Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah

Adhitya Himawan

Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:15 WIB
Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah
Deutsche Bank. [Shutterstock]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (4/10/2016) Oktober 2016 ditutup naik sebesar 8 poin atau 0,18 persen ke level 5.472 setelah bergerak di antara 5.460-5.482. Sebanyak 128 saham naik, 158 saham turun, 102 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 7.228 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp51 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Rabu (5/10/2016).

Pasar Amerika kembali melemah di penutupan perdagangan. Bank-bank besar memperpanjang penurunan baru-baru ini karena investor khawatir tentang stabilitas Deutsche Bank dan juga Wells Fargo & (WFC.N) terkait penanganan pelang-garan penjualan. Saham di luar AS yang terdaftar dari Deutsche tergelinciir karena harapan investor memudar terhadap kesepakatan cepat dengan otoritas AS atas kesalahan penjualan sekuritas berbasis mortgage.

"Dow Jones melemah 0,46 persen ke level 18,169, Nasdaq melemah 0,155 dan S$P melemah 0,49 persen ke level 2,150," kata Hans.

Pasar Eropa ditutup menguat. Deutsche Bank kembali menjadi fokus di perdagangan pertama pekan ini setelah libur di Jerman Senin kemarin. Saham Deutsche Bank bergerak bagai roller coaster pada pekan lalu setelah adanya kabar bank asal Jerman tersebut akan membayar denda 14 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). Sementara Wall Street Journal melaporkan pembicaraan antara kedua belah pihak masih berlang-sung dan belum ada nilai pasti denda yang harus dibayar.

"Indeks DAX Jerman menguat 1,03 persen menjadi 10.619, Indeks CAC naik 1,11 persen menjadi 4.503. Dan indeks FTSE menguat 1,30 persen menjadi 7.074," ujar Hans.

Pemerintah dan DPR telah menetapkan inflasi pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 sebesar 4 persen. Angka tersebut dinilai akan melebar hingga 4,5 persen seiring dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Risiko inflasi pada tahun 2017 akan bersumber dari kebijakan yang diterapkan pemerintah terutama terkait dengan rencana pengurangan subsidi listrik sebesar 18 persen. Ini akan berimplikasi pada kenaikan tarif listrik berdaya 450VA dan 900VA, serta akan mempengaruhi sekitar 22 juta pelanggan atau sekitar 40 persen dari pelang-gan PLN. Dengan demikian dampaknya pada inflasi tahunan diperkirakan tambahan inflasi sebesar 1 persen -1,5 persen. Terkait dengan rencana pemerintah untuk menaikan cukai rokok juga akan berkontribusi pada kenaikan inflasi 2017. Diperkirakan kenai-kan cukai rokok ini akan bertambahah 0,1% - 0,3%. Kemudian terkait cukai plastik yang akan diberlakukan pada 2017 juga ikut menyumbang kenaikan inflasi sebesar0,1 persen - 0,4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saham-saham AS Turun di Tengah Isu Kenaikan Suku Bunga

Saham-saham AS Turun di Tengah Isu Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 06:35 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:47 WIB

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:59 WIB

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:49 WIB

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:47 WIB

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 15:46 WIB

Kecemasan Atas Deutsche Bank AG Membebani Saham Asia dan Eropa

Kecemasan Atas Deutsche Bank AG Membebani Saham Asia dan Eropa

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 15:39 WIB

Aksi Korporasi Emiten BEI 2016 Tercatat Rp122,53 Triliun

Aksi Korporasi Emiten BEI 2016 Tercatat Rp122,53 Triliun

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 00:46 WIB

Penjualan Semen Indonesia Sepanjang Agustus Naik 187 Persen

Penjualan Semen Indonesia Sepanjang Agustus Naik 187 Persen

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 10:18 WIB

Investor Saham AS dan Eropa Tunggu Policy The Fed dan BOJ

Investor Saham AS dan Eropa Tunggu Policy The Fed dan BOJ

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:55 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB