Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rini Soermarno Ngaku Belum Tahu Rencana PLN akan Caplok PGE

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:31 WIB
Rini Soermarno Ngaku Belum Tahu Rencana PLN akan Caplok PGE
Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Pertamina Dwi Soetjicpto Kunjungi Kilang Tuapse di Rusia. [Pertamina]

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno mengaku belum mengetahui rencana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan mengakuisisi anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

"Nggak, saya belum tahu. Itu kalian dengar dari siapa? Saya belum tahu loh," kata Rini saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2016).

Ia pun mengaku, pihak PLN pun belum melayangkan surat atau berkomunikasi dengan dirinya terkait akuisisi anak usaha Pertamina tersebut.

"Terus terang saya belum tahu ada surat apa pun. Jadi nanti saya baca dulu baru ngomong," katanya.

Seperti diketahui, Direktur Utama PLN, Sofyan Basir beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Menteri BUMN bersama Direktur Utama Pertamina dan Direktur Utama PGE untuk membicarakan akuisisi ini. Hal tersebut dilakukan agar harga jual listrik dari panas bumi ke masyarakat bisa menjadi lebih murah. 

Hal ini juga mendapat penolakan dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu. Pasalnya, menurut Presiden FSPPB Noviandri menjelaskan, jika PGE diambil alih oleh PLN semua manajemen PGE bukan lagi dibawah Pertamina.

"Upaya ini merupakan untuk menyingkirkan Pertamina dari industri energi dan sekaligus melemahkan Pertamina dalam perusahaan energi lainnya," kata Noviandri saat menghelar konferensi pers di kantor Pertamina Pusat, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB