Ini 6 Jurus untuk Dongkrak Daya Saing Industri Pariwisata

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 03 September 2016 | 17:39 WIB
Ini 6 Jurus untuk Dongkrak Daya Saing Industri Pariwisata
Pantai Kuta merupakan salah satu pantai yang banyak dikunjungi wisatawan di Bali. (Antara/Fikri Yusuf)

Peningkatan daya saing industri pariwisata diyakini mampu menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru dan dapat menjadi strategi khusus untuk mendukung ekonomi saat ini. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi publik “Mempercepat Peningkatan Daya Saing Industri Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru” yang diselenggarakan Bank Indonesia pada Jumat, (2/9/2016) di Manado, Sulawesi Utara. Kegiatan diskusi publik tersebut dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Perry dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlambatan ekonomi di Indonesia dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi baik dari sisi eksternal maupun domestik, termasuk terjadinya penurunan harga komoditas dunia yang cukup signifikan. "Menghadapi tantangan tersebut, perekonomian Indonesia tidak lagi dapat mengandalkan ekspor SDA sebagai motor pertumbuhan, sehingga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, Bank Indonesia menggagas 4 (empat) pilar prioritas kebijakan salah satunya melalui peningkatan daya saing pariwisata. Untuk mengoptimalkan daya saing pariwisata tersebut, perlu kerjasama seluruh pihak terkait, baik Bank Indonesia, Pemerintah dan otoritas daerah lainnya, pengusaha dan akademisi," kata Perry dalam keterangan tertulis, Jumat (2/9/2016).

Pemerintah telah menetapkan 4 (empat) destinasi wisata di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI) sebagai prioritas pengembangan 10 (sepuluh) destinasi wisata Indonesia, hal tersebut merupakan peluang untuk meningkatkan kinerja pariwisata di daerah. Namun disisi lain, peningkatan kinerja pariwisata khususnya di wilayah KTI masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kurangnya dukungan infrastruktur konektivtivitas terhadap akses ke lokasi objek wisata. Oleh karena itu, dalam diskusi publik tersebut disampaikan 6 (enam) Rekomendasi Kebijakan Sektor Pariwisata khususnya di wilayah KTI, yaitu :

  1. Perlu adanya komitmen dari pemerintah untuk percepatan realisasi infrastruktur;
  2. Perlu sinergitas pemerintah pusat dan daerah untuk percepatan pembangunan;
  3. Pemanfaatan teknologi informasi untuk efisiensi perluasan cakupan promosi pariwisata Indonesia;
  4. Pembangunan jaringan intergrasi transportasi antar destinasi wisata di KTI dengan menjadikan pelabuhan dengan dengan comparative advantage tertinggi sebagai Hub;
  5. Menambah bandara yang melayani penerbangan internasional, khususnya ke daerah terdekat dengan destinasi wisata;
  6. Menambah jumlah pelabuhan yang dapat disinggahi kapal pesiar, serta penyiapan infrastruktur maupun SDM yang dapat melayani turis mancanegara yang berkunjung melalui kapal pesiar.

Bertindak sebagai pembicara diskusi publik, adalah Kepala Grup Riset Ekonomi, Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia, Yoga Afandi dan Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Pariwisata RI, Oneng Setya Harini. Dari pihak pelaku usaha, Anggota Komite DPP Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies, Heri Sudiarto serta dari kalangan pengamat pariwisata, Azril Azahari.

Diskusi di Manado hari ini diselenggarakan oleh BI sebagai rangkaian acara diseminasi buku Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2015. Buku LPI adalah publikasi rutin tahunan BI yang memuat secara komprehensif dinamika perekonomian nasional pada tahun yang bersangkutan. Mengangkat tema “Bersinergi Mengawal Stabilitas, Mewujudkan Reformasi Struktural”, buku LPI 2015 sebelumnya telah diluncurkan di Jakarta pada tanggal 28 April 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bandara H.AS. Hanandjoeddin akan Dinaikkan Berkelas Internasional

Bandara H.AS. Hanandjoeddin akan Dinaikkan Berkelas Internasional

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 15:08 WIB

BI: Baru 36 Persen Penduduk Dewasa Punya Rekening Bank

BI: Baru 36 Persen Penduduk Dewasa Punya Rekening Bank

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 18:08 WIB

BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Juli 2016

BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Juli 2016

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 11:08 WIB

BI Turunkan Uang Muka KPR Jadi 15%

BI Turunkan Uang Muka KPR Jadi 15%

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 02:09 WIB

BI Peringatkan Modus Penipuan Janji Pelunasan Kredit

BI Peringatkan Modus Penipuan Janji Pelunasan Kredit

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 10:50 WIB

BI Khawatir Modal Asing Terus Mengalir Keluar

BI Khawatir Modal Asing Terus Mengalir Keluar

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 03:29 WIB

BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Perbankan 2016 Hanya 9 persen

BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Perbankan 2016 Hanya 9 persen

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 16:00 WIB

Pameran UMKM Bank Indonesia

Pameran UMKM Bank Indonesia

Foto | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 14:08 WIB

BI Setuju Code of Conduct Pasar Keuangan Disempurnakan

BI Setuju Code of Conduct Pasar Keuangan Disempurnakan

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 14:02 WIB

BI: UMKM Sumbang 60,3 Persen PDB & 97 Persen Tenaga Kerja

BI: UMKM Sumbang 60,3 Persen PDB & 97 Persen Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:56 WIB

Terkini

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:05 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB