Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Harga Minyak Lesu, Pembiayaan KPBU Jadi Peluang Industri Migas

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 09 September 2016 | 07:39 WIB
Harga Minyak Lesu, Pembiayaan KPBU Jadi Peluang Industri Migas
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)

Deputi Bidang Energi, Sumber Daya dan Mineral Kemenko Perekonomian Montty Girianna mengatakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi peluang pendanaan bagi penyedia barang dan jasa industri migas di tengah lesunya harga minyak.

"KPBU telah digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur seperti pembangkit listrik, jalan tol dan pelabuhan. Skema ini mengalokasikan risiko antara badan usaha (commercial risk) dan pemerintah (regulatory risk) dengan lebih tepat sehingga komersialisasi proyek dapat dicapai," kata Montty melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Montty mengatakan para penyedia barang dan jasa menghadapi sejumlah tantangan terkait fasilitas pendanaan dari bank nasional yang dirasa kurang kompetitif dibandingkan bank asing.

Salah satunya adalah fasilitas pinjaman tunai (cash loan) dengan suku bunga yang lebih tinggi antara dua sampai tiga persen dibandingkan bank asing dengan jaminan tambahan (collateral guarantee) yang tinggi sebesar 25-30 persen.

Menurut dia, diperlukan terobosan dari sistem perbankan nasional dalam bentuk skema sinergi komersial untuk menjawab tantangan ini.

Di sisi lain, sejak 2008 semua transaksi migas diwajibkan dilakukan melalui bank BUMN dan terdapat dana ASR(Abandonment dan Site Restoration) yang telah terakumulasi di bank nasional sebagai dasar untuk mewujudkan skema sinergi komersial.

Sementara itu, Direktur Business Development TRIPATRA Raymond Naldi mengusulkan adanya permodalan dari bank seperti pembiayaan jangka pendek (short term bridging financing) dengan bunga yang kompetitif.

Selain itu, pengembalian kelebihan pajak (restitusi value added tax) yang dipercepat dan pengenaan besaran pajak final PPh yang lebih fleksibel dipandang sebagai peluang untuk membantu aliran dana (cash flow) kontraktor nasional.

"Dengan aliran dana yang kuat, dana yang ada dapat dialokasikan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pada akhirnya diharapkan kontraktor-kontraktor lokal dapat lebih fokus kepada lini bisnis intinya dan bukan pada biaya-biaya," ujar Raymond. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Minta Sri Mulyani Royal Kasih Insentif ke Industri Migas

Luhut Minta Sri Mulyani Royal Kasih Insentif ke Industri Migas

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 13:46 WIB

Indonesia Perlu Mekanisme Pembiayaan Infrastruktur yang Kreatif

Indonesia Perlu Mekanisme Pembiayaan Infrastruktur yang Kreatif

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 14:44 WIB

Ketersediaan Lahan Penting untuk Jamin Ketersediaan Pangan

Ketersediaan Lahan Penting untuk Jamin Ketersediaan Pangan

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 19:07 WIB

Tingkatkan Investasi, Pemerintah Fokuskan Industri Prioritas

Tingkatkan Investasi, Pemerintah Fokuskan Industri Prioritas

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 14:11 WIB

Rapat Dua Jam, Ini yang Dibahas Menko Darmin dan Menteri Ekonomi

Rapat Dua Jam, Ini yang Dibahas Menko Darmin dan Menteri Ekonomi

Bisnis | Rabu, 15 Juni 2016 | 14:16 WIB

Bahas Soal Pangan, Menko Darmin Panggil Sejumlah Menteri Ekonomi

Bahas Soal Pangan, Menko Darmin Panggil Sejumlah Menteri Ekonomi

Bisnis | Rabu, 15 Juni 2016 | 10:59 WIB

Harga Minyak Dunia Naik ke Level Tertinggi Baru di 2016

Harga Minyak Dunia Naik ke Level Tertinggi Baru di 2016

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 06:06 WIB

Kemenko Perekonomian Susun PP Standar Perizinan Usaha

Kemenko Perekonomian Susun PP Standar Perizinan Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 07:48 WIB

DKI Antusias Terapkan BPHTB Dibawah 5% Dana Investasi Real Estate

DKI Antusias Terapkan BPHTB Dibawah 5% Dana Investasi Real Estate

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 15:03 WIB

Beban Pajak Tinggi Bikin DIRE Sulit Berkembang

Beban Pajak Tinggi Bikin DIRE Sulit Berkembang

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 13:05 WIB

Terkini

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB