Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Pemerintah akan Optimalkan Waduk Sebagai Pembangkit Listrik

Adhitya Himawan

Selasa, 20 September 2016 | 06:27 WIB
Pemerintah akan Optimalkan Waduk Sebagai Pembangkit Listrik
Waduk Cirata, PLTA terbesar di Jawa Bali milik PLN di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana untuk mengoptimalisasi kegunaan waduk, bukan hanya sebagai penyedia air untuk irigasi akan tetapi juga menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

"Bersama dengan Statkraft perusahaan asal Norwegia, mereka tertarik untuk hydropower di Indonesia karena potensi yang ada cukup besar. Kami memberikan jaminan kemudahan untuk berinvestasi," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, di Copenhagen, Denmark, Senin (19/9/2016).

Rini mengatakan, pihaknya telah meminta perusahaan yang berbasis di Norwegia tersebut untuk melakukan penilaian terhadap 60 waduk yang ada di Indonesia. Untuk tahap awal, akan dimulai di Pulau Jawa untuk menilai potensi-potensi yang ada.

"Memang waduk ini sudah ada dan dipergunakan untuk irigasi, namun kami melihat potensi untuk hydropower. Mereka berencana datang ke Indonesia pada Oktober 2016," ujar Rini.

Rini menambahkan, salah satu contoh yang sudah dilakukan penilaian oleh perusahaan lain adalah untuk Bendungan Jati Luhur di Jawa Barat. Pada waduk yang membendung air dari Sungai Citarum itu sesungguhnya memiliki potensi sebesar 600 Mega Watt (MW).

"Jati Luhur itu memiliki potensi 600 MW, akan tetapi saat ini masih di bawah 100 MW. Dengan rencana ini, nantinya juga akan bisa masuk dalam program tambahan energi listrik sebesar 35.000 MW. Ini juga untuk energi terbarukan, dimana Indonesia memiliki komitmen untuk hal itu," kata Rini.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Korporat PT Perusahaan Listrik Negara Nicke Widyawati, mengatakan bahwa untuk melakukan optimalisasi kegunaan waduk menjadi sumber pembangkit listrik, memang masih diperlukan studi kelayakan.

"Dari 60 waduk tersebut, semuanya dipastikan bisa untuk hydropower. Sesungguhnya semua waduk itu memiliki potensi, namun selama ini masih hanya dipergunakan untuk irigasi saja," kata Nicke.

Menurut Nicke, sesungguhnya di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk pembangkit listrik tenaga air, terlebih di luar Pulau Jawa. Salah satu contoh adalah sungai di Provinsi Kalimantan Utara memiliki potensi mencapai 6.000 MW.

"Jika di luar Pulau Jawa potensinya besar, tapi permintaannya sedikit. Listrik di Indonesia itu bukan hanya soal membangun saja. Seperti di Kaltara, itu satu sungai bisa 6.000 MW potensinya, tapi permintaan hanya 60 MW. Jadi harus mendekatkan industrinya," kata Nicke.

Nicke menambahkan, jika sumber potensi pembangkit listrik tenaga air tersebut ada di Pulau Jawa, maka masih bisa ditransmisikan. Namun, jika di luar Pulau Jawa, memang sedikit mengalami kesulitan akan tetapi bisa mendekatkan sektor industri ke wilayah yang memiliki potensi besar.

"Berbeda dengan di Norwegia, listrik bisa dijual ke negara lain. Sementara di Indonesia ada 17.000 pulau, dan permintaan ada yang besar dan kecil," kata Nicke.

Menteri BUMN tengah melakukan kunjungan kerja ke negara-negara Skandinavia sepekan terakhir. Kunjungan diawali ke Norwegia, Swedia, Finlandia dan dan Denmark. Dalam kunjungan kerja tersebut, pemerintah tengah berupaya menarik investor dari negara-negara itu untuk melakukan investasi di Indonesia.

Pada akhir kunjungan ke Denmark, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero dengan kelompok internasional investor dan menggandeng Vestas Wind Systems Denmark untuk proses konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Teken Jual Beli Energi Listrik Berbasis Tenaga Surya

PLN Teken Jual Beli Energi Listrik Berbasis Tenaga Surya

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 14:56 WIB

Gunung Berapi Dekat PLTN Jepang Akan Meletus dalam 30 Tahun

Gunung Berapi Dekat PLTN Jepang Akan Meletus dalam 30 Tahun

Tekno | Rabu, 14 September 2016 | 18:19 WIB

Produksi PLTA Poso II

Produksi PLTA Poso II

Foto | Selasa, 16 Agustus 2016 | 11:37 WIB

Proyek Pembangunan PLTU di Kalimantan Utara Macet

Proyek Pembangunan PLTU di Kalimantan Utara Macet

Bisnis | Minggu, 14 Agustus 2016 | 15:00 WIB

PLN Jakarta Raya Resmikan  Stasiun Penyedia Listrik Umum

PLN Jakarta Raya Resmikan Stasiun Penyedia Listrik Umum

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 01:58 WIB

Pompa di Pluit Rusak, Ahok Duga Ada Unsur Sabotase

Pompa di Pluit Rusak, Ahok Duga Ada Unsur Sabotase

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 15:48 WIB

Ahok Ajak Menlu Belanda Blusukan ke Waduk Pluit

Ahok Ajak Menlu Belanda Blusukan ke Waduk Pluit

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 17:35 WIB

Jokowi Tinjau Bendungan Jatigede

Jokowi Tinjau Bendungan Jatigede

Foto | Kamis, 17 Maret 2016 | 16:49 WIB

Presiden Jokowi Akui Infrastruktur Pangan Harus Segera Dibenahi

Presiden Jokowi Akui Infrastruktur Pangan Harus Segera Dibenahi

Bisnis | Minggu, 10 Januari 2016 | 17:22 WIB

Rencana Pembangunan 19 Waduk

Rencana Pembangunan 19 Waduk

Foto | Sabtu, 09 Januari 2016 | 13:49 WIB

Terkini

Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter

Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 05:39 WIB

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:56 WIB

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:57 WIB

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:24 WIB

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:59 WIB

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:44 WIB

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:43 WIB

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:19 WIB

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:11 WIB

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:01 WIB