Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pemerintah akan Optimalkan Waduk Sebagai Pembangkit Listrik

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 20 September 2016 | 06:27 WIB
Pemerintah akan Optimalkan Waduk Sebagai Pembangkit Listrik
Waduk Cirata, PLTA terbesar di Jawa Bali milik PLN di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana untuk mengoptimalisasi kegunaan waduk, bukan hanya sebagai penyedia air untuk irigasi akan tetapi juga menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

"Bersama dengan Statkraft perusahaan asal Norwegia, mereka tertarik untuk hydropower di Indonesia karena potensi yang ada cukup besar. Kami memberikan jaminan kemudahan untuk berinvestasi," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, di Copenhagen, Denmark, Senin (19/9/2016).

Rini mengatakan, pihaknya telah meminta perusahaan yang berbasis di Norwegia tersebut untuk melakukan penilaian terhadap 60 waduk yang ada di Indonesia. Untuk tahap awal, akan dimulai di Pulau Jawa untuk menilai potensi-potensi yang ada.

"Memang waduk ini sudah ada dan dipergunakan untuk irigasi, namun kami melihat potensi untuk hydropower. Mereka berencana datang ke Indonesia pada Oktober 2016," ujar Rini.

Rini menambahkan, salah satu contoh yang sudah dilakukan penilaian oleh perusahaan lain adalah untuk Bendungan Jati Luhur di Jawa Barat. Pada waduk yang membendung air dari Sungai Citarum itu sesungguhnya memiliki potensi sebesar 600 Mega Watt (MW).

"Jati Luhur itu memiliki potensi 600 MW, akan tetapi saat ini masih di bawah 100 MW. Dengan rencana ini, nantinya juga akan bisa masuk dalam program tambahan energi listrik sebesar 35.000 MW. Ini juga untuk energi terbarukan, dimana Indonesia memiliki komitmen untuk hal itu," kata Rini.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Korporat PT Perusahaan Listrik Negara Nicke Widyawati, mengatakan bahwa untuk melakukan optimalisasi kegunaan waduk menjadi sumber pembangkit listrik, memang masih diperlukan studi kelayakan.

"Dari 60 waduk tersebut, semuanya dipastikan bisa untuk hydropower. Sesungguhnya semua waduk itu memiliki potensi, namun selama ini masih hanya dipergunakan untuk irigasi saja," kata Nicke.

Menurut Nicke, sesungguhnya di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk pembangkit listrik tenaga air, terlebih di luar Pulau Jawa. Salah satu contoh adalah sungai di Provinsi Kalimantan Utara memiliki potensi mencapai 6.000 MW.

"Jika di luar Pulau Jawa potensinya besar, tapi permintaannya sedikit. Listrik di Indonesia itu bukan hanya soal membangun saja. Seperti di Kaltara, itu satu sungai bisa 6.000 MW potensinya, tapi permintaan hanya 60 MW. Jadi harus mendekatkan industrinya," kata Nicke.

Nicke menambahkan, jika sumber potensi pembangkit listrik tenaga air tersebut ada di Pulau Jawa, maka masih bisa ditransmisikan. Namun, jika di luar Pulau Jawa, memang sedikit mengalami kesulitan akan tetapi bisa mendekatkan sektor industri ke wilayah yang memiliki potensi besar.

"Berbeda dengan di Norwegia, listrik bisa dijual ke negara lain. Sementara di Indonesia ada 17.000 pulau, dan permintaan ada yang besar dan kecil," kata Nicke.

Menteri BUMN tengah melakukan kunjungan kerja ke negara-negara Skandinavia sepekan terakhir. Kunjungan diawali ke Norwegia, Swedia, Finlandia dan dan Denmark. Dalam kunjungan kerja tersebut, pemerintah tengah berupaya menarik investor dari negara-negara itu untuk melakukan investasi di Indonesia.

Pada akhir kunjungan ke Denmark, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero dengan kelompok internasional investor dan menggandeng Vestas Wind Systems Denmark untuk proses konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Teken Jual Beli Energi Listrik Berbasis Tenaga Surya

PLN Teken Jual Beli Energi Listrik Berbasis Tenaga Surya

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 14:56 WIB

Gunung Berapi Dekat PLTN Jepang Akan Meletus dalam 30 Tahun

Gunung Berapi Dekat PLTN Jepang Akan Meletus dalam 30 Tahun

Tekno | Rabu, 14 September 2016 | 18:19 WIB

Produksi PLTA Poso II

Produksi PLTA Poso II

Foto | Selasa, 16 Agustus 2016 | 11:37 WIB

Proyek Pembangunan PLTU di Kalimantan Utara Macet

Proyek Pembangunan PLTU di Kalimantan Utara Macet

Bisnis | Minggu, 14 Agustus 2016 | 15:00 WIB

PLN Jakarta Raya Resmikan  Stasiun Penyedia Listrik Umum

PLN Jakarta Raya Resmikan Stasiun Penyedia Listrik Umum

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 01:58 WIB

Pompa di Pluit Rusak, Ahok Duga Ada Unsur Sabotase

Pompa di Pluit Rusak, Ahok Duga Ada Unsur Sabotase

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 15:48 WIB

Ahok Ajak Menlu Belanda Blusukan ke Waduk Pluit

Ahok Ajak Menlu Belanda Blusukan ke Waduk Pluit

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 17:35 WIB

Jokowi Tinjau Bendungan Jatigede

Jokowi Tinjau Bendungan Jatigede

Foto | Kamis, 17 Maret 2016 | 16:49 WIB

Presiden Jokowi Akui Infrastruktur Pangan Harus Segera Dibenahi

Presiden Jokowi Akui Infrastruktur Pangan Harus Segera Dibenahi

Bisnis | Minggu, 10 Januari 2016 | 17:22 WIB

Rencana Pembangunan 19 Waduk

Rencana Pembangunan 19 Waduk

Foto | Sabtu, 09 Januari 2016 | 13:49 WIB

Terkini

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:37 WIB

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB