SDM Industri dan Litbang Mutlak bagi Pertumbuhan Industri

Adhitya Himawan

Minggu, 07 Agustus 2016 | 06:33 WIB
SDM Industri dan Litbang Mutlak bagi Pertumbuhan Industri
Kunjungan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ke Balai Diklat Industri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/8/2016). [Dok Kementerian Perindustrian]

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) Industri dilakukan untuk menghasilkan SDM yang kompeten di bidang Industri dengan memperhatikan penyebaran dan pemerataan ketersediaan SDM untuk setiap wilayah provinsi dan kabupaten/kota. 

Hal tersebut tertuang dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian yang merupakan landasan bagi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mendorong terciptanya tenaga kerja industri yang terampil serta menumbuhkan wirausaha industri kecil yang mandiri dan berdaya saing.

Untuk mewujudkannya, Kemenperin menyelenggarakan pendidikan SDM industri melalui pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi, pelatihan industri berbasis kompetensi, serta pemagangan industri dan sertifikat kompetensi.

Dalam kunjungannya meninjau Balai Diklat Industri Surabaya yang merupakan salah satu fasilitas milik Kemenperin pada Kamis (4/8/2016), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM) melalui pendidikan vokasi merupakan salah satu fokus kebijakan yang dijalankan Kemenperin.

“Melalui pendidikan vokasi dan pelatihan industri, Kementerian Perindustrian memfasilitasi peningkatan kemampuan praktikal tenaga kerja industri yang juga akan bermanfaat ketika mereka memutuskan untuk berwirausaha,” papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi, Jumat (5/8/2016).

Kemenperin memiliki delapan Balai Diklat Industri (BDI) yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali dan Sulawesi. BDI berfungsi menjalankan program pelatihan berbasis kompetensi mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), diklat 3 in 1 yang meliputi pelatihan-sertifikasi-penempatan kerja, pelatihan berbasis spesialisasi dan kompetensi untuk pembentukan wirausaha industri kecil dan industri menengah, serta penyelenggaraan inkubator bisnis untuk pembentukanwirausaha industri kecil dan industri menengah.

Balai Diklat Industri Surabaya diarahkan menjadi role model unit pendidikan vokasi dan lembaga pelatihan industri berbasis kompetensi yang link and match dengan industri. Terkait link and match, Menperin mengharapkan keterlibatan pihak swasta dalam pengembangan pendidikan vokasi di dalam negeri. “Langkah ini juga memberi manfaat bagi industri sendiri karena pengembangan SDM lewat pendidikan vokasi berdampak pada peningkatan daya saing industri manufaktur,” tegas Airlangga.

Kepala BDI Surabaya, Yulius Sarjono Eddy menyampaikan bahwa fasilitas tersebut memiliki spesialisasi dan spesifikasi di bidang  elektronika, telematika dan tekstil. Hingga Juli 2016, diklat 3 in 1 di bidang garmen telah diikuti oleh 775 peserta, sedangkan di bidang elektronika diikuti 399 peserta.

“Jumlah peserta diklat 3 in 1 terus meningkat dari tahun ke tahun. Agar terus berjalan baik, penyelenggaraan empat fungsi BDI tadi membutuhkan koordinasi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder agar kebijakan pembangunan tenaga kerja kompeten dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Peran Lembaga Riset dalam Peningkatan Daya Saing

Dalam kesempatan tersebut, Menperin juga mengunjungi Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Surabaya, salah satu unit kerja Kemenperin yang melaksanakan penelitian dan pengembangan teknologi industri di bidang bahan baku, bahan penolong, proses, peralatan/mesin, dan hasil produk, serta penanggulangan pencemaran industri.

Baristand Industri Surabaya menjalankan fungsi sebagai Lembaga Sertifikasi Produk (LS-PRO) untuk 63 komoditas, di antaranya helm kendaraan bermotor, pupuk, tepung terigu, mie instan, AMDK, tabung baja LPG, dan genteng keramik.

Sementara ituKepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar mengatakan,Baristand Industri memiliki fasilitas laboratorium pengujian elektronika dan telematika, laboratorium fisika, laboratorium kimia, serta laboratorium lingkungan.

Peran strategis Baristand Industri adalah pendayagunaan hasil riset untuk diterapkan di industri. Teknologi dan inovasi merupakan kontribusi yang bisa diberikan Baristand Industri terhadap pengembangan industri.

Optimalisasi peran balai riset yang dimiliki Kemenperin ditujukan untuk mendukung pengembangan industri substitusi impordalam rangka mengurangi impor bahan baku dan barang modal, pemanfaatan energi secara efisien dan diversifikasi energi, serta meminimalisasi dan pemanfaatan kembali limbah industri.

Penerapan hasil riset yang dilakukan di pusat-pusat litbang diharapkan meningkatkan kualitas produk industri sehingga mampu mendorong peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), terutama dalam hal pembangunan infrastruktur,”ujar Haris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?

Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:27 WIB

33 Juta Warga Dapat Bansos Beras 30 Kg, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

33 Juta Warga Dapat Bansos Beras 30 Kg, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:49 WIB

Di Balik Rencana Prabowo Wajibkan Warga RI Umur 17 Tahun Punya Rekening Bank

Di Balik Rencana Prabowo Wajibkan Warga RI Umur 17 Tahun Punya Rekening Bank

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:17 WIB

Demi Bansos Tunai, Pemerintah Siapkan Pembukaan Rekening Massal Warga RI di BRI dan BSI

Demi Bansos Tunai, Pemerintah Siapkan Pembukaan Rekening Massal Warga RI di BRI dan BSI

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 16:53 WIB

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:53 WIB

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 13:07 WIB

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

News | Selasa, 01 September 2026 | 17:49 WIB

Industri Alas Kaki Ambruk Usai Musim Sekolah Lewat

Industri Alas Kaki Ambruk Usai Musim Sekolah Lewat

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

News | Senin, 21 September 2026 | 10:05 WIB

×