Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Pengusaha Properti Ingin Dilibatkan Bangun KEK Mandalika Resort

Adhitya Himawan

Rabu, 10 Agustus 2016 | 17:56 WIB
Pengusaha Properti Ingin Dilibatkan Bangun KEK Mandalika Resort
Ilustrasi resort. (Shutterstock)

Real Estate Indonesia Nusa Tenggara Barat menginginkan pemerintah dan badan usaha milik negara melibatkan para pengusaha yang bergerak di sektor properti untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort di Kabupaten Lombok Tengah.

Ketua Dewan Pertimbangan Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Izzat Husein, di Mataram, Rabu (10/8/2016), mengatakan pihaknya tidak pernah diundang oleh pihak manapun terutama PT Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) membahas tentang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort.

"REI NTB tidak pernah diundang, ya berarti seperti tidak diberikan ruang untuk berkontribusi," katanya.

Menurut dia, para pengusaha properti di NTB, bisa mengambil peran dari sisi penyediaan kawasan permukiman bagi para karyawan hotel yang diperkirakan mencapai ribuan orang dalam beberapa tahun ke depan.

PT ITDC menyiapkan 1.500 tenaga kerja untuk empat hotel bintang lima yang dalam proses pembangunan di KEK Mandalika.

Hotel yang sedang dalam proses pembangunan saat ini adalah Pullman hotel dari dana investasi ITDC, Intercontinental Hotel, Club Med Hotel, dan Lee`s Hotel.

Luas areal yang akan dibangun oleh ITDC, kata Izzat, mencapai 1.035 hektare, baik untuk infrastruktur maupun bangunan fisik hotel bintang.

"Kalau pengusaha lokal diberi ruang paling tidak itu bisa menjadi tantangan mereka meskipun bersaing dengan pengusaha kelas besar, ya nanti seleksi alam yang mengatur," ucapnya.

Mengenai kualitas pengusaha lokal, menurut Direktur Utama PT Royal Lombok ini, tidak kalah dengan pengusaha dari luar NTB.

Hal itu dibuktikan dengan pembangunan properti, seperti hotel Santika, Lombok Plaza, Lombok Raya dan pusat perdagangan Lombok Epicentrium Mall yang dilakukan oleh pengusaha lokal.

"KEK Mandalika ibaratnya sebagai madu yang sekarang dikerubuti banyak semut, jangan sampai sudah berkembang pesat, tapi orang daerah hanya jadi penonton," kata Izzat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:48 WIB

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:40 WIB

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:32 WIB

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

×