Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

iProperty Grup Membuka Pasar Properti Dunia

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 02 Agustus 2016 | 05:10 WIB
iProperty Grup Membuka Pasar Properti Dunia
Logo situs penjualan properti online Rumah123.com, di Jakarta, Rabu (20/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

iProperty Grup, pelopor bisnis iklan berbasis daring yang bergerak pada industri properti, kemarin membuka pintu bagi pemburu properti untuk masuk ke dalam pasar properti dunia, dengan meluncurkan jaringan properti global yang lain dari yang pernah ada.

Sebagai anak perusahaan dari REA Group, sebuah perusahaan iklan digital multinasional yang beroperasi pada sektor hunian dan komersial di Australia, iProperty beroperasi sebagai pelopor pasar situs properti di Asia Tenggara, termasuk iproperty.com.my, GoHome.com.hk, Rumah123.com, dan iproperty.com.sg.

Hal ini merupakan sesuatu yang baru bagi pengguna yang memungkinkan mereka mencari properti internasional dari 56 negara meliputi Eropa, benua Amerika, dan wilayah Asia Pasifik menggunakan situs yang terpercaya.

Listing-listing terbaru diseluruh dunia akan ditampilkan pada situs inti iProperty Group, yakni di Malaysia, Hong Kong, Indonesia, dan Singapura. Dengan lebih dari tiga juta listing pada data internal REA Group yang disebut sebagai Launch, jaringan ini adalah sumber terbesar dari pencarian properti global di dunia.

Bicara mengenai peluncuran jaringan properti global yang baru, Chief Operating Officer – International REA Grup, Arthur Charlaftis mengatakan bahwa memiliki properti selalu menjadi impian bagi banyak orang dan kini iProperty Grup membuka kesempatan bagi para pencari properti. "Melalui Asia Sentimen Properti Survei yang diadakan oleh iProperty pada kuartal 1 2016, kita mengetahui bahwa ada keinginan yang kuat dari orang Asia untuk berinvestasi properti di negara lain, dengan tujuan utama, yakni Australia, Inggris Raya, dan bahkan Selandia Baru,” kata Arthur dalam keterangan resmi, Senin (1/8/2016)

“Jaringan properti global baru ini juga menciptakan peluang untuk pengembang dan agen properti yang ingin menunjukan listing properti mereka kepada inverstor dan pembeli di seluruh penjuaru dunia,” ujar Arthur.

Survei tersebut menunjukan bahwa minat pembelian properti antar negara terbilang tinggi, dengan banyaknya responden terlihat dari jumlah migrasi, nilai tukar yang menguat, dan perlambatan ekonomi sebagai faktor utama yang mendorong tren tersebut.

Chief Executive Officer REA Group, Tracey Fellows mengatakan pihaknya memberikan konsumen cara untuk mengeksplorasi proyek properti yang ada di seluruh dunia menggunakan situs yang terpercaya.  “Banyak orang senang melihat proyek properti dan kini mereka dapat dengan mudah mengakses listing internasional dimana pun mereka berada,” ujar Tracey.

Chief Economist REA Group, Nerida Conisbee mengatakan ada sedikit keraguan pada pasar properti global apakah hal ini akan menjadi lebih mudah diakses dan orang-orang akan lebih terbuka terhadap konsep dari inverstasi luar negeri.

“Ada sejumlah alasan mengapa orang-orang mencari properti di luar negeri, untuk tempat singgah ketika berlibur, investasi, atau akomodasi untuk buah hati yang menuntut ilmu di luar negeri. Tidak semua orang mampu atau tertarik untuk membeli properti di luar negeri, namun bagaimana pun mereka tetap tertarik untuk mencari tahu informasi properti apa yang sedang tran di luar negeri. Dengan situs ini, konsumen kini dapat melihat bagaimana nilai properti di pasar lokal dibandingkan dengan pasar luar negeri,” ujar Conisbee. 

Jika Anda mencari inspirasi, investasi, berencana pindah untuk bekerja atau menuntut ilmu, ingin memulai mimpi baru, mari jelajah dunia properti di www.rumah123.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 10 Lokasi Favorit Sewa Properti di Indonesia Semester 1 2016

Ini 10 Lokasi Favorit Sewa Properti di Indonesia Semester 1 2016

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 14:03 WIB

Ini 10 Lokasi Favorit Beli Properti di Indonesia Semester 1 2016

Ini 10 Lokasi Favorit Beli Properti di Indonesia Semester 1 2016

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 13:56 WIB

Rumah123.com Belum Bisa Pastikan Diskon Beli Rumah di JPW 2016

Rumah123.com Belum Bisa Pastikan Diskon Beli Rumah di JPW 2016

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:07 WIB

Rumah123.com Targetkan Penjualan Properti Rp800 Triliun di 2016

Rumah123.com Targetkan Penjualan Properti Rp800 Triliun di 2016

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 14:25 WIB

Mau Punya Rumah dengan Modal Dengkul? Datangi Pameran JPW 2016

Mau Punya Rumah dengan Modal Dengkul? Datangi Pameran JPW 2016

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 13:44 WIB

Pelajar Indonesia Menggeliatkan Industri Properti di Australia

Pelajar Indonesia Menggeliatkan Industri Properti di Australia

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 10:33 WIB

Ternyata Orang Indonesia Lebih Sering Cari Rumah Pada Hari Kamis

Ternyata Orang Indonesia Lebih Sering Cari Rumah Pada Hari Kamis

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:41 WIB

Industri Properti Diperkirakan Naik Perlahan di 2016

Industri Properti Diperkirakan Naik Perlahan di 2016

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 03:09 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB