BEI: Aksi Lepas Saham Investor Asing Hanya Sementara

Tomi Tresnady Suara.Com
Sabtu, 17 September 2016 | 01:28 WIB
BEI: Aksi Lepas Saham Investor Asing Hanya Sementara
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Senin (29/2/2016). [Antara]

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa aksi lepas saham oleh investor asing dalam beberapa hari terakhir ini hanya bersifat sementara.

"Itu biasa saja, kan tidak selamanya keluar, ada saatnya asing masuk ada saat investor asing keluar tergantung sentimennya," ujar Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Hamdi Hasyarbaini di Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Saat ini, menurut dia, yang sedang menjadi isu utama baik di pasar saham domestik maupun global yakni kenaikan suku bunga acuan bank Amerika Serikat (Fed fund rate). Selain itu, kondisi ekonomi Tiongkok yang juga belum membaik turut menambah sentimen negatif.

"Investor akan mencari tempat terbaik dalam menempatkan investasinya agar asetnya tidak tergerus. Investor akan cenderung megurangi posisinya pada aset yang memiliki risiko tinggi," katanya.

Berdasarkan data BEI disepanjang pekan ini atau periode 13-16 September 2016 tercatat, pelaku pasar saham asing membukukan jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp1,887 triliun. Sementara pada periode sebelumnya (5-9 September 2016), investor asing juga mencatatkan jual bersih sebesar Rp813,6 miliar.

Namun, jika diakumulasi sejak awal tahun hingga 16 September 2016, investor asing di pasar saham domestik masih tercatat beli bersih sebesar Rp34,68 triliun.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan bahwa nilai tukar rupiah yang masih dalam area pelemahan menjadi salah satu sentimen negatif yang membuat para pelaku pasar saham cenderung melakukan aksi jual.

Ia mengharapkan bahwa sentimen positif dari data neraca perdagangan yang surplus serta terus meningkatnya dana repatriasi amnesti pajak dapat menjaga stabilitas rupiah sehingga turut berdampak positif terhadap fluktuasi IHSG BEI.

Badan Pusat Statistik merilis data neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami surplus sebesar 293,6 juta dolar AS pada Agustus 2016, dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar 921,3 juta dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak hingga 15 September 2016 memperlihatkan dana repatriasi dan harta yang diungkapkan jumlah repatriasi mencapai Rp14,09 triliun, dari keseluruhan total dana repatriasi maupun harta bersih dari luar negeri sebesar Rp103,16 triliun.

Analis Riset Forextime, Lukman Otunuga mengatakan bahwa Indonesia yang merupakan salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara masih dinilai menarik bagi investor asing, sehingga potensi untuk kembali menempatkan dananya di Indonesia masih terbuka.

"Program amnesti pajak masih menjadi harapan peningkatan produk domestik bruto (PDB) Indonesia ke depannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI