Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 31 Agustus 2016 | 13:17 WIB
Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa
Gula kelapa. [bappeda.jatimprov.go.id]

Kunjungan Pusat Penanganan Isu Strategis (Puspitra) Kemendag ke Kabupaten Banyumas merumuskan enam strategi pengembangan gula kelapa. Kementerian Perdagangan berkomitmen bersama-sama mencari cara meningkatkan kualitas dan nilai tambah gula kelapa.

“Enam strategi ini merupakan hasil pertemuan dengan Pemda Banyumas, para petani, dan kelompok tani. Inilah sinergi yang dibangun pusat dan daerah. Selanjutnya, Banyumas akan menjadi pilot project komoditas kelapa,” kata Kepala Pusat Penanganan Isu Strategis Kemendag, Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Kunjungan ini berlangsung pada 24-26 Agustus 2016. Pertemuan dilakukan dengan Bupati Banyumas Ahmad Hussein, petani gula kelapa, serta kelompok tani di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Kunjungan ke Banyumas ini merupakan tindak lanjut dari beberapa pertemuan, termasuk di antaranya audiensi 20 Kepala Desa se-Kecamatan Cilongok di kantor Kemendag Jakarta, 26 Juli 2016.

Menurut Made, enam strategi pengembangan gula kelapa akan menjadi perhatian bersama. Pertama, perlunya memperpendek rantai pemasaran gula kelapa agar terdapat margin yang lebih tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kedua, peningkatan kualitas dan kuantitas melalui sistem budidaya yang baik, antara lain dengan menggunakan pupuk organik. Ketiga, peremajaan tanaman kelapa dengan bibit kelapa genjah untuk mengurangi risiko kecelakaan saat mengambil nira. Kelapa genjah adalah tanaman kelapa yang batangnya pendek, usia panen cepat, dan produktivitasnya tinggi.

Keempat, pengoptimalisasian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), untuk mengurangi ketergantungan petani gula kelapa terhadap tengkulak, sesuai fungsinya dalam Permendes Nomor 4 Tahun 2016. Kelima, perlunya komitmen petani untuk menjaga kualitas gula kelapa, termasuk melalui pengolahan dapur komunal. Terakhir, rencana penetapan Kecamatan Cilongok sebagai pilot project pengembangan gula kelapa melalui program rebranding/packaging produk gula kelapa.

Sementara itu, Bupati Banyumas Ahmad Hussein memberi perhatian dan berkomitmen mengembangkan gula kelapa ini, terutama untuk tujuan ekspor.

“Kami berkomitmen melakukan pengadaan bibit kelapa genjah untuk menjaga kesinambungan penderes nira. Pemkab Banyumas juga akan mengawasi produksi gula kelapa untuk menjaga kualitasnya. Selain itu, akan dibangun tiga dapur komunal di sentra industri dan memberikan bantuan mesin pengolahan gula semut (gula kelapa kristal) untuk membuat produksi lebih efisien,” kata Ahmad.

Ahmad juga mencanangkan perluasan program kelapa organik. Saat ini dari 1,6 juta pohon kelapa penghasil gula kelapa, baru 80 ribu saja yang bersertifikat organik. Bupati Banyumas menargetkan 500 ribu pohon kelapa memiliki sertifikat organik melalui kerja sama dengan Kemendag.

Menurut Ahmad, para petani gula kelapa menyambut baik dan mendukung rencana penerbitan Peraturan Bupati tentang Perlindungan Kualitas Gula Kelapa di Banyumas. Hal ini diperlukan untuk mempertahankan nama baik produk gula kelapa di Banyumas, khususnya di Kecamatan Cilongok.

Selain fokus pada pengembangan gula kelapa, dalam kunjungan ini juga dibahas tentang pengembangan beberapa produk unggulan lain di Kabupaten Banyumas. Beberapa produk tersebut di antaranya adalah industri tahu dan keripik pisang. Kemendag akan berupaya memfasilitasi industri tersebut untuk berkembang sehingga dapat mengolah tahu dan keripik pisang menjadi kuliner yang variatif dan berkualitas, termasuk bergabung dalam program Pangan Nusa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendag Naikkan Harga CPO 5 Persen untuk September 2016

Kemendag Naikkan Harga CPO 5 Persen untuk September 2016

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:20 WIB

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:38 WIB

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:31 WIB

Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat

Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:50 WIB

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:46 WIB

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 11:23 WIB

Diduga Dumping, Produk Frit Asal Cina Diselidiki KADI

Diduga Dumping, Produk Frit Asal Cina Diselidiki KADI

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:55 WIB

Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara

Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:14 WIB

Indonesia Merugi Jika Rumput Laut Tak Dianggap Pangan Organik

Indonesia Merugi Jika Rumput Laut Tak Dianggap Pangan Organik

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:08 WIB

Ekspor Ikan Indonesia Tahun Lalu Turun 21 Persen Dibanding 2014

Ekspor Ikan Indonesia Tahun Lalu Turun 21 Persen Dibanding 2014

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:53 WIB

Terkini

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

×