Menkeu Naikkan Harga Rokok karena Alasan Kesehatan

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 30 September 2016 | 16:00 WIB
Menkeu Naikkan Harga Rokok karena Alasan Kesehatan
Ilustrasi rokok. [pixabay]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menaikan tarif cukai dengan rata-rata tertimbang sebesar 10,54 persen. Sementara kenaikan harga jual eceran (HJE) dengan rata-rata sebesar 12,26 persen.

Selain itu kenaikan tertinggi adalah 13,46 persen untuk jenis hasil tembakau Sigaret Putih Mesin (SPM) dan terendah adalah sebesar 0 persen untuk hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (SKT) golongan IIIB.

Sri menjelaskan kenaikan tersebut dilakukan untuk membatasi konsumsi rokok di Indonesia lantaran rokok telah menganggu kesehatan baik bagi para perokok aktif maupun pasif.

”Atas dasar itu, kami pemerintah memutuskan untuk menaikan tarif cukai rokok yang akan mulai berlaku pada 2017 mendatang,” kata Sri saat menggelar konferensi persnya di kantor Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016).

Sri menilai, dengan menaikan tarif cukai rokok sangat efektif untuk menekan konsumsi rokok di Indonesia. Hal ini terlihat sejak 10 tahun yang lalu. Pemerintah mulai menaikkan tarif cukai rokok dan mampu mengurangi jumlah pabrik rokok dari 4.669 menjadi 754 pada 2016.

Selain itu, lanjut Sri, pertumbuhan produksi Hasil Tembakau telah dikendalikan dan dalam 10 tahun belakangan ini menunjukkan tren yang negative yakni sebesar -0,28 persen.

"Untuk kepentingan kesehatan, Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai dalam 10 tahun terakhir telah mengurangi jumlah pabrik rokok dari 4.669 pabrik menjadi 754 pabrik di tahun 2016," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Rokok Naik 12,26 Persen Tahun Depan

Harga Rokok Naik 12,26 Persen Tahun Depan

News | Jum'at, 30 September 2016 | 14:48 WIB

Uang Repatriasi "Tax Amnesty" Masih Rendah, Ini Kata Sri Mulyani

Uang Repatriasi "Tax Amnesty" Masih Rendah, Ini Kata Sri Mulyani

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 18:23 WIB

Sri Mulyani Tolak Tuntutan Buruh Protes Tax Amnesty

Sri Mulyani Tolak Tuntutan Buruh Protes Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 17:27 WIB

Tiga Menteri Bahas Postur APBN 2017 di Banggar

Tiga Menteri Bahas Postur APBN 2017 di Banggar

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 12:43 WIB

Sepanjang 2007-2016, Pemerintah Tutup 3.915 Pabrik Rokok

Sepanjang 2007-2016, Pemerintah Tutup 3.915 Pabrik Rokok

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 22:05 WIB

Perubahan PP Nomor 79 tahun 2010

Perubahan PP Nomor 79 tahun 2010

Foto | Jum'at, 23 September 2016 | 19:10 WIB

Sri Mulyani Lapor Harta Kekayaan

Sri Mulyani Lapor Harta Kekayaan

Foto | Kamis, 22 September 2016 | 19:00 WIB

Sri Mulyani Lapor Harta Kekayaan ke KPK

Sri Mulyani Lapor Harta Kekayaan ke KPK

Bisnis | Kamis, 22 September 2016 | 16:28 WIB

Penyakit Ini Incar Perempuan Perokok yang Konsumsi Pil KB

Penyakit Ini Incar Perempuan Perokok yang Konsumsi Pil KB

Health | Kamis, 22 September 2016 | 07:37 WIB

Menkeu Jalani Sidang Uji Materi Tax Amnesty

Menkeu Jalani Sidang Uji Materi Tax Amnesty

Foto | Selasa, 20 September 2016 | 17:51 WIB

Terkini

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

×