Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Ketika Toko Kelontong di Malang Jadi Mini Bank

Tomi Tresnady, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 28 Agustus 2016 | 07:09 WIB
Ketika Toko Kelontong di Malang Jadi Mini Bank
Toko kelontong milik Wulandari (42) di Batu, Malang, Jawa Timur, jadi agen laku pandai BTPN Wow , Sabtu (28/8/2016). [suara.com/Dian]

Tingkat literasi keuangan di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara lainnya. Hal tersebut lantaran banyak masyarakat di Indonesia yang tinggal di pedalaman kesulitan untuk mengakses perbankan.

Bahkan, kita pernah mendengar sebuah cerita ada orang yang menyimpan uangnya di bawah bantal. Itu bukan cerita klise, dan masih terjadi hingga saat ini. Untuk mengatasi hal tersebut, Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif atau Laku Pandai.

Lewat program ini, bank tidak harus membuka cabang, tetapi cukup dengan merekrut agen yang bertindak sebagai kepanjangan tangan bank untuk melayani masyarakat.

Salah satunya yang diterapkan di Malang, Batu, Jawa Timur. Dimana sebuah toko kelontong yang menjual kebutuhan bahan pokok milik Wulandari 42 tahun disulap  menjadi sebuah mini bank.

Sebuah toko yang terletak di gang kecil, dengan kondisi yang sangat sederhana telah dijadikan BTPN Wow sebagai agen laku pandai. Sudah empat bulan menjadi agen BTPN Wow, kini Wulan sapaan akrabnya sudah memiliki 42 nasabah.

"Nasabahnya sekitar daerah rumah saya sini. Ada yang karyawan Hotel The View jadi nasabah saya juga," kata Wulan saat ditemui di kediamannya di Malang, Batu, Jawa Timur, Sabtu Malam (27/8/2016).

Ia pun menjelaskan, jika ada warga ingin membuka rekening tidak ada minimal saldo seperti yang diterapkan oleh kantor bank. "Biasanya pada mulai setor Rp5 sampai Rp700 ribu. Sering uang kembalian ngopi Rp2.000, Rp1.000, atau bahkan cuma Rp500 saya tawarkan kepada nasabah saya untuk disimpan,” ujar Wulan.

Ia pun mengaku sangat menikmati profesinya sebagai agen laku pandai. Selain sebagai agen, Wulan juga mengaku memiliki bisnis vila yang berada di daerah Malang.

"Ya kalau penghasilannya lumayan, bisa Rp800 ribu per enam bulan. Jadi setiap ada yang transaksi atau nabung saya dapat komisi satu sampai 1,5 persen," ungkapnya.

Menurut Product & Customer Experience Head BTPN Achmad Nusjirwan Sugondo, produk BTPN Wow! Nasabah tidak akan dikenakan biaya administrasi bulanan. Sehingga nasabah tidak perlu khawatir tabungannya akan berkurang.

"Cek saldo 100 kali sehari takkan terkena biaya. Selain dijamin LPS, tabungan nasabah BTPN Wow! juga mendapat imbalan bunga 3 persen setahun," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agen Laku Pandai BTPN Wow di Malang Capai 720

Agen Laku Pandai BTPN Wow di Malang Capai 720

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 06:36 WIB

Bank Danamon Luncurkan Laku Pandai di 5 Kota

Bank Danamon Luncurkan Laku Pandai di 5 Kota

Bisnis | Sabtu, 30 Juli 2016 | 00:51 WIB

Nasabah Laku Pandai di Indonesia Timur Baru 16 Persen

Nasabah Laku Pandai di Indonesia Timur Baru 16 Persen

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:33 WIB

Program Laku Pandai Perbankan Mengancam Koperasi di Daerah

Program Laku Pandai Perbankan Mengancam Koperasi di Daerah

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2016 | 08:34 WIB

Bank Victoria Berencana akan Buka Layanan Laku Pandai di 2017

Bank Victoria Berencana akan Buka Layanan Laku Pandai di 2017

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 18:52 WIB

Per Mei 2016, Transaksi Agen BRILink Capai 67,1 Juta Transaksi

Per Mei 2016, Transaksi Agen BRILink Capai 67,1 Juta Transaksi

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:07 WIB

Bank Muamalat Luncurkan Gerai Muamalat Mobile

Bank Muamalat Luncurkan Gerai Muamalat Mobile

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 06:30 WIB

BRI Makin Gencar Pasarkan Asuransi Mikro KKM

BRI Makin Gencar Pasarkan Asuransi Mikro KKM

Bisnis | Sabtu, 04 Juni 2016 | 11:29 WIB

Per April 2016, Agen Laku Pandai Bank Mandiri Capai 17.597 Unit

Per April 2016, Agen Laku Pandai Bank Mandiri Capai 17.597 Unit

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2016 | 23:00 WIB

Bank Mandiri Luncurkan Mandiri Mobil dan EDC di Timor Leste

Bank Mandiri Luncurkan Mandiri Mobil dan EDC di Timor Leste

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 15:43 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB