Kesepakatan OPEC Dikhawatirkan, Harga Minyak Dunia Turun

Yazir Farouk | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2016 | 06:48 WIB
Kesepakatan OPEC Dikhawatirkan, Harga Minyak Dunia Turun
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Selasa atau Rabu pagi WIB setelah para pemimpin industri minyak Rusia memberikan respon beragam terhadap kesepakatan pemangkasan produksi yang diusulkan oleh OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak).

Pada sesi sebelumnya, harga minyak menguat hampir tiga persen setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya "siap untuk bergabung dalam langkah-langkah bersama guna membatasi produksi dan meminta eksportir minyak lain untuk melakukan hal yang sama." "Dalam situasi saat ini, kita berpikir bahwa pembekuan atau bahkan pemotongan produksi minyak mungkin satu-satunya keputusan yang tepat untuk menjaga stabilitas di pasar energi global," kata Putin.

Namun, Igor Sechin, Chief Executive Officer (CEO) Rosneft PJSC, produsen minyak terbesar Rusia, mengatakan perusahaannya tidak memiliki rencana untuk mengurangi produksi minyak, menurut laporan media.

Menurut Sechin, Arab Saudi dan produsen-produsen lainnya tidak mungkin memotong produksi dan harga yang lebih tinggi. Sebab hal itu hanya akan membawa produsen-produsen "shale oil" (minyak serpih) AS kembali ke pasar.Pernyataan Sechin ini telah membebani pasar.

Harga minyak telah naik lebih dari 11 persen sejak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mencapai kesepakatan pada 28 September untuk memangkas produksi minyak mentah, merupakan yang pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir.

Para menteri perminyakan kelompok itu (OPEC) diharapkan akan menuntaskan rincian akhir dari kesepakatan tersebut pada pertemuan organisasi mereka 30 November di Wina.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November kehilangan 0,56 dolar AS menjadi menetap di 50,79 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun 0,73 dolar AS menjadi ditutup pada 52,41 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 09:26 WIB

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Dolar Melemah, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 07:34 WIB

Serangan Brussels Tak Pengaruhi Harga Minyak Dunia

Serangan Brussels Tak Pengaruhi Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 06:49 WIB

Empat Negara Produsen Minyak Dunia Bekukan Produksi Minyak

Empat Negara Produsen Minyak Dunia Bekukan Produksi Minyak

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 06:37 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Ketegangan Arab Saudi vs Iran

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Ketegangan Arab Saudi vs Iran

Bisnis | Selasa, 05 Januari 2016 | 06:00 WIB

Saham Wall Street Merosot Tajam Akibat Anjloknya Harga Minyak

Saham Wall Street Merosot Tajam Akibat Anjloknya Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 13:50 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB