Malaysia Luncurkan Global Entrepreneurship Community

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2016 | 01:41 WIB
Malaysia Luncurkan Global Entrepreneurship Community
Peluncuran Global Entrepreneurship Community di Jakarta, Rabu (3/8/2016). [Antara/Prasetyo Utomo]

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan bahwa Malaysia akan menjadi tuan rumah event Global Enterpreneurhip Community (“GECommunity”) yang diselenggarakan pertama kalinya di Kuala Lumpur pada tanggal 2-3 November 2016. GECommunity menawarkan kepada pengusaha dari kawasan ASEAN, dan global, para pengambil kebijakan, pemimpin industri, investor dan komunitas start up lainnya untuk berpartisipasi dalam program khusus yang didisain demi membangun jaringan strategis dan mendorong perubahan yang riil bagi perkembangan industri global.

GECommunity, bagian dari Malaysia Entrepreneurship Week, menegaskan komitmen Pemerintah Malaysia mengubah negara tersebut menjadi negara tujuan utama inovasi modal. Acara tersebut adalah suatu program dibawah arahan National Entrepreneurship Development Office (NEDO) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan Malaysia, Malaysian Global Innovation and Creativity Centre (MaGIC) dan didukung oleh Community Partner the Global Entrepreneurship Movement (GEM).

Dalam pidatonya, Najib mengatakan bahwa Malaysia telah meletakkan dasar yang kuat bagi bertumbuhnya kewirausahawan dan jaringan kerjanya. "Kami menyadari bahwa pengusaha adalah pelaku kunci dalam mendorong pertumbuhan sosial ekonomi Malaysia, membantu mewujudkan pembangunan ekonomi baru yang berkelanjutan.  GECommunity akan membantu memperkuat dan mengembangkan jaringan kerjasama lintas negara, meletakkan dasar yang kuat bagi bertumbuhnya perusahaan yang terpercaya dan mendorong lahirnya berbagai kebijakan kerja sama lintas negara yang berdampak pada perubahaan yang riil. Kami sangat gembira bahwa GECommunity bakal menempatkan Malaysia pada posisi strategis dalam peta wirausaha global dan memungkinkan perusahaan start up terlibat dan berkolaborasi demi mewujudkan masa depan ekonomi baru,” kata Najib.

GECommunity akan fokus pada 12 klaster bisnis: Bioteknologi, Pangan dan Pertanian, Ritel dan Turisme, Tata Kelola Perkotaan (Smart Cities), Energi Alternatif, Pendidikan dan Keuangan, Media dan Industri Kreatif, Kesehatan, serta Transportasi and Logistik. Tiap klaster akan menyertakan 100 pelaku utama dari berbagai sektor untuk bertukar pikiran, berbagai cerita sukses, mendorong pengusaha lokal untuk terjun ke pasar global. Event tersebut juga bertujuan untuk menginisiasi kolaborasi dan kerja sama lintas negara yang mendorong terciptanya jaringan usaha yang mengglobal.

Disamping  berbagai diskusi, GECommunity juga mengharapkan 1.200 pengusaha akan hadir dalam forum chatting dan sesi pendampingan bersama pelaku usaha kunci dari setiap klaster. Peserta dan masyarakat yang hadir dapat berpartisipasi dengan menjelajahi berbagai pameran dan eksibisi perusahaan-perusahaan start up tumbuh  yang menjanjikan dewasa ini.

 "Demi mengembangkan perusahaan start up pada tahap selanjutnya, GECommunity juga bakal menyelenggarakan Malaysian Commercialisation Year  bekerja sama dengan  Malaysian Ministry of Science, Technology and Innovation (MOSTI). Event tersebut akan menawarkan peluang komersialisasi bagi pengusaha Malaysia  dalam hal  teknologi, inovasi, dan riset," ujar Najib. 

GECommunity akan menutup dengan perayaan Global Startup Awards, dimana startup terbaik di seluruh dunia akan merayakan setelah berbulan-bulan menjalani kurasi, penyaringan dan proses penghakiman. Meskipun acara GECommunity hanya bisa dihadiri para undangan, pengusaha yang tertarik untuk diundang bisa mengunjungi www.gecommunities.org dan jelaskan kontribusi apa yang bisa dilakukan dalam acara tersebut.

Tan Sri Dr. Mohd Irwan Serigar Abdullah, Secretary General of the Treasury,  Kementerian Keuangan Malaysia dan juga bertindak sebagai Chairman MaGIC dan Penasihat of GEM, mengatakan bahwa pengusaha adalah faktor penting yang  mendorong malaysia mencapai tujuan utama pembangunan pada 2020. Melalui inovasi, kreativitas dan keinginan, pengusaha memberikan kontribusi yang tak ternilai untuk perkembangan Negara. 

"Terdapat pilar-pilar pengetahuan ekonomi yang integral untuk membantu mencapai tujuan kita menjadi bangsa yang mempunyai pendapatan tinggi. Melalui GECommunity, kami bertujuan untuk menciptakan jaringan wirausaha global yang berorientasi pada perkembangan wirausaha yang dapat memberikan berkontribusi pada inovasi, pekerjaan dan ekonomi,” tutup Tan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Danamon Gelar Festival Pasar Rakyat ke-12 di Palembang

Bank Danamon Gelar Festival Pasar Rakyat ke-12 di Palembang

Press Release | Senin, 01 Agustus 2016 | 22:35 WIB

PM Malaysia Beri Selamat dan Senang Bisa Dekat dengan Jokowi

PM Malaysia Beri Selamat dan Senang Bisa Dekat dengan Jokowi

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 18:55 WIB

Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan PM Malaysia

Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan PM Malaysia

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 18:23 WIB

Kejam! Dijadikan PSK, 23 TKW Dipaksa Layani 9 Tamu dalam Sehari

Kejam! Dijadikan PSK, 23 TKW Dipaksa Layani 9 Tamu dalam Sehari

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 13:59 WIB

Ini Hasil Analisis Serpihan Sayap yang Diduga Milik MH370

Ini Hasil Analisis Serpihan Sayap yang Diduga Milik MH370

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 15:12 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB