Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

The Fed Diprediksi Tunda Naikkan Suku Bunga, Saham AS Menguat

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 07 September 2016 | 16:14 WIB
The Fed Diprediksi Tunda Naikkan Suku Bunga, Saham AS Menguat
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (6/9/2016) ditutup naik sebesar 15 poin atau 0,28 persen ke level 5.372 setelah bergerak di antara 5.342-5.373. Sebanyak 119 saham naik, 178 saham turun, 91 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 8.045 triliun. Di pasar reg-uler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp 280 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Rabu (7/9/2016).

Sementara itu, pasar saham Amerika menguat dengan indeks Nasdaq mencetak level tertinggi. Kondisi ini terjadi karena laporan aktivitas sektor swasta AS yang mengecewakan dipandang sebagai kemungkinan untuk penundaan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Dow Jones di tutup di level 18,538 menguat 46 poin dengan Chevron pimpin penguatan dan Nike beban terbesar indeks. "Nasdaq menguat 0.64 persen ke level 4,829 karena iShares Nasdaq Bio-technology ETF (IBB) menguat lebih dari 1 persen. S&P menguat 0,30 persen ke level 2,186," kata Kiswoyo.

Disisi lain, Pasar saham Eropa ditutup bervariasi seiring sentimen terbebani oleh penurunan harga minyak dan data sektor jasa AS yang mengecewakan. FTSE berakhir turun 0,78 persen di 6826.05, terseret penurunan di sektor perbankan. CAC melemah 0,24 persen ke level 4,529. Sementara DAX berakhir 0,14 persen lebih tinggi di 10,687, terbantu oleh lonjakan 6,4 persen saham Fresenius SE setelah mengumumkan pembelian jaringan rumah sakit swasta terbesar di Spanyol. "Sentimen pasar juga terdorong oleh kemajuan dalam pembicaraan merger antara Bayer dan Monsanto," tutur Kiswoyo.

Di Indonesia, Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) mengatakan, hingga 5 September 2016 terdapat 9.588 wajib pajak yang tidak pernah melaporkan surat pemberitahuan (SPT) atau tidak pernah membayar pajak, telah mengikuti program amnesti pajak. Jumlah tersebut mencapai 30,61 persen dari jumlah wajib pajak yang menyampaikan surat pernyataan harta (SPH). Dari wajib pajak tersebut, jumlah uang tebusan yang dibayarkan melalui amnesti pajak mencapai Rp655,18 miliar. Sementara jumlah harta yang dideklarasikan mencapai Rp35,34 triliun.

Pihak DJP juga mencatat ada 1.929 wajib pajak baru, yang terdaftar sejak 1 Januari 2016 yang mengikuti amnesti pajak. Jumlah tersebut mencapai sekitar 6,16 persen dari jumlah wajib pajak yang menyampaikan SPH. Secara total, jumlah wajib pajak yang mengikuti kebijakan amnesti pajak hingga 5 September 2016 mencapai 31.322 wajib pajak. Dari jumlah tersebut, surat pernyataan harta (SPH) yang diterima sebanyak 31.629 SPH. Adapun total uang tebusan mencapai Rp4,78 triliun atau 2,9 persen dari target Rp165 triliun. Sementara total aset yang dideklarasikan mencapai Rp223,89 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

J Resources Asia Pasifik akan Terbitkan 2,64 Miliar Saham Baru

J Resources Asia Pasifik akan Terbitkan 2,64 Miliar Saham Baru

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:35 WIB

Pasar Amerika & Eropa Terpengaruh Kesepakatan Rusia & Arab Saudi

Pasar Amerika & Eropa Terpengaruh Kesepakatan Rusia & Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:25 WIB

Total Kontrak Baru Wijaya Karya Capai Rp24,5 Triliun

Total Kontrak Baru Wijaya Karya Capai Rp24,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 10:45 WIB

Pasar Amerika Melemah Dipicu Harapan Naiknya Suku Bunga The Fed

Pasar Amerika Melemah Dipicu Harapan Naiknya Suku Bunga The Fed

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 10:39 WIB

Lippo Karawaci Jual 15 Persen Saham Siloam Pada CVC Capital

Lippo Karawaci Jual 15 Persen Saham Siloam Pada CVC Capital

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 11:17 WIB

Investor Bersiap Suku Bunga The Fed Naik, Pasar Eropa Menguat

Investor Bersiap Suku Bunga The Fed Naik, Pasar Eropa Menguat

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 11:09 WIB

Penjualan Bijih Nikel Antam Capai 644.125 Wet Metric Ton

Penjualan Bijih Nikel Antam Capai 644.125 Wet Metric Ton

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:04 WIB

Sektor Keuangan & Material Pimpin Penguatan Pasar Saham AS

Sektor Keuangan & Material Pimpin Penguatan Pasar Saham AS

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 13:52 WIB

Telkom Masih Simpan 1,74 Miliar Saham Tresuri

Telkom Masih Simpan 1,74 Miliar Saham Tresuri

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 09:28 WIB

Pasar Saham Eropa Melemah Akibat Saham 3 Sektor Ini Melorot

Pasar Saham Eropa Melemah Akibat Saham 3 Sektor Ini Melorot

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 09:19 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB