Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Indonesia Produsen Pulp & Kertas Terbesar ke-9 di Dunia

Adhitya Himawan

Senin, 22 Agustus 2016 | 07:58 WIB
Indonesia Produsen Pulp & Kertas Terbesar ke-9 di Dunia
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi Pura Group di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (19/8/2016). [Dok Kementerian Perindustrian]

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi terhadap daya saing dan inovasi industri kertas berharga nasional karena mampu menciptakan produk berkualitas hingga diminati pasar ekspor. Ini tidak terlepas dari peran aktivitas penelitian dan pengembangan yang dilakukan sektor tersebut.

“Contohnya Pura Group yang mengekspor 60 persen produknya sampai ke 50 negara. Perusahaan ini telah memiliki struktur industri yang mendalam dengan didukung fasilitasresearch and development atau R&D-nya sehingga terus berinovasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi Pura Group di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (19/8/2016).

Menperin menyatakan, dengan penguatan daya saing dan inovasi tersebut, para pengguna diharapkan dapat menyerap lebih optimal produk kertas berharga dari industri dalam negeri. “Peningkatan penggunaan produk dalam negeri akan berdampak luas, diantaranya pada penyerapan tenaga kerja, peningkatan kapasitas industri, dan penghematan devisa,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Pura Group Yohanes Moeljono mengatakan, kapasitas produksi perusahaan mencapai 18.000 ton per tahun kertas berharga seperti buku bank, buku nikah, cek, ijazah, paspor, sertifikat dan surat suara pemilu. Perusahaan ini juga memproduksi kertas uang yang masuk dalam kelompok kertas budaya.

Ditambahkan Moeljono, Pura Group merupakan perusahaan terintegrasi dengan 27 divisi yang tergabung dalam kelompok industri kertas, cetak, hologram, smart card dan engineering. “Kami telah mensupply kertas uang ke Vietnam, Sudan, Bangladesh, India dan lain-lain,” sebutnya.

Di bidang engineering, dijelaskannya, Pura Group telah melakukan terobosan baru dengan membuat tempat penyimpanan produk hortikultura yang disebut Control Atmosphere Storage (CAS). “Ini merupakan inovasi yang dapat digunakan sebagai penyimpanan bawang merah sehingga tetap segar untuk jangka waktu sampai enam bulan. Jadi, sejalan dengan program pemerintah untuk menyetabilkan harga ketika masa paceklik,” paparnya.

Perkembangan industri pulp dan kertas

Di sisi lain, Menperin juga menyampaikan kondisi perkembangan industri pulp dan kertas. Pada tahun 2015, kapasitas terpasang industri pulp dan kertas masing-masing sebesar 7,9 juta ton per tahun untuk pulp dan 12,9 juta ton per tahun untuk kertas.

“Realisasi produksi pulp dan kertas masing-masing sebesar 6,4 juta ton pulp dan 10,4 juta ton kertas,” ungkapnya. Sementara itu, ekspor pulp dan kertas masing-masing sebesar 3,7 juta ton pulp dengan nilai sebesar 1,72 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dan 4,26 juta ton kertas dengan nilai sebesar 3,54 juta Dolar AS.

“Indonesia merupakan salah satu produsen pulp dan kertas terkemuka di dunia. Untuk industri pulp peringkat ke-9 dan untuk industri kertas peringkat ke-6,” sebutnya.  Sedangkan, di Asia Tenggara menempati peringkat pertama untuk industri pulp dan kertas.

Saat ini kebutuhan kertas dunia sekitar 394 juta ton, diperkirakan akan meningkat menjadi 490 juta ton pada tahun 2020. "Kebutuhan kertas dunia diperkirakan akan tumbuh sebesar rata-rata 2,1 persen per tahun, dimana di pasar negara-negara berkembang akan tumbuh rata-rata sebesar 4,1 persen per tahun dan pasar negara maju 0,5 persen per tahun," paparnya.

Sementara itu, Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto mengatakan, Indonesia memiliki peluang besar untuk pengembangan industri pulp dan kertas karena didukung potensi pasar baik di dalam negeri maupun di dunia.

Selain itu adanya keunggulan komparatif seperti masih adanya areal lahan atau hutan yang cukup luas sebagai sumber bahan baku kayu, iklim tropis yang memungkinkan tanaman dapat tumbuh lebih cepat, serta tersedianya bahan baku alternatif terutama tandan kosong kelapa sawit dan batang pisang hutan. “Juga telah dikuasainya teknologi proses dan tersedianya sumber daya manusia yang cukup banyak dengan upah yang kompetitif,” tuturnya.

Mengenai arah pengembangan industri pulp dan kertas, Panggah mengungkapkan, dilakukan melalui pendekatan klaster industri, dimana fokus pengembangan industri kertas di Pulau Jawa, sedangkan pengembangan industri pulp di luar Pulau Jawa khususnya Sumatera, Kalimantan dan Papua.

”Kami juga mendorong pengembangan industri pulp yang terpadu dengan Hutan Tanaman Industri (HTI), terutama di arahkan ke kawasan timur Indonesia. Di samping itu juga pemberian insentif melalui tax holiday ataupun tax allowance, pemberian harga gas tertentu, serta peningkatan pemanfaatan bahan baku non kayu dan peningkatan efisiensi produksi,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertumbuhan Industri Tahun 2017 Ditargetkan 5,4 Persen

Pertumbuhan Industri Tahun 2017 Ditargetkan 5,4 Persen

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 07:17 WIB

Harga Gas 3,8 Dolar AS, Pajak Industri Naik Rp77 Triliun

Harga Gas 3,8 Dolar AS, Pajak Industri Naik Rp77 Triliun

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 06:30 WIB

Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM

Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 10:28 WIB

Bangun Fasilitas Manufaktur Baru, OMI Investasi Rp150 Miliar

Bangun Fasilitas Manufaktur Baru, OMI Investasi Rp150 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:55 WIB

Pemerintah Bangun Akademi Komunitas Industri Tekstil di Solo

Pemerintah Bangun Akademi Komunitas Industri Tekstil di Solo

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:22 WIB

Menperin Himbau IKM Tenun Gunakan Bahan Baku Secara Swadaya

Menperin Himbau IKM Tenun Gunakan Bahan Baku Secara Swadaya

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 14:59 WIB

Jokowi akan Resmikan Kawasan Industri Kendal 25 Agustus Nanti

Jokowi akan Resmikan Kawasan Industri Kendal 25 Agustus Nanti

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 14:53 WIB

SDM Industri dan Litbang Mutlak bagi Pertumbuhan Industri

SDM Industri dan Litbang Mutlak bagi Pertumbuhan Industri

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2016 | 06:33 WIB

Indonesia dan Aljazair Sepakati Kerjasama Sektor Industri

Indonesia dan Aljazair Sepakati Kerjasama Sektor Industri

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 03:22 WIB

Menperin: Pengadaan Pemerintah Optimalkan Produk Dalam Negeri

Menperin: Pengadaan Pemerintah Optimalkan Produk Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 03:13 WIB

Terkini

Ibu Dian, Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya

Ibu Dian, Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 14:13 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?

Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 14:11 WIB

IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong

IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kunjungi Sekolah Rakyat Jabar II, Komisi V DPR Optimistis Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru

Kunjungi Sekolah Rakyat Jabar II, Komisi V DPR Optimistis Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 13:51 WIB

Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I

Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 13:48 WIB

IHSG Meroket 5%, Begini Nasib Saham-saham BUMN

IHSG Meroket 5%, Begini Nasib Saham-saham BUMN

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 13:30 WIB

Investor Berpesta! IHSG Naik 5 Persen, AMMN dan DEWA Meroket

Investor Berpesta! IHSG Naik 5 Persen, AMMN dan DEWA Meroket

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 12:58 WIB

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:47 WIB

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:18 WIB