Triliun

Penjualan SBR002 Via BCA Mencapai Rp1,1 Triliun

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 07:38 WIB

Dukung Transaksi Non Tunai,  BCA & LMS Resmikan Kartu Flazz

Dukung Transaksi Non Tunai, BCA & LMS Resmikan Kartu Flazz

Bisnis | Kamis, 31 Maret 2016 | 12:00 WIB

Cek Saldo, Tarik Tunai di ATM BCA Akan Dikenakan Biaya

Cek Saldo, Tarik Tunai di ATM BCA Akan Dikenakan Biaya

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 06:06 WIB

Cek Saldo, Tarik Tunai di ATM BCA Akan Dikenakan Biaya

Cek Saldo, Tarik Tunai di ATM BCA Akan Dikenakan Biaya

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 06:06 WIB

GWM Turun, BCA Bakal Dapat Likuiditas Tambahan Rp4 Triliun

GWM Turun, BCA Bakal Dapat Likuiditas Tambahan Rp4 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 20:36 WIB

GWM Turun, BCA Bakal Dapat Likuiditas Tambahan Rp4 Triliun

GWM Turun, BCA Bakal Dapat Likuiditas Tambahan Rp4 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 20:36 WIB

BCA Raih Laba Bersih Rp18 Triliun di Akhir Tahun Lalu

BCA Raih Laba Bersih Rp18 Triliun di Akhir Tahun Lalu

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 20:32 WIB

BCA Raih Laba Bersih Rp18 Triliun di Akhir Tahun Lalu

BCA Raih Laba Bersih Rp18 Triliun di Akhir Tahun Lalu

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 20:32 WIB

Kasus Hadi Poernomo, KPK Dalami Surat Keberatan Pajak BCA

Kasus Hadi Poernomo, KPK Dalami Surat Keberatan Pajak BCA

News | Sabtu, 23 Mei 2015 | 05:19 WIB

 Dirjen Pajak Fuad Rahmany Datangi KPK, Ada Apa?

Dirjen Pajak Fuad Rahmany Datangi KPK, Ada Apa?

News | Rabu, 23 April 2014 | 15:57 WIB

Terkini

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000  ATM & CRM

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:41 WIB

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:00 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB