GWM Turun, BCA Bakal Dapat Likuiditas Tambahan Rp4 Triliun

Adhitya Himawan

Kamis, 03 Maret 2016 | 20:36 WIB
GWM Turun, BCA Bakal Dapat Likuiditas Tambahan Rp4 Triliun
Direksi BCA memaparkan kinerja keuangan tahun 2015 di Jakarta, Kamis (3/3/2016). [Antara/Agung Rajasa]

Suara.com -  PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan akan mendapat tambahan likuiditas sekitar Rp4 trilium pasca diturunkannya giro wajib minimum (GWM) primer oleh Bank Indonesia.

"Ini tentu akan memperkuat likuiditas kami," ujar Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja usai pemaparan kinerja BCA sepanjang tahun 2015 di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Jahja menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk selalu memenuhi kewajiban kepada nasabah, terutama mereka yang memiliki komitmen untuk mendapatkan pinjaman dari BCA.

Jadi, lanjut dia, jika BCA meletakkan dananya di cadangan sekunder ("secondary reserve") berupa sertifikat Bank Indonesia (SBI) maupun obligasi pemerintah ("government bond"), itu bukan untuk mencari untung.

"Itu untuk 'parkir' sementara, menunggu nasabah yang ingin menarik pinjaman yang sudah dijanjikan oleh BCA. Jumlah pinjaman menunggu ini, yang disebut 'unused credit facility', di BCA mencapai Rp100 triliun dan harus bisa dicairkan kapan saja," kata Jahja, sambil menambahkan BCA memiliki Rp60 triliun--RP80 triliun dana cadangan untuk mengantisipasi permintaan nasabah tersebut.

Selain untuk pinjaman, BCA juga memberlakukan pencadangan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah kredit bermasalah (NPL). Pada tahun 2015, NPL BCA meningkat 0,1 persen dari 0,6 persen pada tahun 2014.

"Target pada tahun 2016 kalau bisa juga berada di kisaran yang sama di 2015, di 0,7 persen. Namun yang penting, pencadangan harus cukup," tutur Jahja.

Rasio cadangan kredit bermasalah BCA sendiri adalah 322,2 persen, dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 18,7 persen dan rasio kredit terhadap pendanaan (LFR) sebesar 81,1 persen per31 Desember 2015.

Ada pun penurunan GWM merupakan hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada 17 dan 18 Februari 2016. GWM Primer dalam rupiah turun sebesar satu persen, dari 7,5 persen menjadi level 6,5 persen, berlaku efektif sejak 16 Maret 2016.

Bersamaan dengan itu, BI Rate juga turun sebesar 25 basis point menjadi tujuh persen, dengan suku bunga "Deposit Facility" menjadi sebesar lima persen dan "Lending Facility" menjadi sebesar 7,5 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MedcoEnergi (MEDC) Raup Laba Bersih 275 Juta Dolar AS di Semester I 2026

MedcoEnergi (MEDC) Raup Laba Bersih 275 Juta Dolar AS di Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:21 WIB

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:06 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 10:21 WIB

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:24 WIB

Jasa Marga Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun di Semester I-2026

Jasa Marga Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun di Semester I-2026

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 13:57 WIB

Kredit Tembus Rp1.646 Triliun, BRI Kantongi Laba Bersih Rp31,2 T di Semester I-2026

Kredit Tembus Rp1.646 Triliun, BRI Kantongi Laba Bersih Rp31,2 T di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Cuan dari Emas, Laba Bersih ANTAM Tembus Rp6,91 Triliun di Semester I/2026

Cuan dari Emas, Laba Bersih ANTAM Tembus Rp6,91 Triliun di Semester I/2026

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Penyebab Laba Bersih ADRO Meroket 76,84% di Semester I/2026

Penyebab Laba Bersih ADRO Meroket 76,84% di Semester I/2026

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×