Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Misbakhun: Pembahasan APBN Selalu Realistis dan Kredibel

Adhitya Himawan

Kamis, 18 Agustus 2016 | 07:20 WIB
Misbakhun: Pembahasan APBN Selalu Realistis dan Kredibel
Anggota DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam salah satu diskusi di Jakarta, Mei 2015 lalu. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dasar-dasar asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Nota Keuangan tahun 2017 dalam Sidang Paripurna DPR, di gedung Nusantara, Kompleks DPR Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016). Dalam paparannya, Jokowi menyebutkan total APBN 2017 yang disusun pemerintah mencapai Rp 2.070,5 triliun. Sedangkan penerimaan pajak ditargetkan sebesar Rp 1.495,9 triliun dan penerimaan negara non pajak atau PNBP diperkirakan mencapai Rp 240,4 triliun.

Dari total anggaran APBN 2017, sebesar Rp 1.310,4 triliun akan diperuntukkan sebagai belanja pemerintah pusat. Sementara, Rp 760 triliun akan ditranfer ke daerah. Adapun defisit anggaran diperkirakan sebesar Rp 332,8 triliun atau 2,41 persen dari PBD (Produk Domestik Bruto). Sementara itu, pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,3 persen.

Menanggapi paparan Presiden Jokowi, anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan, selama ini pembahasan APBN selalu dilakukan secara realistis dan kredibel.

"Selama ini, Presiden Jokowi menanamkan disaat sesulit apapun, kita harus optimis dan realistis," ujar Misbakhun saat menghadiri rapat tahunan Rancangan APBN 2017, di Gedung DPR.

Terkait pembahasan APBN yang realistis dan kredibel, menurut Misbakhun, selama ini perumusan APBN selalu dilakukan oleh orang yang kredibel di bidang tersebut. Mereka yang merumuskan APBN adalah orang-orang yang kredibel. Mereka merumuskan APBN dengan sangat akuntabel.

“Pembahasan APBN selalu dilakukan secara realistis dan bertujuan untuk membangun optimisme. Kita selama ini sangat realistis, tetapi realistis untuk membangun  optimisme. Disaat sulit seperti ini kita membangun harapan," ucapnya.

Politisi Golkar ini mengatakan, Presiden merupakan figur penting dalam membangun harapan perekonomian nasional di tengah tekanan ekonomi global.

"Siapa yang dapat menumbuhkan harapan? Negara, dalam hal ini adalah figur presiden. Presidenlah yang akan menumbuhkan optimisme," tegasnya.

Menurutnya, didalam penyusunan anggaran terdapat optimisme pemerintah dalam mencapai target-target ekonomi.

"Kita boleh realistis, tapi optimisme tidak boleh kita redam. Buktinya, kita mengalami pertumbuhan yang flat antara 4.9 dan 4.8 namun pada saatnya kita dapat mulai naik. Kenapa? Karena ada optimisme yang mulai dikonsolidasi," paparnya.

Pertumbuhan ekomoni itu, lanjutnya, dikarenakan adanya perubahan struktural yang sudah dilakukan sangat banyak oleh pemerintah.

"Diawal pembahasan APBNP 2015, APBN 2016 dan APBNP 2016. Saya terlibat dalam itu semua, Pemerintah berusaha memperbaiki struktural," ucapnya.

Misbakhun mengungkapkan, melalui perubahan struktural terjadi banyak hal yang menimbulkan pertumbuhan datar terlebih dahulu.

"Karena semua itu tidak bisa langsung berlari dengan kencang harus ada pemulihan terlebih dahulu," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan Nasional Diminta Tak Cuma Fokus ke Infrastruktur

Pembangunan Nasional Diminta Tak Cuma Fokus ke Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 12:08 WIB

Komisi XI DPR Maklum Target APBNP 2016 Meleset

Komisi XI DPR Maklum Target APBNP 2016 Meleset

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:33 WIB

Darmin Setuju Batam Jadi Pulau Suaka Pajak di Indonesia

Darmin Setuju Batam Jadi Pulau Suaka Pajak di Indonesia

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:30 WIB

Pemerintah Optimis Tax Amnesty Perluas Basis Pajak

Pemerintah Optimis Tax Amnesty Perluas Basis Pajak

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:26 WIB

Ini Ambisi Menteri Agraria dan Tata Ruang Di HUT RI 71

Ini Ambisi Menteri Agraria dan Tata Ruang Di HUT RI 71

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:10 WIB

Realisasi Inflasi Juli 2016 Terendah Dalam 5 Tahun Terakhir

Realisasi Inflasi Juli 2016 Terendah Dalam 5 Tahun Terakhir

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 14:45 WIB

Terkini

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:59 WIB

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:41 WIB

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:28 WIB

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:39 WIB

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:55 WIB

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB