Misbakhun Berharap MK Tak Salah Langkah Soal Gugatan Tax Amnesty

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Rabu, 31 Agustus 2016 | 17:51 WIB
Misbakhun Berharap MK Tak Salah Langkah Soal Gugatan Tax Amnesty
Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Misbakhun. [Suara.com/Dian Rosmala]

Sejumlah pihak mewacanakan akan  melakukan gugatan atas undang-undang pengampunan pajak (tax amnesty) ke Mahkamah Konstitusi karena dinilai tidak pro masyarakat kecil. Salah satu yang melempar wacana tersebut adalah organisasi Islam, Muhammadiyah.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun menyatakan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional, termasuk melakukan gugatan atas peraturan perundang-undangan yang ada.

"Saya menghormati penggunaan hak konsitusional warga negara itu untuk melakukan gugatan ke MK," kata Misbakhun di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Namun demikian, Misbakhun berharap agar MK melakukan pertimbangan secara matang. Ia tidak mau MK salah mengambil sikap atas gugatan tersebut.

"Saya berharap MK mempertimbangkan dengan benar dan hati-hati dan penuh perhatian, bahwa kepentingan tax amnesty ini sangat besar untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Misbakhun.

Misbakhun menjelaskan, kebijakan tax amnesty dibuat untuk pembangunan negara. Katanya, manfaat tax amnesty dapat dijadikan landasan oleh MK dalam menyikapi gugatan tersebut.

"Tax amnesty untuk menjalankan proses pembangunan negara yang saat ini berjalan. Manfaat tax amnesty ini sangat besar dan ini menjadi pertimbangan yang kuat, untuk supaya menjadi dasar pengambilan keputusan atas gugatan tersebut," tutur Misbakhun.

Dengan adanya gugatan tersebut, Misbakhun berharap agar kebijakan tax amnesty semakin diperkuat secara konstitusional.

"Untuk itu saya berharap juga dengan adanya gugatan-gugatan ini, nantinya justru akan memperkuat standing position undang-undang tax amnesty ini secara konstitusional," kata Misbakhun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uang Tebusan Tax Amnesty per 30 Agustus 2016 Rp2,62 Triliun

Uang Tebusan Tax Amnesty per 30 Agustus 2016 Rp2,62 Triliun

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:53 WIB

Soal Tax Amnesty, Sri Mulyani Diminta Yakinkan Masyarakat

Soal Tax Amnesty, Sri Mulyani Diminta Yakinkan Masyarakat

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:43 WIB

Sri Mulyani Bahas Perkembangan Tax Amnesty

Sri Mulyani Bahas Perkembangan Tax Amnesty

Foto | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:51 WIB

Buruh Tolak UU Tax Amnesty

Buruh Tolak UU Tax Amnesty

Foto | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:29 WIB

Fadli Zon Minta Tax Amnesty Jangan Sampai Salah Sasaran

Fadli Zon Minta Tax Amnesty Jangan Sampai Salah Sasaran

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 12:14 WIB

Pengusaha Outsourcing Sukseskan Sosialisasi Tax Amnesty

Pengusaha Outsourcing Sukseskan Sosialisasi Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 11:49 WIB

DPR Ingatkan Pelaksanaan Tax Amnesty Jangan Menakuti Rakyat

DPR Ingatkan Pelaksanaan Tax Amnesty Jangan Menakuti Rakyat

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:49 WIB

Demokrat Minta Pemerintah Beri Contoh Program Tax Amnesty

Demokrat Minta Pemerintah Beri Contoh Program Tax Amnesty

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:29 WIB

DPR Minta Pemerintah Buat Aturan Pendukung Tax Amnesty

DPR Minta Pemerintah Buat Aturan Pendukung Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:40 WIB

Ketua DPR Anggap Pemerintah Tak Berani dengan Konglomerat

Ketua DPR Anggap Pemerintah Tak Berani dengan Konglomerat

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:24 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×