Pemasukan dari Wisata Bahari Indonesia Baru 1 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan

Selasa, 23 Agustus 2016 | 06:30 WIB
Pemasukan dari Wisata Bahari Indonesia Baru 1 Miliar Dolar AS
Menpar Arief Yahya. [Dok. Kemenpar]

 Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong adanya deregulasi menyeluruh pada wisata bahari Indonesia agar dapat menyumbang pemasukan lebih besar bagi devisa negara.

"Kita harus lakukan deregulasi besar-besaran di wisata bahari. Saat ini, orang mau ke Indonesia menggunakan kapal layar urus perizinan 21 hari, sedangkan negara pesaing seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand hanya butuh satu jam. Bagaimana bangsa ini bisa berkompetisi, padahal kita sedang menyusahkan pelanggan," ujar Menpar ketika meluncurkan Hari Nusantara 2016 di kantornya, Jakarta, Senin malam (23/8/2016).

Ia menjelaskan walaupun wisata laut Tanah Air menjadi salah satu yang diunggulkan di dunia, namun pada 2015, pemasukan dari sektor tersebut hanya mencapai satu miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Satu miliar dolar Amerika Serikat (AS) itu berasal dari 60 persen wisata pantai, 25 persen wisata bentang laut, dan 15 persen wisata di dalam laut.

Pendapatan tersebut, kata Menpar, jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Malaysia, yang pada 2015 mendapatkan delapan miliar dolar AS dari wisata bahari, padahal kondisi terumbu karang dan panjang garis pantainya kalah dari Indonesia.

"Kalau performa bisnis atau industrimu buruk, hampir bisa dipastikan itu karena regulasi yang buruk, yang tidak mendukung bisnis," tambahnya.

Oleh karena itu, ia menilai deregulasi di sektor wisata bahari sudah perlu dipertimbangkan secara serius oleh pemerintah.

"Garis pantai kita kedua terpanjang di dunia setelah Kanada, dua pertiga terumbu karang yang ada di Tanah Air juga merupakan yang terbaik di dunia, dan tiga lokasi 'diving' serta 'snorkeling' terbaik dunia juga ada di Indonesia. Sedangkan Malaysia, salah satu wisata dalam air terbaiknya adalah pulau yang kita kenal, yakni Sipadan," ungkap Menteri Arief.

"Ini mohon dikoordinasikan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, karena Kementerian Pariwisata ada di bawahnya, dan juga Kementerian Perhubungan dan KKP," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Infrastruktur yang akan Dibangun Bagi Pariwisata Danau Toba

Ini Infrastruktur yang akan Dibangun Bagi Pariwisata Danau Toba

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:29 WIB

Jokowi Akui Industri Pariwisata Terbanyak Serap Tenaga Kerja

Jokowi Akui Industri Pariwisata Terbanyak Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 06:34 WIB

Ini Tujuh Rute Penerbangan Favorit Sriwijaya Air Group

Ini Tujuh Rute Penerbangan Favorit Sriwijaya Air Group

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 13:24 WIB

Basis Budaya Indonesia Potensial Jadi Industri Pariwisata

Basis Budaya Indonesia Potensial Jadi Industri Pariwisata

Bisnis | Minggu, 14 Agustus 2016 | 08:06 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus Ditopang Maritim & Pariwisata

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus Ditopang Maritim & Pariwisata

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 14:32 WIB

Leppami Diminta Gerakkan Industri Pariwisata di Indonesia

Leppami Diminta Gerakkan Industri Pariwisata di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 10:38 WIB

Indonesia Bebas Visa untuk 169 Negara, Ini Tanggapan PBB

Indonesia Bebas Visa untuk 169 Negara, Ini Tanggapan PBB

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 06:29 WIB

Kemenpar dan PTS Gelar Rakornas Pariwisata

Kemenpar dan PTS Gelar Rakornas Pariwisata

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 21:24 WIB

DPR Minta SDM Industri Pariwisata Terus Diperkuat

DPR Minta SDM Industri Pariwisata Terus Diperkuat

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 13:30 WIB

Rencana Pembentukan Badan Otorita Gunung Bromo Dipertanyakan

Rencana Pembentukan Badan Otorita Gunung Bromo Dipertanyakan

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 12:06 WIB

Terkini

Warga Bangkok Protes WN Israel Diduga Caplok Lahan di Thailand

Warga Bangkok Protes WN Israel Diduga Caplok Lahan di Thailand

News | Jum'at, 11 September 2026 | 09:31 WIB

Ulasan Kkondae Intern: Melihat Sisi Lain Budaya Senioritas di Dunia Kerja

Ulasan Kkondae Intern: Melihat Sisi Lain Budaya Senioritas di Dunia Kerja

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 09:30 WIB

DPR Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Kedekatan Pengusaha dengan Kekuasaan

DPR Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Kedekatan Pengusaha dengan Kekuasaan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:30 WIB

5 Zodiak yang Gak Mau Dibodohi Dua Kali, Sekali Dikhianati Langsung Menjauh

5 Zodiak yang Gak Mau Dibodohi Dua Kali, Sekali Dikhianati Langsung Menjauh

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 09:26 WIB

Tak Sekadar Energi Bersih, Panas Bumi Punya Peluang Bisnis

Tak Sekadar Energi Bersih, Panas Bumi Punya Peluang Bisnis

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:24 WIB

Puntung Rokok Picu Kebakaran di Pulau Tidung

Puntung Rokok Picu Kebakaran di Pulau Tidung

News | Jum'at, 11 September 2026 | 09:22 WIB

Heboh Patahan Gempa Aktif Membelah Surabaya, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Ini Faktanya

Heboh Patahan Gempa Aktif Membelah Surabaya, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Ini Faktanya

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 09:22 WIB

Yuni Kartika Soroti Potensi Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum 2026

Yuni Kartika Soroti Potensi Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 09:21 WIB

Perbedaan Sunscreen Serum vs Sunscreen Cream, Mana yang Lebih Cepat Meresap?

Perbedaan Sunscreen Serum vs Sunscreen Cream, Mana yang Lebih Cepat Meresap?

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 09:20 WIB

DPR Desak Bea Cukai Bongkar Bos Rokok Ilegal, Jangan Cuma Kejar Pengecer

DPR Desak Bea Cukai Bongkar Bos Rokok Ilegal, Jangan Cuma Kejar Pengecer

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:16 WIB

×