Harga Rokok Naik, Nasdem Takut Banyak PHK Buruh Pabrik Rokok

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Senin, 22 Agustus 2016 | 14:34 WIB
Harga Rokok Naik, Nasdem Takut Banyak PHK Buruh Pabrik Rokok
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Nasdem, Irma Suryani Chaniago, di Jakarta, Minggu (14/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago mengatakan kebijakan kenaikan harga rokok perlu dikaji lebih jauh. Sebab, menaikan harga rokok akan berdampak pada ‎industri rokok.

Politikus Nasdem ini mengatakan menaikan harga rokok belum tentu menguntungkan petani tembakau dan buruh pabrik rokok. Bukan tidak mungkin, Irma memandang buntut dari naiknya harga rokok ini akan membuat PHK buruh pabrik rokok.

"Dengan menaikan harga rokok belum tentu upah buruh naik, juga harga tembakau, bahkan karena kurangnya konsumsi rokok akan mengakibatkan terjadinya PHK," kata Irma dihubungi, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Selain itu, Irma beranggapan, kenaikan harga rokok cenderung hanya menguntungkan pabrik rokok saja dan tidak berdampak pada kesejahteraan buruh dan petani tembakau.‎‎

Kemudian, penambahan besaran cukai rokok tidak akan berpengaruh pada kesehatan masyarakat jika hasil dari cukai rokok tidak dikembalikan bagi kesehatan masyarakat.

"Jika pemerintah tetap akan menaikkan harga rokok, perlu mengantisipasi dampak PHK buruh pabrik dan berkurangnya produksi petani tembakau," ‎tuturnya.

Apalagi, tambah Irma, hasil kenaikan cukai rokok harusnya dikembalikan untuk menjamin kesehatan masyarakat dengan menggratiskan biaya pengobatan untuk seluruh Rakyat di kelas 3 yang menyasar kepada masyarakat dengan pendapatan UMR kebawah.

"Untuk hal tersebut pemerintah bisa mengalokasikan 50% dari hasil cukai rokok untuk membiayai BPJS kesehatan. BPJS kesehatan hanya butuh kurang Lebih Rp100 Triliun Untuk membiayai pengobatan masyarakat dikelas 3, dan bagi masyarakat yang mampu tetap bisa memilih Untuk ikut BPJS Mandiri atau ikut Asuransi swasta," kata dia.

"Dengan demikian hasil kebijakan menaikkan harga rokok tidak hanya untuk menambah pendapatan pabrik rokok dan pemerintah saja tetapi juga dapat menghadirkan pemerintah di tengah masyarakat dengan jaminan kesehatan Bagi masyarakat kelas bawah," tambahnya.

Di sisi lain, dia melihat menaikan harga rokok bukan solusi untuk menurunkan jumlah perokok. ‎"Saya tidak yakin jumlah Perokok dewasa Dan Perokok Remaja akan berkurang, paling paling yang akan berkurang adalah jumlah konsumsinya, yang tadinya sehari 2 bungkus, Karena mahal menjadi  sehari hanya Satu bungkus," kata dia.

Menurutnya, hal ini sama dengan upaya pemerintah menaikan harga minuman keras. Saat minuman keras dinaikan harganya, hal itu bukan mengurangi jumlah konsumen. Malah, para pengguna minuman keras mencari jalan keluar dengan mengkonsumsi minuman keras oplosan.

"Dan kita tahu apa resiko Miras oplosan terhadap masyarakat yang mengkonsumsinya, selain sangat berbahaya bagi kesehatan, pengkonsumsi Miras oplosan juga berpotensi meningkatkan jumlah pelaku kriminal," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Tolak Kenaikan Harga Rokok

Gerindra Tolak Kenaikan Harga Rokok

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 14:31 WIB

Sri Mulyani Bantah Harga Rokok Naik Rp50 ribu per Bungkus

Sri Mulyani Bantah Harga Rokok Naik Rp50 ribu per Bungkus

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 14:06 WIB

Buruh Tolak Kenaikan Harga Rokok Rp50 Ribu per Bungkus

Buruh Tolak Kenaikan Harga Rokok Rp50 Ribu per Bungkus

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 09:45 WIB

Ini Angka Kenaikan Wajar Harga Rokok Versi MPSI

Ini Angka Kenaikan Wajar Harga Rokok Versi MPSI

News | Senin, 22 Agustus 2016 | 00:19 WIB

Pendapatan Cukai Naik 100 Persen Kalau Harga Rokok Rp50 Ribu

Pendapatan Cukai Naik 100 Persen Kalau Harga Rokok Rp50 Ribu

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 12:52 WIB

Sandiaga Minta Pemerintah Kaji Ulang Kenaikan Harga Rokok

Sandiaga Minta Pemerintah Kaji Ulang Kenaikan Harga Rokok

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:20 WIB

Misbakhun: Pemerintah Harus Hati-hati Naikkan Harga Rokok

Misbakhun: Pemerintah Harus Hati-hati Naikkan Harga Rokok

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 19:59 WIB

Sebungkus Rokok Rp50 Ribu, Derby Sedih Sekaligus Senang

Sebungkus Rokok Rp50 Ribu, Derby Sedih Sekaligus Senang

Entertainment | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 19:46 WIB

Membludaknya Tenaga Kerja Asing Timbulkan Kecemburuan

Membludaknya Tenaga Kerja Asing Timbulkan Kecemburuan

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 10:11 WIB

DPR Blusukan ke Sentra Petani Tembakau di Temanggung

DPR Blusukan ke Sentra Petani Tembakau di Temanggung

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 14:18 WIB

Terkini

Kebakaran di Makassar Menggila Sepanjang 2026, Pasukan dan Armada Kurang

Kebakaran di Makassar Menggila Sepanjang 2026, Pasukan dan Armada Kurang

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:22 WIB

Incar Bundaran HI untuk Tes Prabowo-Gibran, BEM UI: Kalau Tak Dengar Berarti...

Incar Bundaran HI untuk Tes Prabowo-Gibran, BEM UI: Kalau Tak Dengar Berarti...

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Bagaimana Cara Cek NIK KTP Online 2026?

Bagaimana Cara Cek NIK KTP Online 2026?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Advokat Ingatkan RUU Perampasan Aset, Minta Harta Pejabat Sebelum Menjabat Tak Ikut Disita

Advokat Ingatkan RUU Perampasan Aset, Minta Harta Pejabat Sebelum Menjabat Tak Ikut Disita

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Intensifkan Penyaluran BBM, Pelayanan SPBU Terus Dioptimalkan

Pertamina Patra Niaga Intensifkan Penyaluran BBM, Pelayanan SPBU Terus Dioptimalkan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Blue Dragon Film Awards ke-47 Umumkan Nominasi, HOPE Pimpin 10 Nominasi

Blue Dragon Film Awards ke-47 Umumkan Nominasi, HOPE Pimpin 10 Nominasi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Anime BLEACH Tamat Setelah 22 Tahun, Perjalanan Ichigo Resmi Berakhir

Anime BLEACH Tamat Setelah 22 Tahun, Perjalanan Ichigo Resmi Berakhir

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Ada 53 Titik Demo Hari Sumpah Pemuda di Jakarta, 1.249 Polisi Disiagakan Atur Lalu Lintas

Ada 53 Titik Demo Hari Sumpah Pemuda di Jakarta, 1.249 Polisi Disiagakan Atur Lalu Lintas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:08 WIB

ASCOPE ke-51 di Bali Perkuat Resiliensi Rantai Pasok Energi Kawasan ASEAN

ASCOPE ke-51 di Bali Perkuat Resiliensi Rantai Pasok Energi Kawasan ASEAN

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Jelang Aksi 28 Oktober, Pemerintah Minta Aparat Humanis

Jelang Aksi 28 Oktober, Pemerintah Minta Aparat Humanis

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:06 WIB

×