Ekspor Jerman Merosot, Pasar Eropa Melemah Tajam

Adhitya Himawan

Selasa, 13 September 2016 | 08:05 WIB
Ekspor Jerman Merosot, Pasar Eropa Melemah Tajam
Suasana bursa saham Frankfurt, Jerman. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat (9/9/2016) ditutup turun sebesar 89 poin atau 1,66 persen ke level 5.281 setelah bergerak di antara 5.281-5.358. Sebanyak 71 saham naik, 229 saham turun, 76 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp7.699 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp957 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Selasa (13/9/2016).

Pasar Amerika ditutup turun pada hari Jumat (9/9/2016) karena meningkatnya kekhawatiran bahwa The Federal Reserve mungkin akan naikan suku bunga pada bulan ini setelah komentar beberapa pejabat utama The Fed. Presiden The Fed Boston Eric Rosengren mengatakan dalam pidatonya bahwa suku bunga rendah meningkatkan kemungkinan overheating terhadap perekonomian AS. Pengetatan kebijakan moneter secara bertahap tepat untuk mempertahankan sektor kerja penuh waktu, tambahnya.

"Dow Jones turun 2.13 persen,di level 18,085, S&P turun 53.49 poin, untuk berakhir di level 2,127. Nasdaq melemah 2.54 persen di level 5,125.91," kata Kiswoyo.

Pasar Eropa ditutup melemah tajam pada hari Jumat (9/9/2016) setelah sebuah data menunjukkan kemerosotan ekspor Jerman, dengan sentimen turut terbebani oleh penurunan saham di Wall Street. Data Jerman menunjukkan ekspor anjlok 2,6 persen di bulan Juli, menyusul data manufaktur yang mengecewakan di awal minggu. Indeks FTSE ditutup 1,19 persen lebih rendah di 6776.95.

"DAX turun 0,95% ke 10573.44.Sementara CAC kehilangan 1,12 persen menjadi 4491.40, seiring sentimen terbebani oleh kerugian di sektor bahan dasar, minyak & gas dan barang konsumsi," ujar Kiswoyo.

Di dalam negeri, pemerintah perlu berbuat lebih banyak untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Sebab, pasca perayaan Lebaran Idul Fitri pada Juli lalu, daya beli masyarakat terasa kembali melemah. Penurunan daya beli ini tergambar dari hasil survei penjualan eceran di bulan Juli dan Agustus 2016 yang digelar oleh Bank Indonesia (BI). Survei ini menunjukkan, pada Juli 2016, indeks penjualan riil (IPR) tercatat tumbuh 6,7 persen year on year, lebih rendah dari pertumbuhan bulan Juni 2016 yang sebesar 16,4 persen. Adapun pertumbuhan IPR Juli 2015 masih naik sebesar 8,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015.

Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Juda Agung mengakui, ada beberapa indikator konsumsi rumah tangga belum menunjukkan perbaikan signifikan. Misalnya penjualan ritel di bulan Agustus 2016, masih turun dibandingkan dengan pencapaian bulan sebelumnya. Selain itu, keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia juga turun, meski masih di level optimistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

United Tractor Perkuat Bisnis Konstruksi Pembangkit Listrik

United Tractor Perkuat Bisnis Konstruksi Pembangkit Listrik

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 10:02 WIB

Harga Minyak Melonjak, Pasar Saham AS Tetap Melemah

Harga Minyak Melonjak, Pasar Saham AS Tetap Melemah

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 09:48 WIB

Catur Sentosa Adiprana Jaminkan Asetnya ke Danamon Rp49 Miliar

Catur Sentosa Adiprana Jaminkan Asetnya ke Danamon Rp49 Miliar

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 10:27 WIB

Prospek Stimulus Bank Sentral Eropa Bikin Pasar Eropa Menguat

Prospek Stimulus Bank Sentral Eropa Bikin Pasar Eropa Menguat

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 10:19 WIB

Sumber Energi Andalan Mulai Jual Saham dengan Nominal Baru

Sumber Energi Andalan Mulai Jual Saham dengan Nominal Baru

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 16:36 WIB

The Fed Diprediksi Tunda Naikkan Suku Bunga, Saham AS Menguat

The Fed Diprediksi Tunda Naikkan Suku Bunga, Saham AS Menguat

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 16:14 WIB

J Resources Asia Pasifik akan Terbitkan 2,64 Miliar Saham Baru

J Resources Asia Pasifik akan Terbitkan 2,64 Miliar Saham Baru

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:35 WIB

Pasar Amerika & Eropa Terpengaruh Kesepakatan Rusia & Arab Saudi

Pasar Amerika & Eropa Terpengaruh Kesepakatan Rusia & Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:25 WIB

Total Kontrak Baru Wijaya Karya Capai Rp24,5 Triliun

Total Kontrak Baru Wijaya Karya Capai Rp24,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 10:45 WIB

Pasar Amerika Melemah Dipicu Harapan Naiknya Suku Bunga The Fed

Pasar Amerika Melemah Dipicu Harapan Naiknya Suku Bunga The Fed

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 10:39 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×