Arcandra Koreksi Biaya Blok Masela Jadi 15 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan

Kamis, 01 September 2016 | 15:50 WIB
Arcandra Koreksi Biaya Blok Masela Jadi 15 Miliar Dolar AS
Mantan Menteri ESDM Arcandra Tahar di Jakarta, Senin (8/8/2016). [Antara/Agung Rajasa]

Menko Kemaritiman sekaligus Plt. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Luhut Binsar Panjaitan memuji ide dan pemikiran Menteri ESDM sebelumnya Arcandra Tahar yang melakukan percepatan realisasi anggaran 2016 hingga 90 persen.

Menteri Luhut memuji banyaknya ide yang dilahirkan Arcandra tersebut dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI membahas APBN 2017 dan penjelasan kebijakan selama 20 hari oleh Menteri ESDM sebelumnya.

"Banyak ide-ide yang dilahirkan oleh beliau, misalnya, percepatan realisasi anggaran 2016 dengan target 90 persen. Menurut saya sangat banyak akan kita lakukan untuk penghematan," kata Luhut pada Raker bersama Komisi VII di Kompleks DPR MPR Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Luhut mengakui sampai hari ini dirinya masih terus berdiskusi dengan Arcandra yang sejalan dengan rencana kerja yang ingin dikembangkan meskipun pikiran-pikiran tersebut belum muncul sebagai kebijakan tertulis.

Rapat yang membahas tentang asumsi makro sektor energi RAPBN TA 2017, yakni harga minyak Indonesia (ICP), "lifting: minyak, dan "lifting" gas, juga membahas kebijakan selama 20 hari oleh Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM sebelumnya.

Kebijakan Arcandra yang dilaporkan dalam rapat adalah pemangkasan biaya di Blok Masela dan penerbitan persetujuan ekspor Freeport.

Terkait pengolahan gas Blok Masela, Luhut mengungkapkan penghematan biaya yang dikoreksi oleh Arcandra dari 22 miliar dolar AS menjadi 15 miliar dolar AS.

"Mengenai Blok Masela, pikiran-pikiran Pak Candra, beliau sangat mengerti teknis dan saya lihat memang semua masuk akal. Angka 22 miliar dolar AS itu tidak dari Pak Candra. Itu dari Inpex (Corporation) yang diminta memberikan presentasi, kemudian Pak Candra mengoreksi dan mengiyakan sehingga angka itu sampai pada 15 miliar dolar AS," ujar Luhut.

Dalam rapat ini, Luhut didampingi oleh pejabat eselon I Kementerian ESDM serta Dirut Pertamina Dwi Soetjipto, Dirut PLN Sofyan Basir dan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri ESDM Harus Berjiwa Kebangsaan Agar Tak Berpihak ke Asing

Menteri ESDM Harus Berjiwa Kebangsaan Agar Tak Berpihak ke Asing

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 11:49 WIB

ReforMiner Institute: Menteri ESDM Baru Harus Punya Integritas

ReforMiner Institute: Menteri ESDM Baru Harus Punya Integritas

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 10:38 WIB

12 Alasan Pengacara Jalanan Gugat Pemecatan Arcandra dari Menteri

12 Alasan Pengacara Jalanan Gugat Pemecatan Arcandra dari Menteri

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 19:15 WIB

Ketua DPR Minta Indonesia Beri Kesempatan Pada Arcandra

Ketua DPR Minta Indonesia Beri Kesempatan Pada Arcandra

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 15:39 WIB

Wapres JK Bisa Bantu Percepat Status WNI Arcandra

Wapres JK Bisa Bantu Percepat Status WNI Arcandra

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 15:35 WIB

Politisi PKS Samakan Arcandra dengan Habibie dan Gloria

Politisi PKS Samakan Arcandra dengan Habibie dan Gloria

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 13:57 WIB

Komisi Energi Desak Presiden Segera Tunjuk Menteri ESDM

Komisi Energi Desak Presiden Segera Tunjuk Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 10:41 WIB

Street Lawyer: Presiden Tak Profesional Mengangkat Arcandra

Street Lawyer: Presiden Tak Profesional Mengangkat Arcandra

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 10:16 WIB

Enam Pengacara Jalanan Gugat Pemecatan Arcandra dari Menteri ESDM

Enam Pengacara Jalanan Gugat Pemecatan Arcandra dari Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 09:35 WIB

DPR Evaluasi Prolegnas Sebelum Revisi UU Kewarganegaraan

DPR Evaluasi Prolegnas Sebelum Revisi UU Kewarganegaraan

DPR | Kamis, 18 Agustus 2016 | 21:05 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×